Anas Urbaningrum Soal Menteri ATR Batalkan Sertifikat HGB Pagar Laut Tangerang: Tanda Pemerintah Bekerja dengan Benar

Potret ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara, Anas Urbaningrum, yang baru-baru ini memuji Nusron Wahid
Potret ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara, Anas Urbaningrum, yang baru-baru ini memuji Nusron Wahid Source: (Foto/Instagram/@anasurbaningrum.official)

Nasional, gemasulawesi - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara, Anas Urbaningrum, memberikan apresiasi kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, atas langkah tegasnya dalam membatalkan sertifikat HGB di area pagar laut Tangerang, Banten. 

Keputusan itu dianggap sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola agraria yang sempat menuai kontroversi di masyarakat.

Kasus sertifikat HGB di area pagar laut Tangerang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Keberadaan sertifikat tersebut memicu pertanyaan karena mencakup kawasan pesisir pantai utara yang seharusnya dilindungi oleh aturan tata ruang.

Baca Juga:
Islah Bahrawi Soroti Wacana Pemerintah yang Ingin Pulangkan Hambali dari Penjara AS: Jangan Terlalu Gegabah

Kementerian ATR/BPN kemudian mengambil langkah untuk mencabut sertifikat HGB dan HM pada kawasan tersebut setelah melakukan verifikasi dan meninjau batas daratan atau garis pantai yang tercatat dalam sertifikat tersebut.

Sertifikat ini dicabut karena ditemukan adanya cacat prosedur dan materiil dalam proses penerbitannya.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjelaskan bahwa langkah pencabutan tersebut mengacu pada PP Nomor 18 Tahun 2021.

Berdasarkan peraturan tersebut, Kementerian memiliki hak untuk mencabut sertifikat jika ditemukan pelanggaran, selama sertifikat belum mencapai usia lima tahun.

Baca Juga:
Denny Siregar Puji Presiden Prabowo Karena Beri Perintah Bongkar Pagar Laut Tangerang: Ini Baru Pemberani

"Berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 2021, selama sertifikat tersebut belum 5 tahun, Kementerian ATR/BPN memiliki hak untuk mencabutnya," ujar Nusron Wahid pada Rabu, 22 Januari 2025.

Keputusan ini pun mendapatkan pujian dari Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum.

Dalam cuitannya di akun X resminya, Anas memuji langkah Nusron yang dinilainya menunjukkan bahwa pemerintah kembali bekerja dengan baik dan benar.

"Tanda bahwa Pemerintah (kembali) bekerja dengan baik dan benar. Menteri @atr_bpn @NusronWahid1 patut diapresiasi," tulis Anas pada Rabu, 22 Januari 2025.

Baca Juga:
Terungkap! Sertifikat Ratusan Ribu Rumah Subsidi Mangkrak Sejak 2019, Erick Thohir Kecam Praktik Curang Developer

Apresiasi ini menjadi sinyal positif terhadap upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan agraria dengan transparan dan tegas.

Tak hanya dari Anas Urbaningrum, langkah Nusron Wahid juga menuai beragam tanggapan dari warganet.

Salah satu warganet memberikan apresiasi dengan menyoroti kemungkinan tekanan yang mungkin dihadapi oleh Menteri ATR/BPN.

"2 jempol besar utk Nusron, semoga tdk terjadi apa² dgn jabatannya. Tapi kalau ternyata dia 'digeser', maka kita tahu negara ini memang sdh berada di bawah ketiak oligarki," tulis akun @lli***.

Beragam respons ini menunjukkan bahwa publik memberikan perhatian serius terhadap langkah pemerintah dalam menangani isu agraria yang melibatkan kepentingan masyarakat luas. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Islah Bahrawi Soroti Wacana Pemerintah yang Ingin Pulangkan Hambali dari Penjara AS: Jangan Terlalu Gegabah

Islah Bahrawi menyoroti wacana yang disampaikan Menko Yusril terkait pemulangan sosok Hambali ke Indonesia dari penjara Amerika Serikat

Denny Siregar Puji Presiden Prabowo Karena Beri Perintah Bongkar Pagar Laut Tangerang: Ini Baru Pemberani

Denny Siregar memberikan pujian kepada Presiden RI Prabowo Subianto, karena memberikan perintah untuk bongkar pagar laut Tangerang

Terungkap! Sertifikat Ratusan Ribu Rumah Subsidi Mangkrak Sejak 2019, Erick Thohir Kecam Praktik Curang Developer

BTN ungkap 4.000 proyek rumah subsidi bermasalah, Erick Thohir kecam developer curang, solusi terus diupayakan pemerintah.

AHY Sebut Sertifikat HGB dan SHM di Area Pagar Laut Tangerang Bisa Dicabut: Kalau Ada Cacat Hukumnya

Menteri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY sebut HGB di laut Tangerang bisa saja dicabut

Mantan Kabareskrim Polri Minta Pagar Laut di Bekasi Diselidiki: Bisa Jadi Lautnya Sudah Terbit Sertifikat

Eks Kabareskrim Polri, Susno Duadji turut menyoroti adanya pagar laut di kawasan Kabupaten Bekasi, mirip dengan di Tangerang

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;