KemenkoPMK: Percepat Layanan Vaksinasi Masyarakat Adat di Sulteng

<p>Foto: Illustrasi vaksinasi covid19.</p>
Foto: Illustrasi vaksinasi covid19.

Gemasulawesi- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah percepatan layanan vaksinasi masyarakat adat. 

“Hari ini kita mencatat, Indonesia telah menyuntikan lebih dari 67 Juta dosis Vaksin Covid-19 atau sekitar 24,49 % dari total populasi pasien,” ungkap Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Kemenko PMK, Nyoman Shaida dalam rapat koordinasi secara Virtual, Kamis 19 Agustus 2021.

Menurut dia, tujuan diselenggarakannya rapat koordinasi ini adalah untuk inventarisasi isu terkait pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat di seluruh provinsi Indonesia, salah satunya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca juga: Berpotensi Salah Prosedur, Gencar Djarot Bakal Tempuh Praperadilan

Tujuannya, agar memperoleh informasi terkait kesiapan pemerintah daerah, dan menciptakan kesetaraan di masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi covid19.

Menurut dia, pemerintah RI telah berada pada hari ke-536 sejak terkonfirmasinya pasien covid19 pada 2 Maret 2020. Kondisi geografis juga mempengaruhi tingkat keberhasilan program pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi saat ini.

Pemerintah menargetkan vaksinasi dilakukan pada 181, 5 juta orang, makanya pemerintah terus menggenjot pelaskanaan vaksinasi harian dengan target 2 juta per hari.

Dia berharap, pemerintah daerah memberikan informasi terkait dengan ketersediaan jumlah vaksin, kesiapan petugas vaksinator.

Selain itu, kegiatan sosialisasi vaksinasi, pendataan jumlah masyarakat adat serta bagaimana distribusi vaksin kepada mereka.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Pusdatina Provinsi Sulawesi Tengah Adiman menyampaikan, komunitas adat terpencil Sulawesi Tengah berjumlah kurang lebih 16.600.

Keberadaan masyarakan adata itu kata dia, tersebar di 10 kabupaten se Sulawesi Tengah, kecuali Kota Palu, Kabupaten Buol dan Kabupaten Poso.

Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi Covid19 masih terus berlangsung, dan diupayakan mencapai target telah ditetapkan.

Baca juga: Puluhan PAUD di Parimo Penuhi Standar Layanan Cegah Stunting

Butuh standar prosedur pelaksanaan vaksinasi

Dibutuhkan standar operasi prosedur dalam pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat, mengingat jarak tempuh dan lokasi bermukim berada di wilayah terpencil.

Rapat koordinasi terkait pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat dilaksanakan secara virtual di ruang Video Converence Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Moh. Faisal Mang, MM didampingi Plt. Karo Kesra Drs. M. Jen Ismail, MM dan Juru Bicara Pusdatina Provinsi Sulteng Adiman, SH., M.Si dengan agenda percepatan layanan vaksinasi pada masyarakat adat.

Turut hadiri dalam kegiatan itu yakni, Menkopolhukam, Kemendikbud, Kemenkes, Kemenlihut, Kemendagri, Kemensos, Kemendes, Kemenkel, Staf Presiden, Pejabat Fungsional dan Pemda Provinsi, Kabupaten/Kota Se-Indonesia. (***)

Baca juga: Satgas Covid 19 Tinjau Kesiapan Sekolah Jelang Pelaksanaan Ujian

...

Artikel Terkait

wave

Sertifikat Vaksin Covid19 untuk Pelaku Perjalanan, Ini Kata WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan, sertifikat vaksin covid19 untuk pelaku perjalanan bisa diterapkan jika ada di keadilan daerah.

Bupati: Nakes di Kabupaten Buol Bersedia Kembali Bertugas

Menindaklanjuti dugaan jemput paksa jenazah Covid19 di Rumah Sakit Mokoyurli, Bupati jamin Nakes di Kabupaten Buol kembali bekerja.

Pukat UGM Nilai Pemberian Remisi ke Napi Korupsi Tidak Tepat

Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada atau Pukat UGM, menilai pemberian remisi ke Napi korupsi, tidak tepat, perayaan kemerdekaan

Kemenhub-BMKG Sinergi Tingkatkan Aspek Keselamatan Angkutan Penyeberangan

Menhub mengatakan, komitmen memperkuat sinergitas dengan BMKG sangat diperlukan untuk menjaga aspek keselamatan angkutan penyeberangan.

Komnas Perempuan Pertanyakan Komitmen Penghapusan Kekerasan Diskriminasi

Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani mempertanyakan komitmen penghapusan kekerasan diskriminasi dari pemangku kebijakan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;