Anggaran 2025 Dipangkas Rp 153 Miliar, BNPT Berkomitmen Tetap Jalankan Penanggulangan Terorisme di Indonesia

Potret Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono yang baru-baru ini tegaskan komitmen BNPT menanggulangi terorisme
Potret Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono yang baru-baru ini tegaskan komitmen BNPT menanggulangi terorisme Source: (Foto/Instagram/@bnptri)

Nasional, gemasulawesi - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan komitmennya dalam menjalankan upaya penanggulangan terorisme di Indonesia, meskipun terkena dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Sebagai bagian dari langkah penghematan nasional, BNPT melakukan efisiensi sebesar 24,49 persen dari pagu alokasi anggaran tahun 2025.

Langkah efisiensi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengharuskan pemangkasan anggaran pemerintah, baik di tingkat APBN maupun APBD, dengan total pemotongan mencapai Rp306,69 triliun.

Pemotongan anggaran ini dilakukan guna mengalokasikan dana ke sektor-sektor prioritas yang telah ditetapkan dalam kebijakan ekonomi nasional.

Baca Juga:
Tidak Setuju Anggaran Pendidikan Dipotong, Denny Siregar ke Presiden Prabowo: Manusia itu Aset Bangsa

Meski demikian, BNPT memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan menghambat upaya mereka dalam memberantas tindak pidana terorisme.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, BNPT tetap berpegang teguh pada tugasnya untuk melindungi masyarakat dari ancaman terorisme melalui berbagai strategi pencegahan dan penindakan.

Kepala BNPT, Komjen Pol Eddy Hartono, menegaskan bahwa lembaganya mendukung kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran, sembari tetap memastikan bahwa upaya pemberantasan terorisme di Indonesia berjalan sebagaimana mestinya.

"Kami (BNPT) optimistis bahwa upaya penanggulangan terorisme di Indonesia akan tetap berjalan sesuai amanat UU di tengah kebijakan yang baru (efisiensi anggaran)," jelas Eddy Hartono dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2025.

Baca Juga:
Politikus Gerindra Nilai Beberapa Menteri Kurang Paham dengan Perintah Presiden Prabowo Soal Efisiensi Anggaran

Selain mendukung kebijakan efisiensi, BNPT juga menegaskan komitmennya untuk turut serta dalam mewujudkan Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI melalui langkah-langkah kolaboratif.

Konsep Astacita, yang menjadi visi kepemimpinan saat ini, mencakup berbagai program strategis, termasuk penguatan pertahanan dan keamanan nasional.

Eddy menjelaskan bahwa BNPT akan berperan aktif dalam implementasi poin ke-2 Astacita dalam program kerja ke-8, yang berfokus pada penguatan sinergi antara instrumen pertahanan dan keamanan dalam pencegahan serta penanggulangan aksi terorisme.

Dengan pendekatan ini, BNPT berharap dapat tetap menjalankan tugasnya secara optimal meskipun berada dalam keterbatasan anggaran.

Melalui strategi efisiensi yang diterapkan secara hati-hati, BNPT memastikan bahwa setiap kebijakan dan program kerja yang dijalankan tetap berorientasi pada perlindungan masyarakat dari ancaman terorisme. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Tidak Setuju Anggaran Pendidikan Dipotong, Denny Siregar ke Presiden Prabowo: Manusia itu Aset Bangsa

Pegiat medsos, Denny Siregar tidak setuju jika anggaran pendidikan dipangkas, begini pesan Denny kepada Presiden Prabowo terkait hal itu

Politikus Gerindra Nilai Beberapa Menteri Kurang Paham dengan Perintah Presiden Prabowo Soal Efisiensi Anggaran

Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut bahwa beberapa menteri kurag seksama dalam memperhatikan arahan Presiden Prabowo soal efisiensi anggaran

Ringkas Diklat Kemendagri dan Lemhannas, Istana Sebut Retret Kepala Daerah di Magelang Lebih Efisien

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi menjelaskan bahwa retret kepala daerah di Magelang adalah hal yang efisien

Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus Menhan di Masa Efisiensi Anggaran, Kemenhan: Tidak Menyalahi Aturan

Kemenhan RI menyebut bahwa pelantikan staf khusus Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin tidak menyalahi aturan

Terapkan Efisiensi, KPK Pangkas Anggaran 2025 Senilai Rp 201 Miliar, Belanja Barang dan Modal Terdampak

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melakukan pemangkasan anggaran 2025 guna tindak lanjut Instruksi Presiden terkait efisiensi

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;