Dukung Proyek Strategis, Prabowo Sebut Qatar Bakal Investasi Senilai 2 Miliar Dolar AS Lewat Danantara

Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto ketika melakukan kunjungan ke Doha Qatar
Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto ketika melakukan kunjungan ke Doha Qatar Source: (Foto/Instagram/@presidenrepublikindonesia)

Nasional, gemasulawesi - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan komitmen investasi sebesar 2 miliar dolar Amerika Serikat dari Qatar untuk mendukung proyek-proyek strategis Indonesia melalui Danantara.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo setelah menghadiri Pertemuan CEO Forum di Doha, Qatar, pada Minggu, 13 April 2025.

Menurutnya, pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman yang kuat antara kedua negara dalam hal peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi.

"Saya kira pertemuan sangat baik, produktif, kita sepakat untuk tingkatkan kerja sama. Beliau akan inves dengan Danantara. Satu dana bersama, beliau komit dua miliar dolar AS," kata Prabowo Subianto.

Baca Juga:
SBY Ungkap 80 Persen Sarannya soal Respon Kenaikan Tarif Impor AS Telah Diterapkan Pemerintah Prabowo

Ia juga menyebut bahwa kesepakatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut upaya diplomasi ekonomi yang tengah digencarkan pemerintah Indonesia.

Komitmen dari pihak Qatar ini menjadi sinyal positif bahwa hubungan bilateral kedua negara semakin erat dan konstruktif, terutama dalam bidang ekonomi.

Investasi ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan.

Dana tersebut akan difokuskan pada sektor-sektor strategis dan proyek infrastruktur yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.

Baca Juga:
3 Hakim PN Jakpus Jadi Tersangka Kasus Suap Terkait Putusan Lepas Korupsi Ekspor CPO, Begini Kata Kejagung

Dalam konteks global yang penuh tantangan, langkah ini dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di mata internasional.

Sebelum pengumuman komitmen investasi tersebut, Presiden Prabowo dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, telah menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tentang pembentukan dialog strategis antara Indonesia dan Qatar.

Acara penandatanganan berlangsung di Istana Amiri Diwan, Doha, pada hari yang sama, Minggu, dan menandai dimulainya kerja sama bilateral dalam format strategis baru.

Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, dan Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.

Baca Juga:
Jurusan IPA dan IPS di SMA Bakal Diadakan Lagi, Denny Siregar Nilai Negara Gak Punya Strategi untuk Pendidikan

MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama diplomatik antara kedua negara. 

Melalui pembentukan mekanisme Strategic Dialogue (SD) yang akan diselenggarakan setiap tahun di tingkat Menteri Luar Negeri, diharapkan Indonesia dan Qatar dapat menjaga komunikasi politik yang lebih intensif dan berkelanjutan.

Strategi ini juga memungkinkan kedua negara untuk membahas dan menindaklanjuti isu-isu penting yang relevan dalam kerangka hubungan internasional maupun kerja sama ekonomi secara lebih sistematis dan terencana. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

SBY Ungkap 80 Persen Sarannya soal Respon Kenaikan Tarif Impor AS Telah Diterapkan Pemerintah Prabowo

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono mengaku sempat memberikan saran kepada Prabowo terkait tarif impor AS

3 Hakim PN Jakpus Jadi Tersangka Kasus Suap Terkait Putusan Lepas Korupsi Ekspor CPO, Begini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung RI Menetapkan tiga hakim PN Jakpus sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait putusan lepas korupsi ekspor CPO

Jurusan IPA dan IPS di SMA Bakal Diadakan Lagi, Denny Siregar Nilai Negara Gak Punya Strategi untuk Pendidikan

Pegiat medsos, Denny Siregar menyoroti rencana Kemendikdasmen RI untuk mengembalikan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA

Termasuk Ketua PN Jaksel, Ini Daftar 4 Tersangka Dugaan Suap Putusan Lepas Kasus Ekspor CPO yang Kejagung Tetapkan

Kejagung Republik Indonesia secara resmi menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap terkait putusan ontslag korupsi ekspor CPO

Mengaku Sudah Mengajak, Presiden Prabowo Berharap Donald Trump Bersedia Diajak Bertemu: Mudah-mudahan

Presiden RI, Prabowo Subianto mengaku telah mengajukan permintaan kepada Presiden AS Donald Trump untuk melakukan pertemuan

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;