Jalani Rakor Pertama Sebagai Mendiktisaintek, Brian Yuliarto Pastikan Tidak Ada Kenaikan Biaya UKT Bagi Mahasiswa

Potret momen Brian Yuliarto dilantik sebagai Mendiktisaintek RI yang baru
Potret momen Brian Yuliarto dilantik sebagai Mendiktisaintek RI yang baru Source: (Foto/Instagram/@sekretariat.kabinet)

Nasional, gemasulawesi - Brian Yuliarto selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI baru, menegaskan bahwa tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa.

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) pertama yang ia pimpin bersama Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) se-Indonesia pada Kamis, 20 Februari 2025.

Rakor tersebut berlangsung secara hibrida, menggabungkan pertemuan daring dan luring untuk memastikan koordinasi berjalan efektif.

Dalam kesempatan itu, Brian Yuliarto meminta seluruh rektor dan kepala LLDIKTI untuk memastikan bahwa informasi terkait UKT tersampaikan dengan jelas kepada mahasiswa.

Baca Juga:
Fahri Hamzah Puji Prasetyo Hadi yang Temui Mahasiswa Demo: Bangga Punya Mensesneg yang Berani Bicara ke Demonstran

Menurutnya, komunikasi yang baik sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa dan orang tua.

Pemerintah, kata Brian, tetap berkomitmen menjaga stabilitas biaya pendidikan agar tetap terjangkau bagi seluruh mahasiswa.

"Saya minta tolong para Rektor dan Kepala LLDIKTI informasikan sebaik-baiknya kepada mahasiswa bahwa tidak ada kenaikan UKT," jelas Brian Yuliarto dalam keterangannya.

Selain itu, Brian menegaskan bahwa pemerintah melalui Kemendiktisaintek tetap mengalokasikan anggaran untuk Program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K).

Baca Juga:
Sebelum Resmi Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Saya Jadi Korban dari Proses Politik Hukum

Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memastikan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Brian menilai pentingnya menjaga kepercayaan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah, terutama dalam aspek pendidikan yang sangat berpengaruh terhadap masa depan generasi muda.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran yang sempat mencuat di kalangan mahasiswa terkait kemungkinan kenaikan UKT dan pemotongan beasiswa KIP-K.

Sebelumnya, isu ini berkembang bersamaan dengan upaya pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran di Kemendiktisaintek.

Baca Juga:
Komentari Mendiktisaintek Satryo yang Kena Reshuffle, Stella Christie: Keputusan Presiden yang Terbaik

Banyak mahasiswa yang mempertanyakan apakah langkah efisiensi tersebut akan berdampak pada biaya pendidikan mereka.

Brian juga menekankan pentingnya transparansi dalam komunikasi kebijakan kepada mahasiswa.

Ia meminta pihak rektorat untuk memastikan bahwa informasi mengenai beasiswa KIP-K dan kebijakan UKT dapat diakses dengan mudah oleh mahasiswa, sehingga tidak muncul kebingungan di kalangan akademisi.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih tenang dalam menjalani perkuliahan tanpa harus khawatir dengan isu kenaikan UKT atau pengurangan beasiswa. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Fahri Hamzah Puji Prasetyo Hadi yang Temui Mahasiswa Demo: Bangga Punya Mensesneg yang Berani Bicara ke Demonstran

Fahri Hamzah memuji tindakan Mensesneg RI, Prasetyo Hadi yang menemui dan berinteraksi dengan demonstran mahasiswa di Jakarta

Sebelum Resmi Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Saya Jadi Korban dari Proses Politik Hukum

Begini penyataan dari Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sebelum resmi menjadi tahanan KPK pada Kamis 20 Februri 2025

Komentari Mendiktisaintek Satryo yang Kena Reshuffle, Stella Christie: Keputusan Presiden yang Terbaik

Wamendiktisaintek RI, Stella Christie memberikan tanggapannya terkait keputusan Presiden RI Prabowo mengganti Mendiktisaintek

Viral Video Pesawat Tempur Dicuci Secara Manual, TNI AU Sebut Pihaknya Lakukan Pencucian Sesuai Prosedur

Begini penjelasan dari pihak TNI Angkatan Udara (AU) terkait video viral yang memperlihatkan pesawat tempur dicuci secara manual

Ketua MUI Nilai Anggaran Pendidikan Indonesia Sebaiknya Ditambah, Sebut Berhubungan dengan Program MBG

Ketua MUI, Cholil Nafis mengomentari kabar pemotongan anggaran pendidikan di Indonesia, dinilai akan pengaruhi kualitas siswa

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;