Perihal Mata Pelajaran Coding untuk Anak SD, Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti: Itu Bukan Hal Baru di Indonesia

Potret Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti yang baru-baru ini menjelaskan rencana terkait penerapan mata pelajaran coding untuk anak SD
Potret Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti yang baru-baru ini menjelaskan rencana terkait penerapan mata pelajaran coding untuk anak SD Source: (Foto/Instagram/@abe_mukti)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, baru-baru ini menjadi perhatian publik karena rencananya untuk menerapkan pembelajaran coding di sekolah dasar (SD).

Program ini menimbulkan perdebatan, dengan beberapa pihak yang menilai bahwa pembelajaran coding terlalu kompleks untuk anak-anak SD.

Menanggapi kritik tersebut, Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa program ini akan dimulai untuk siswa kelas 4 SD ke atas dan bersifat pilihan, bukan kewajiban.

"Jadi nanti coding dan Artificial Intelligence (AI) ini kita mulai dari SD, mungkin mulai kelas 4, kelas 5, atau kelas 6, kemudian SMP, dan itu pilihan, bukan wajib," ungkap Abdul Mu'ti dalam kunjungannya di Yogyakarta pada Rabu, 13 November 2024.

Baca Juga:
Diskusi dengan Menhan AS, Prabowo Beberkan Posisi Indonesia untuk Laut China Selatan, Begini Kata Presiden RI

Ia menegaskan bahwa pembelajaran coding hanya akan dilaksanakan di sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas dan kemampuan memadai untuk mendukung program tersebut.

Menurutnya, kondisi infrastruktur dan kapabilitas setiap sekolah di Indonesia berbeda-beda, sehingga keharusan untuk mengadopsi program ini tidak mungkin diterapkan secara merata.

Lebih lanjut, Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa program pembelajaran coding sebenarnya bukan hal baru di Indonesia.

"Dan ini tidak sama sekali baru, beberapa sekolah di Indonesia itu sudah ada coding dan AI," ujarnya.

Baca Juga:
Soroti Kabar Gelar Doktor Bahlil Lahadalia Ditangguhkan, Rocky Gerung Sebut UI Membuat Keputusan yang Bijaksana

Ia menekankan pentingnya pengajaran coding agar generasi muda Indonesia siap menghadapi dunia global yang kian mengarah ke era digital.

"Kenapa kita ajarkan (pelajaran coding dan AI), agar anak-anak kita siap dengan dunia global. Era sekarang kan disebut era digital, dan Pak Prabowo (Presiden) juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam pendidikan," jelasnya.

Program pembelajaran coding ini juga telah melalui diskusi dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa Gibran sangat mendukung pentingnya pengajaran coding sejak dini. 

Baca Juga:
Komentari Layanan Lapor Mas Wapres Inisiasi Gibran Rakabuming, Mahfud MD: Itu Bagian dari Gimik Politik Saja

"Jadi waktu kami bertemu bapak Wakil Presiden (Gibran Rakabuming Raka), memang beliau menyampaikan pentingnya coding untuk diajarkan," kata Abdul Mu'ti sebagaimana dilansir dari video yang diunggah YouTube resmi Kemendikbud RI pada 11 November 2024 lalu.

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan kebutuhan dunia yang semakin digital.

Namun, fleksibilitas dalam penerapan program ini juga mencerminkan kesadaran akan perbedaan fasilitas dan kemampuan antar sekolah di seluruh Indonesia.

Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak Indonesia tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia digital yang dinamis dengan lebih baik. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Diskusi dengan Menhan AS, Prabowo Beberkan Posisi Indonesia untuk Laut China Selatan, Begini Kata Presiden RI

Presiden RI Prabowo Subianto menerangkan posisi politik internasional Indonesia di Laut China Selatan usai bertemu dengan Menhan AS

Soroti Kabar Gelar Doktor Bahlil Lahadalia Ditangguhkan, Rocky Gerung Sebut UI Membuat Keputusan yang Bijaksana

Komentator politik, Rocky Gerung memberikan tanggapan terkait kabar UI yang menangguhkan kelulusan studi doktoral Bahlil Lahadalia

Komentari Layanan Lapor Mas Wapres Inisiasi Gibran Rakabuming, Mahfud MD: Itu Bagian dari Gimik Politik Saja

Mahfud MD baru-baru ini mengomentari layanan Lapor Mas Wapres yang dibuat oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Anak Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Dapat Panggilan KPK, Begini Tujuan Pemanggilan Menurut Jubir

KPK panggil anak dari mantan Kepala Kantor Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono, begini penjelasan jubir terkait pemanggilan tersebut

Soroti Layanan Lapor Mas Wapres, Akbar Faizal Sebut Gibran Rakabuming Seharusnya Bisa Berpikir Lebih Besar

Mantan anggota DPR RI, Akbar Faizal memberikan komentar mengenai layanan yang baru-baru ini dibuat Wakil Presiden Gibran, Lapor Mas Wapres

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;