Soroti Perseteruan PDIP dan Jokowi Usai Hasto Jadi Tersangka KPK, Ferdinand Hutahaean: Korbannya Adalah Rakyat

Tangkap layar video Ferdinand Hutahaean, yang baru-baru ini menyoroti perseteruan Jokowi dan PDIP
Tangkap layar video Ferdinand Hutahaean, yang baru-baru ini menyoroti perseteruan Jokowi dan PDIP Source: (Foto/Instagram/@ferdinand_hutahaean)

Nasional, gemasulawesi - Politisi PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean, turut memberikan pandangannya terhadap polemik yang melibatkan PDIP dan Jokowi usai Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Ferdinand, situasi ini telah memicu kebingungan di tengah masyarakat terkait penyebab penetapan Hasto sebagai tersangka.

"Opini berseliweran di tengah masyarakat kita sekarang bahwa Hasto ini tersangka karena Jokowi," jelas Ferdinand, sebagaimana dilansir dari video yang diunggah di channel YouTube Ferdinand Hutahaean pada Jumat 27 Desember 2024.

Namun, ia menegaskan bahwa hingga kini tidak ada bukti atau klarifikasi yang secara jelas menunjukkan bahwa Jokowi terlibat dalam keputusan tersebut.

Baca Juga:
Soal Denda Damai untuk Pelaku Korupsi, Rocky Gerung Sebut KPK Bisa Berubah Jadi Komisi Pemaafan Koruptor

Ferdinand juga menyoroti berbagai pernyataan yang muncul untuk membela Hasto, baik dari kalangan kader PDIP seperti Guntur Romli maupun pengamat politik Connie Bakrie.

Ia menyebutkan bahwa Guntur Romli menyatakan Hasto telah menyiapkan bukti-bukti dan video yang akan dipublikasikan terkait Presiden Jokowi, yang menurutnya akan menghebohkan publik.

"Saya melihat statement dari saudara Guntur Romli, bahwa Hasto telah menyiapkan beberapa video, dengan bukti-bukti dan fakta yang akan dirilis ke publik nanti terkait Jokowi, dan menurutnya akan membuat geger," ujar Ferdinand.

Selain itu, ia juga mengomentari pernyataan Connie yang mengungkapkan bahwa dokumen penting telah ia amankan dan akan menjadi bahan yang mengejutkan.

Baca Juga:
Hasto Singgung Bung Karno Usai Jadi Tersangka KPK, Teddy Gusnaidi: Jangan Samakan Perjuangan Anda dengan Soekarno

"Saya juga menonton pernyataan bu Connie yang merilis sebuah video yang menyatakan bahwa telah menyimpan banyak bukti, dokumen penting yang ketika nanti dibuka akan membuat geger," jelasnya.

Lebih jauh, Ferdinand mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keterbelahan masyarakat akibat polemik ini.

Menurutnya, perdebatan yang terjadi di ruang publik antara pihak yang membela dan menyerang Hasto hanya semakin memperburuk situasi bangsa.

"Semua ini kemudian mengisi ruang perdebatan publik, ada yang percaya dan tidak, ada yang membela Hasto, ada yang menyerang Hasto, dan sekarang keterbelahan kita ini sungguh membuat saya prihatin," kata Ferdinand.

Baca Juga:
Denny Siregar Sebut Mentersangkakan Hasto Kristiyanto Bisa Jadi Bumerang Bagi Penguasa, Ini Alasannya

Ia menekankan bahwa polemik ini mempertaruhkan stabilitas dan kondusivitas negara.

Jika masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum yang tidak adil, hal tersebut dapat memicu perlawanan yang pada akhirnya merugikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Karena dari peristiwa ini yang dipertaruhkan adalah nasib bangsa dan kondusivitas negara kita," tegasnya.

Ferdinand juga mengingatkan bahwa perseteruan yang terus berlanjut akan menghambat program-program pemerintah dan pada akhirnya rakyatlah yang akan menanggung akibatnya.

"Semua program akan terganggu, terhambat, dan yang menanggung risikonya adalah rakyat," pungkas Ferdinand. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Soal Denda Damai untuk Pelaku Korupsi, Rocky Gerung Sebut KPK Bisa Berubah Jadi Komisi Pemaafan Koruptor

Rocky Gerung memberikan tanggapannya terkait isu pengampunan koruptor melalui denda damai yang baru-baru ini disampaikan Menkum Supratman

Hasto Singgung Bung Karno Usai Jadi Tersangka KPK, Teddy Gusnaidi: Jangan Samakan Perjuangan Anda dengan Soekarno

Teddy Gusnaidi menyoroti pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyinggung ajaran Bung Karno saat klarifikasi tersangka KPK

Denny Siregar Sebut Mentersangkakan Hasto Kristiyanto Bisa Jadi Bumerang Bagi Penguasa, Ini Alasannya

Denny Siregar menyebut bahwa mentersangkakan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto bisa berpotensi menjadi bumerang untuk penguasa

Islah Bahrawi Sarankan KPK Dibubarkan Saja, Anggap Gagal Atasi Korupsi dan Hanya Jadi Ruang Pertempuran Politik

Islah Bahrawi menyarankan supaya Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dibubarkan saja, karena menurutnya hanya digunakan sebagai politik

Mahfud MD Tanggapi Ucapan Menkum Soal Denda Damai Koruptor: Mana Ada Korupsi Diselesaikan Secara Damai

Mahfud MD menanggapi ucapan Menkum Supratman mengenai pengampunan untuk para koruptor bisa dilakukan melalui adanya denda damai

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;