Denny Siregar Sebut Pendidikan Gratis Perlu Didapatkan Mahasiswa Indonesia: 20 Tahun ke Depan Negara Ini akan Maju

Potret pegiat media sosial, Denny Siregar menyebut perlunya Pendidikan gratis untuk mahasiswa Indonesia
Potret pegiat media sosial, Denny Siregar menyebut perlunya Pendidikan gratis untuk mahasiswa Indonesia Source: (Foto/Instagram/@dennysirregar)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial, Denny Siregar, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pendidikan gratis dan berkualitas bagi mahasiswa Indonesia.

Menurutnya, jika seluruh siswa dan mahasiswa mendapatkan akses pendidikan yang baik tanpa biaya, maka hal itu akan membawa dampak besar dalam jangka panjang, terutama dalam kurun waktu 10 hingga 20 tahun mendatang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Denny melalui cuitan di akun X resminya, @Dennysiregar7.

Ia menilai bahwa pendidikan yang gratis dan berkualitas akan menghasilkan berbagai perubahan positif bagi masyarakat dan negara secara keseluruhan.

Baca Juga:
Puji Jokowi di HUT ke-17 Partai Gerindra, Rocky Gerung Nilai Presiden Prabowo Lakukan Hal yang Berlebihan

Dengan sistem pendidikan yang lebih baik, menurutnya, berbagai permasalahan sosial dapat ditekan dan masyarakat akan lebih mandiri dalam berbagai aspek kehidupan.

Dalam cuitannya, Denny menegaskan keyakinannya terhadap dampak jangka panjang dari pendidikan yang berkualitas dan gratis.

"Kalau pendidikan gratis dan berkualitas didapatkan oleh seluruh siswa dan mahasiswa Indonesia, maka banyak hal yang akan kita dapat 10-20 tahun ke depan," tulis Denny Siregar pada Senin, 17 Februari 2025.

Lebih lanjut, Denny menjelaskan beberapa manfaat yang akan diperoleh jika sistem pendidikan yang lebih baik diterapkan secara menyeluruh.

Baca Juga:
Politikus Demokrat Sebut Kebijakan Ekonomi yang Dipilih Prabowo Berbeda dengan Semua Mantan Presiden Indonesia

Ia menyebut bahwa masyarakat tidak lagi mudah dipengaruhi oleh ormas tertentu, intoleransi akan berkurang, serta proses pemilihan pemimpin di masa depan tidak akan lagi didasarkan pada bantuan sosial.

Selain itu, ia juga menilai bahwa pengawasan terhadap pemerintah akan lebih optimal dan pada akhirnya negara akan semakin maju.

"Ga ada lagi yg ikut ormas, Ga ada lagi yang intoleran, Ga ada lagi yg milih krn bansos, Peran pengawasan thd pemerintah akan berjalan, Negeri ini akan maju," lanjut cuitan Denny Siregar.

Pernyataan tersebut kemudian memancing respons dari para warganet.

Baca Juga:
Soal Isu IKN Bagikan Lahan Gratis ke Negara Sahabat, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono Beri Penjelasan Begini

Banyak yang setuju dengan pandangan Denny, namun ada pula yang menyoroti hambatan dalam mewujudkan sistem pendidikan yang ideal.

Salah satu pengguna X, dengan akun @rat***, mengungkapkan pendapatnya bahwa ada pihak-pihak tertentu yang justru tidak menginginkan rakyat menjadi cerdas.

"Setujuuu, tp masalahnya byk Pemimpin, Elit2 Parpol & para Politikus jg para Pemangku Kepentingan justru tdk ingin Rakyat ini pandai, krn Mrk tahu jk Rakyat ini pandai2 tdk lagi bisa diperalat utk bisa penuhi ego nafsu kepentingan pribadinya," tulis akun tersebut.

Pandangan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa pendidikan yang lebih baik bisa saja terhambat oleh kepentingan elit politik yang lebih memilih masyarakat tetap dalam kondisi yang mudah dikendalikan. 

Respons ini juga mencerminkan skeptisisme terhadap sistem yang ada saat ini dan mempertanyakan sejauh mana komitmen pemerintah dalam memastikan pendidikan gratis dan berkualitas dapat diwujudkan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Puji Jokowi di HUT ke-17 Partai Gerindra, Rocky Gerung Nilai Presiden Prabowo Lakukan Hal yang Berlebihan

Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi Presiden RI Prabowo Subianto yang memuji Jokowi ketika perayaan HUT Partai Gerindra

Politikus Demokrat Sebut Kebijakan Ekonomi yang Dipilih Prabowo Berbeda dengan Semua Mantan Presiden Indonesia

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief menyoroti kebijakan ekonomi yang dipilih Presiden RI Prabowo Subianto untuk Indonesia saat ini

Soal Isu IKN Bagikan Lahan Gratis ke Negara Sahabat, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono Beri Penjelasan Begini

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono memberikan penjelasan mengenai isu pemberian lahan gratis IKN untuk negara-negara sahabat

Bima Arya Sebut Bakal Ada Mantan Presiden Indonesia yang Jadi Pemateri di Retret Kepala Daerah, Jokowi?

Wamendagri RI, Bima Arya mengungkapkan bahwa akan ada mantan Presiden Indonesia yang menjadi pemateri di retret kepala daerah

Soroti Banyaknya Orang Indonesia Hidup di Luar Negeri, Denny Siregar: Pengingat Jika Pemerintah Indonesia Tidak Bersih

Pegiat medsos, Denny Siregar menyoroti banyaknya warga Indonesia yang pindah ke luar negeri karena kondisi Indonesia dinilai tak layak

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;