Dituduh Flexing Naik Pesawat dan Helikopter, Politikus PDIP Deddy Sitorus: Bukan Pesawat Mewah Seperti Kaesang

Potret politikus PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus yang baru-baru ini memberikan klarifikasi terkait videonya naik pesawat dan helikopter
Potret politikus PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus yang baru-baru ini memberikan klarifikasi terkait videonya naik pesawat dan helikopter Source: (Foto/Instagram/@deddyyevrisitorus)

Nasional, gemasulawesi - Politikus PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus atau yang akrab disapa Deddy Sitorus, menanggapi tuduhan flexing yang diarahkan kepadanya melalui media sosial.

Tuduhan tersebut bermula dari unggahan akun X atau Twitter @Intel_Imut yang membagikan beberapa momen Deddy berada di dalam helikopter.

Unggahan tersebut menyebut gaya hidup Deddy Sitorus sebagai seorang wakil rakyat terlihat seperti memamerkan kemewahan.

"Gaya hidup flexing Deddy Sitorus PDIP sebagai wakil rakyat. Pamer naik helikopter sewaan milik pongky majaya," tulis akun tersebut.

Baca Juga:
Dana CSR Bank Indonesia Diduga Disalahgunakan, KPK Temukan Fakta Mengejutkan dalam Penggeledahan

Akun @Intel_Imut juga mempertanyakan sumber dana yang digunakan Deddy untuk menyewa pesawat. Tuduhan ini menjadi sorotan di media sosial dan menuai berbagai tanggapan.

Menanggapi hal tersebut, Deddy Sitorus akhirnya memberikan klarifikasi melalui sebuah video singkat yang diunggah di akun X resminya, @deddysitorus, pada 18 Desember 2024.

Dalam video tersebut, Deddy menegaskan bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya merupakan upaya pembunuhan karakter.

"Ini adalah upaya untuk pembunuhan karakter, soal katanya saya flexing naik helikopter," tegasnya. 

Baca Juga:
Guntur Romli Komentari Gibran Rakabuming yang Sebut Stefanus Gusma Dikeluarkan dari PDIP: Wapres Kok Bohong

Deddy menjelaskan bahwa penggunaan helikopter bukan untuk pamer, melainkan demi memenuhi tugasnya sebagai wakil rakyat.

Ia menyatakan bahwa helikopter digunakan untuk menjangkau wilayah-wilayah pelosok di Kalimantan, tempat ia bertemu calon pemilih dan mendengarkan keluhan mereka.

"Saya mengeluarkan uang untuk menyewa helikopter, supaya bisa mendatangi pemilih langsung di desa-desa," tambahnya.

Deddy juga menjelaskan bahwa akses menuju wilayah-wilayah tersebut membutuhkan waktu lama jika ditempuh melalui darat, sehingga ia memilih angkutan udara demi efisiensi waktu.

Baca Juga:
Tanggapi Kabar PDIP Pecat Jokowi, Adi Prayitno Sebut Joko Widodo Tak Bisa Ukur Kesaktian Jika Gabung Partai Lain

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa helikopter yang digunakannya tidak termasuk dalam kategori mewah.

Ia bahkan membandingkan pesawat yang ia gunakan dengan pesawat kelas mewah yang sempat dinaiki oleh Kaesang, adik Wapres RI Gibran Rakabuming.

"Itu bukan pesawat mewah, model Kaesang atau Bobby Nasution," jelas Deddy dalam videonya.

Melalui video tersebut, Deddy mencoba menepis narasi yang menyudutkannya di media sosial dan menegaskan bahwa semua biaya transportasi udara yang ia gunakan berasal dari kantong pribadinya. 

Klarifikasi ini sekaligus menjadi respons atas berbagai spekulasi yang berkembang, terutama terkait integritas dan pengabdian Deddy sebagai wakil rakyat.

Meski begitu, isu ini tetap menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan berbagai tanggapan yang muncul di masyarakat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Dana CSR Bank Indonesia Diduga Disalahgunakan, KPK Temukan Fakta Mengejutkan dalam Penggeledahan

KPK tetapkan dua tersangka korupsi dana CSR Bank Indonesia, bukti baru ditemukan dari penggeledahan kantor pusat BI.

Guntur Romli Komentari Gibran Rakabuming yang Sebut Stefanus Gusma Dikeluarkan dari PDIP: Wapres Kok Bohong

Guntur Romli sebut Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming berbohong saat sebut Stefanus Gusma dikeluarkan dari PDI Perjuangan

Tanggapi Kabar PDIP Pecat Jokowi, Adi Prayitno Sebut Joko Widodo Tak Bisa Ukur Kesaktian Jika Gabung Partai Lain

Pengamat politik, Adi Prayitno menyebut akan jadi hal menarik jika Jokowi membuat partai sendiri setelah resmi dipecat oleh PDI Perjuangan

Soroti Presiden Prabowo yang Minta Proyek Tol Baru Dihentikan, Said Didu: Rasional, Lebih Bagus Bangun Jalan Biasa

Pegiat medsos, Said Didu menilai perintah Presiden Prabowo untuk menghentikan sementara proyek tol baru adalah hal yang rasional

Begini Reaksi Jokowi, Gibran Rakabuming, dan Bobby Nasution Setelah Resmi Dipecat Oleh PDI Perjuangan

Begini tanggapan dan reaksi dari Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, serta Bobby Nasution setelah dipecat oleh PDI Perjuangan pada

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;