Bongkar Jaringan TPPU Duta Palma Group, Kejagung Geledah 2 Tempat dan Sita Barang Bukti Ini

Kejaksaan Agung bongkar kasus TPPU Duta Palma Group, sita uang tunai dan dokumen penting di dua lokasi.
Kejaksaan Agung bongkar kasus TPPU Duta Palma Group, sita uang tunai dan dokumen penting di dua lokasi. Source: Foto/Tangkap layar YouTube Kejaksaan RI

Nasional, gemasulawesi - Kejaksaan Agung (Kejagung) menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi di Indonesia, khususnya dalam dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan Duta Palma Group. 

Kejagung mengklaim bahwa tindakan ini merupakan langkah tegas untuk menyelamatkan uang negara yang diduga telah dikorupsi melalui skema yang kompleks. 

Penegakan hukum yang konsisten diharapkan dapat mengurangi tingkat kejahatan korupsi di sektor korporasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.

Sebagai bagian dari penyidikan ini, Kejagung melakukan penggeledahan di dua lokasi di Jakarta Selatan yang terkait dengan Duta Palma Group. 

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Pria Marah dan Banting Kekasihnya di Jalan Mahakam Jakarta Selatan, Ini Penyebabnya

Penggeledahan pertama dilakukan pada Selasa, 1 Oktober 2024, di Menara Palma. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik berhasil menyita dokumen penting dan barang bukti elektronik yang dapat mengungkap lebih jauh praktik korupsi yang terjadi. 

Kemudian, pada Rabu, 2 Oktober 2024, penyidik kembali melakukan penggeledahan di Gedung Palma Tower di Jalan TB Simatupang. 

Dari kedua lokasi tersebut, penyidik berhasil menyita uang tunai yang totalnya mencapai sekitar Rp372 miliar, yang diduga merupakan hasil dari praktik korupsi dan pencucian uang.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Abdul Qohar, menjelaskan bahwa penyitaan uang tunai dan barang bukti lainnya adalah hasil dari penelusuran yang teliti. 

Baca Juga:
Penjualan Obat Penenang di Penjajah Israel Meningkat Sebesar 204 Persen Sejak 7 Oktober 2023

"Kami juga menyita barang bukti elektronik dan beberapa dokumen dari PT Asset Pacific, serta dokumen dari perusahaan-perusahaan lain yang masih dalam satu grup dengan Duta Palma, seperti PT PS, PT PAL, SS, BBU, dan KAT," tambahnya, pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Abdul Qohar menegaskan bahwa penggeledahan ini dilakukan untuk memastikan pengembalian uang negara yang hilang akibat praktik korupsi dan pencucian uang. 

Penyidik terus berupaya menelusuri aset-aset yang diduga hasil dari tindak pidana tersebut, serta mencari tahu lebih dalam mengenai skema yang digunakan oleh para pelaku. 

Hal ini menjadi sangat penting untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menutup Beberapa Pos Pemeriksaan Militer untuk Menghalangi Pergerakan di Tepi Barat

Dalam pengembangan kasus ini, Kejagung telah menetapkan lima korporasi sebagai tersangka, yaitu PT PS, PT SS, PT BBU, PT PAL, dan PT KAT. 

Selain itu, dua perusahaan lainnya, yaitu PT Darmex Plantations (holding perkebunan) dan PT Asset Pacific (holding properti), juga telah ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang. 

Kedua perusahaan ini diduga memiliki peran dalam pencucian uang hasil korupsi yang dilakukan oleh Duta Palma Group.

Langkah-langkah yang diambil oleh Kejaksaan Agung mencerminkan upaya berkelanjutan dalam memperkuat penegakan hukum di sektor keuangan Indonesia. 

Baca Juga:
Viral Sekelompok Pemuda di Gresik Ini Lakukan Aksi Cat Hingga Tanam Pohon Pisang di Jalan Raya, Warganet Mendukung

Penggeledahan ini bukan hanya sekadar tindakan untuk menyita barang bukti, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga yang bertugas menjaga integritas dan keamanan finansial negara.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Kejaksaan Agung, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi dan memperkuat penegakan hukum di sektor keuangan Indonesia. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Bikin Kagum! Begini Kisah Asmara Marissa Haque dan Ikang Fawzi, Sempat Tidak Direstui Hingga Maut Saling Memisahkan

Kisah cinta Marissa Haque dan Ikang Fawzi tampak sangat sempurna, diawali dengan cinta tak direstui hingga maut saling memisahkan

Perjalanan Karir Politik Marissa Haque, Istri Ikang Fawzi Pernah Tinggalkan DPR RI Hingga Kalah Suara di Pemilihan

Selain tampil di dunia hiburan Indonesia, Marissa Haque juga dikenal di dunia politik Indonesia, begini perjalanan karirnya

Waspada! Modus Penipuan Terbaru di Sektor Keuangan Kian Marak, OJK Ingatkkan Hal Ini

Modus penipuan keuangan kian viral. Dari pekerjaan paruh waktu hingga investasi AI bodong, korban terjebak.

Dikenal Jadi Dosen Baik, Anak Didik Marissa Haque di Kampus Ini Mengaku Sangat Kehilangan Sosok Istri Ikang Fawzi

Marissa Haque dikenal sebagai dosen yang baik, begini reaksi salah satu anak didik setelah Marissa diketahui telah meninggal dunia

KPK Geledah Rumah Eks Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Terkait Kasus TPPU, Temukan 2 Bukti Penting Ini

Penyidik KPK sita dokumen dan barang bukti elektronik dari rumah keluarga eks Gubernur Maluku Utara, AGK.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;