Viral di Media Sosial! Siswa SMA Kesulitan Jawab Soal Matematika Dasar, Wamendikdasmen Angkat Bicara

Video viral siswa kesulitan matematika, Wamendikdasmen berikan penjelasan tentang penyebab dan solusinya.
Video viral siswa kesulitan matematika, Wamendikdasmen berikan penjelasan tentang penyebab dan solusinya. Source: Foto/ilustrasi/Unpslash

Nasional, gemasulawesi - Sebuah video yang viral di media sosial baru-baru ini memperlihatkan sekelompok siswa SMA kesulitan menjawab soal matematika dasar. 

Salah satunya adalah soal pembagian 12:3, yang dijawab dengan ragu oleh siswa, lalu diralat menjadi angka yang berbeda. 

Video ini langsung mencuri perhatian publik dan memicu perbincangan hangat di kalangan netizen. 

Banyak yang terkejut melihat kenyataan bahwa siswa SMA tidak bisa menjawab soal matematika yang dianggap sangat sederhana.

Baca Juga:
Seorang Wanita di Jakarta Pusat Jadi Korban Penjambretan, iPhone 13 Raib, Polisi Buru Pelaku

Tanggapan dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat, tidak lama kemudian datang. 

Dalam sebuah kesempatan, Atip menjelaskan bahwa fenomena seperti ini sebenarnya bukanlah hal baru. 

Menurutnya, video viral tersebut hanya memperlihatkan bagian kecil dari masalah yang lebih besar dalam dunia pendidikan Indonesia. 

Atip menyebutkan bahwa ini adalah “fenomena gunung es”, yang artinya, masalah ini lebih luas dan tersembunyi di balik permukaan.

Baca Juga:
Skandal Korupsi Pembelian Tanah Pertamina Rasuna Epicentrum Terbongkar, Luhur Budi Djatmiko Resmi Jadi Tersangka

Atip mengungkapkan bahwa ia menemukan hal yang sama saat mengunjungi sejumlah sekolah di Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Ketika diminta untuk mengangkat tangan, hampir 50 persen siswa SMP di sana mengaku tidak suka atau bahkan membenci pelajaran matematika. 

Bahkan di SMA negeri favorit, sekitar 20 persen siswa juga memiliki perasaan yang sama terhadap pelajaran tersebut.

Menurut Wamendikdasmen, ada dua penyebab utama mengapa siswa tidak menyukai matematika. Pertama, adalah metode pembelajaran yang tidak menarik dan cenderung monoton. 

Baca Juga:
KPU Gorontalo Utara Adakan Rakor Persiapan Pelaksanaan Pungut dan Hitung dalam Pilkada 2024

Banyak siswa merasa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan menakutkan, yang diperburuk dengan guru yang tidak menyenangkan.

Hal ini mengarah pada ketidaktertarikan yang lebih dalam terhadap materi matematika.

Kedua, Atip menjelaskan, adalah kualitas guru matematika yang terhambat oleh beban administratif yang berat. 

“Guru disibukkan dengan beban administratif yang mengurangi waktu untuk fokus pada substansi materi,” kata Atip pada Rabu, 6 November 2024.

Baca Juga:
Pemkab Sigi Ajak Masyarakat Khususnya Pemuda untuk Hindari Radikalisme dan Terorisme

Akibatnya, pengajaran matematika menjadi tidak efektif, dan banyak siswa yang kesulitan memahami materi yang seharusnya diajarkan dengan cara yang lebih menarik.

Menanggapi masalah ini, Atip menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat memperhatikan pentingnya penguatan literasi dan pembelajaran sains dan teknologi (saintek) sejak dini. 

Presiden berharap agar metode pembelajaran menggunakan teknologi, seperti animasi, bisa diterapkan agar siswa lebih tertarik dan tidak merasa tertekan dengan pelajaran tersebut.

Untuk mengatasi masalah ini secara komprehensif, Kemendikbud berencana untuk merancang program pelatihan bagi guru. 

Baca Juga:
Perselisihan Lahan di Tangerang Selatan Memanas! Posko Ormas Ini Dibakar Sekelompok Orang, Polisi Turun Tangan

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan membebaskan guru dari beban administratif yang tidak perlu, sehingga mereka bisa lebih fokus pada pengajaran dan pengembangan kompetensi siswa.

Fenomena ini pun turut memicu banyak komentar di media sosial. 

Beberapa netizen mengungkapkan kekhawatiran mereka akan kualitas pendidikan yang menurun, sementara yang lain mendukung langkah-langkah perbaikan yang diusulkan oleh Wamendikdasmen. 

Semoga dengan langkah-langkah tersebut, siswa Indonesia dapat merasa lebih tertarik dan terbantu dalam memahami matematika dengan cara yang lebih menyenangkan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Skandal Korupsi Pembelian Tanah Pertamina Rasuna Epicentrum Terbongkar, Luhur Budi Djatmiko Resmi Jadi Tersangka

Skandal tanah Rasuna Epicentrum melibatkan Luhur Budi Djatmiko, kerugian negara besar dalam transaksi mencurigakan.

Lucu! Remaja Laki-laki Ini Nangis Merengek Karena Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Karena Sering Melawan Orang Tua

Seorang remaja laki-laki terekam menangis saat dibawa orang tuanya ke kantor Polisi, disebutkan bahwa remaja tersebut sering melawan ortu

Terungkap! Salah Satu Pegawai Komdigi yang Terlibat Kasus Judol Ternyata Tidak Lulus Tes Rekrutmen Kementerian

Salah satu pegawai Komdigi RI yang terlibat kasus judol ternyata tidak lolos ketika melakukan seleksi untuk masuk sebagai pegawai Kementrian

Batal Pensiun! Mantan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Resmi Jadi Kepala Otorita IKN, Simak Perjalanan Kariernya

Simak perjalanan karier Basuki Hadimuljono dari Menteri PUPR hingga Kepala Otorita IKN yang penuh dedikasi.

Tanggapi Kasus Judol yang Libatkan Pegawai Komdigi, Mahfud MD Sebut Polisi Harus Panggil dan Periksa Budi Arie

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyebut Budi Arie harus dipanggil dan diperiksa Polisi terkait kasus judol yang melibatkan pegawai Komdigi

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;