Sertifikat Vaksin Covid19 untuk Pelaku Perjalanan, Ini Kata WHO

<p>Foto: Illustrasi sertifikat vaksin.</p>
Foto: Illustrasi sertifikat vaksin.

GemasulawesiPenasihat Senior Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Diah Saminarsih menuturkan, sertifikat vaksin covid19 untuk pelaku perjalanan baru bisa diterapkan jika ada keadilan vaksin di setiap daerah.

“Artinya, tidak ada ketimpangan vaksinasi covid19 antara satu daerah dengan daerah lainnya,” ungkap Diah dalam sebuah webinar bersama AJI, Rabu 18 Agustus 2021.

Dia menyebut, mobilitas orang tidak hanya ada dalam satu batas provinsi. Setiap negara diharuskan dapat memastikan capaian vaksinasi covid19 tidak timpang hanya di satu daerah, karena dibutuhkan keadilan vaksin untuk bisa keluar dari pandemi covid19.

Baca juga: Ini Tiga Jalur Tempuh Untuk Dapat Memiliki Sertifikat Tenaga Pendidik

“Siapa yang paling rentan dia dapat vaksin lebih dulu. Siapa yang atas kemauan sendiri datang ke puskesmas ingin vaksin maka dia lebih dulu. Hambatan administrasi atau akses seharusnya bisa dihapus dengan baik agar tercipta vaccine equity,” kata Diah.

Selain itu, dia pun juga menyoroti stok vaksin di daerah-daerah. Ia menilai jika ingin menerapkan syarat sertifikat vaksin covid19 untuk perjalanan. Maka, mesti penyediaan vaksin di daerah mesti cukup.

“Itu terkait lagi ke supply harus cukup dan distribusi merata menjangkau daerah-daerah, prioritas tepat, pada siapa vaksin diberikan dan di mana. Itu dua syarat yang menurut saya tidak bisa dilepaskan dari pemberian ketentuan sertifikat vaksin untuk perjalanan,” ujar dia.

Diah menjelaskan, syarat penggunaan sertifikat vaksin covid19 untuk perjalanan baru bisa diterapkan jika sudah lebih dari 50 persen populasi keseluruhan sudah mendapatkan suntik vaksin.

“Saya berharap jumlah vaksinasi meningkat di Indonesia dan membuat setiap orang cukup nyaman membawa kartu vaksinasi covid19 itu. Tidak seperti sekarang sehingga rebutan karena motivasi vaksin ingin pergi ke mall atau bepergian,” tuturnya.

Baca juga: Perempuan Adipura Kota Palu Diminta Edukasi Masyarakat

Pemerintah syaratkan vaksinasi bagi pelaku perjalanan selama PPKM

Sebelumnya, pemerintah mensyaratkan vaksinasi bagi pelaku perjalanan di dalam negeri selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level empat di Jawa-Bali.

Ketentuan itu tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 34/2021 tentang PPKM Level 4, 3 dan 2 di Jawa-Bali.

Sertifikat vaksin covid19 juga jadi syarat masuk mall atau pusat perbelanjaan lainnya.

Orang hendak masuk mall harus login lebih dulu dalam aplikasi Peduli Lindungi, hanya orang sudah mendapat vaksin diizinkan masuk pusat perbelanjaan. (***)

Baca juga: Kartu Vaksinasi Jadi Syarat Perjalanan Saat PPKM Darurat

...

Artikel Terkait

wave

Bupati: Nakes di Kabupaten Buol Bersedia Kembali Bertugas

Menindaklanjuti dugaan jemput paksa jenazah Covid19 di Rumah Sakit Mokoyurli, Bupati jamin Nakes di Kabupaten Buol kembali bekerja.

Pukat UGM Nilai Pemberian Remisi ke Napi Korupsi Tidak Tepat

Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada atau Pukat UGM, menilai pemberian remisi ke Napi korupsi, tidak tepat, perayaan kemerdekaan

Kemenhub-BMKG Sinergi Tingkatkan Aspek Keselamatan Angkutan Penyeberangan

Menhub mengatakan, komitmen memperkuat sinergitas dengan BMKG sangat diperlukan untuk menjaga aspek keselamatan angkutan penyeberangan.

Komnas Perempuan Pertanyakan Komitmen Penghapusan Kekerasan Diskriminasi

Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani mempertanyakan komitmen penghapusan kekerasan diskriminasi dari pemangku kebijakan.

KPAI Beri Saran Soal Program Bantuan Anak Yatim Terdampak Covid19

Komisioner KPAI Rita Pranawati menyarankan, program bantuan untuk anak yatim piatu terdampak covid19 sebaiknya berupa jaminan kesehatan dll.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;