Lucu! Remaja Laki-laki Ini Nangis Merengek Karena Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Karena Sering Melawan Orang Tua

Tangkap layar video yang menampilkan seorang remaja laki-laki yang menangis setelah dibawa ke kantor Polisi
Tangkap layar video yang menampilkan seorang remaja laki-laki yang menangis setelah dibawa ke kantor Polisi Source: (Foto/Twitter/@bacottetangga__)

Nasional, gemasulawesi - Sebuah video yang menunjukkan seorang remaja laki-laki menangis di kantor polisi menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah ulang oleh akun Twitter atau X @bacottetangga__, remaja tersebut dibawa ke kantor polisi karena sering melawan orang tuanya.

Momen ini menarik perhatian warganet dan memunculkan berbagai respons, yang sebagian besar mendukung tindakan orang tua remaja itu untuk memberikan efek jera.

Dalam rekaman singkat tersebut, terlihat remaja yang mengenakan kaos hitam menangis sambil memegang tangan ibunya, yang tampak berusaha menjaga jarak darinya.

Baca Juga:
Terungkap! Salah Satu Pegawai Komdigi yang Terlibat Kasus Judol Ternyata Tidak Lulus Tes Rekrutmen Kementerian

Sang ibu, yang mengenakan masker, terlihat menahan diri meski remaja itu beberapa kali mendekatinya.

Di ruangan tersebut, sejumlah polisi tampak menyaksikan adegan tersebut, menunjukkan bahwa proses ini dilakukan sebagai langkah pembinaan bagi remaja itu.

Namun, lokasi peristiwa ini tidak disebutkan secara jelas dalam video.

Narasi dalam video tersebut menyatakan, “Sering melawan orang tua, anak ini dibawa ke kantor Polisi berujung nangis bombay.”

Baca Juga:
Batal Pensiun! Mantan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Resmi Jadi Kepala Otorita IKN, Simak Perjalanan Kariernya

Unggahan ini mendapat reaksi beragam dari warganet yang sebagian besar merasa bahwa tindakan membawa anak yang suka melawan orang tua ke kantor polisi adalah langkah tepat untuk memberikan efek jera dan menyadarkan sang anak akan pentingnya menghargai orang tua.

Beberapa warganet bahkan memberikan komentar yang menyarankan agar anak tersebut tidak langsung dipulangkan. Akun X @Mar*** misalnya, berkomentar, “Cocok nih buat anak yg suka melawan org tua nya. Biar ada efek jerah.”

Komentar ini menyiratkan pandangan bahwa tindakan tegas orang tua dapat membantu mendidik anak. 

Komentar lain dari akun @aes*** menyarankan, “Jgn kasih pulang, coba nginep dlu disana 9 bulan 9 hari,” seolah menyarankan bahwa pengalaman singkat di kantor polisi dapat mengajarkan anak-anak untuk lebih menghargai peran dan nasihat orang tua.

Video ini menjadi pengingat bagi para remaja dan anak-anak bahwa melawan orang tua itu tidak baik. Sebagai anak, menghormati dan menaati orang tua adalah hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menghargai peran orang tua, anak-anak tidak hanya akan terhindar dari masalah, tetapi juga dapat meraih masa depan yang lebih baik berkat bimbingan dan nasihat mereka. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Terungkap! Salah Satu Pegawai Komdigi yang Terlibat Kasus Judol Ternyata Tidak Lulus Tes Rekrutmen Kementerian

Salah satu pegawai Komdigi RI yang terlibat kasus judol ternyata tidak lolos ketika melakukan seleksi untuk masuk sebagai pegawai Kementrian

Batal Pensiun! Mantan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Resmi Jadi Kepala Otorita IKN, Simak Perjalanan Kariernya

Simak perjalanan karier Basuki Hadimuljono dari Menteri PUPR hingga Kepala Otorita IKN yang penuh dedikasi.

Tanggapi Kasus Judol yang Libatkan Pegawai Komdigi, Mahfud MD Sebut Polisi Harus Panggil dan Periksa Budi Arie

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyebut Budi Arie harus dipanggil dan diperiksa Polisi terkait kasus judol yang melibatkan pegawai Komdigi

Mahfud MD Sebut Presiden Prabowo Serius Soal Pemberantasan Korupsi dan Penegakan Hukum, Begini Alasannya

Mahfud MD mengatakan bahwa menurutnya Presiden Prabowo cukup serius dalam mengatasi korupsi, penegakan hukum, dan kesejahteraan rakyat

Fantastis! Perputaran Uang Jaringan Narkoba Fredy Pratama Capai Rp56 Triliun, Polisi Beberkan Rinciannya

Polri ungkap perputaran uang jaringan narkoba Fredy Pratama mencapai Rp56 triliun, ancaman besar bagi masyarakat.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;