DPR: Pemerintah Belum Penuhi Harapan Penanganan Pandemi

<p>Foto: Nakes garda terdepan tangani pandemi covid19.</p>
Foto: Nakes garda terdepan tangani pandemi covid19.

Gemasulawesi- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena mengatakan, pemerintah belum penuhi harapan masyarakat dalam penanganan pandemi covid19 di Indonesia. Karena berada pada situasi sulit hingga berdampak kepada kinerja tidak sesuai dengan target.

“Saya kira kita belum bisa mendapatkan seluruh ekspektasi kita bisa berjalan sekaligus pada saat ini,” ucap Melki dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu 14 Agustus 2021.

Dalam situasi pemerintah belum penuhi harapan saat ini, pihaknya tetap mendorong pemerintah untuk terus bekerja optimal dalam penanganan pandemi Covid19. Dia menilai, partisipasi masyarakat juga berperan penting dalam menyelesaikan persoalan pandemi.

Baca juga: KADIN Sulawesi Tengah Salurkan Bantuan Penanganan Covid19

Sebab menurut dia, tanpa partisipasi masyarakat dengan mengikuti semua panduan serta kebijakan pemerintah terkait Covid19, pandemi tidak akan pernah selesai di Indonesia.

“Penanganan pandemi itu sebenarnya paling utama adalah selain pemerintah kita dorong untuk bekerja optimal, adalah bagaimana kita menggerakkan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Dia pun berharap, pandemi Covid19 segera berakhir dan mereka kembali melanjutkan kegiatan politik.

“Penyelesaian pandemi ini butuh kerja sama kita semua agar ini cepat selesai. Agar kemudian kita bisa berpolitik dengan tenang,” kata dia.

Dia menyebutkan, masukan serta kritik dan saran tetap perlu diberikan kepada pemerintah agar penanganan pandemi berjalan optimal dan tetap sasaran.

Namun, dibutuhkan disiplin bersama antara masyarakat dan pemerintah agar pandemi ini bisa dilewati dengan mudah dan baik.

Pemerintah juga korban pandemi

“Pemerintah juga bagian dari korban, karena banyak juga orang-orang pemerintah yang meninggal karena Covid19 dari pusat sampai ke daerah. Yang namanya pandemi itu artinya seluruh orang tanpa kecuali di jabatan apapun apapun pasti kena dampaknya,” ujar Melki.

Di sisi lain, DPR periode 2019-2024 baru berhasil menuntaskan sebanyak empat dari 248 rancangan undang-undang yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020-2024.

Sebanyak empat RUU sudah tuntas itu adalah RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Kemudian, RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, serta RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja. (***)

Baca juga: RUU HKPD, Upaya Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat Pelosok

...

Artikel Terkait

wave

Pemkab Bantul Buka Layanan Oksigen Gratis Pasien Isoman

Pemerintah Kabupaten Bantul buka layanan oksigen gratis pasien Isoman, dengan memanfaatkan generator oksigen di RSUD Panembahan Senopati.

Kebakaran 50 Lapak Pemulung, Tiga Orang Tewas Terpanggang

Pemadam kebakaran menemukan tiga orang tewas terpanggang dalam peristiwa kebakaran 50 lapak pemulung di di Jalan Kemang Utara Raya.

Ribuan Jasa Cetak Kartu Vaksin di Marketplace Diblokir

Kemendag blokir ribuan jasa cetak kartu vaksin covid19 di platform marketplace. Guna mencegah kebocoran data pribadi melakukan vaksinasi.

Kemendag Awasi Jasa Layanan Cetak Kartu Vaksin Covid19

Kemendag meningkatkan pengawasan jasa layanan cetak kartu vaksin covid19 di marketplace Indonesia menyusul ditemukannya 83 tautan pedagang

Bupati Parigi Moutong: Paskibraka Tugas Mulia dan Jadi Kebanggaan

Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu mengatakan, Paskibraka tugas mulia, bersejarah, serta menjadi suatu kebanggaan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;