Lanal Tahuna Gagalkan Penyelundupan 126 Liter Miras Cap Tikus dari Manado, TNI AL Perkuat Pengamanan Laut Perbatasan

Ket. Foto Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna di bawah jajaran Lantamal VIII Manado Koarmada II, berhasil menyita sebanyak 126 liter minuman keras
Ket. Foto Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna di bawah jajaran Lantamal VIII Manado Koarmada II, berhasil menyita sebanyak 126 liter minuman keras Source: (Foto/Instagram/@tni_angkatan_laut)

Nasional, gemasulawesi - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tahuna yang berada di bawah komando Lantamal VIII Manado Koarmada II, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras ilegal jenis Cap Tikus.

Penyitaan ini berlangsung di Pelabuhan Nusantara Tahuna, yang berlokasi di Kelurahan Batulewehe, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Minggu, 22 Juni 2025.

Barang bukti yang diamankan berjumlah total 126 liter yang dikemas dalam enam dos dan dibawa menggunakan kapal penumpang KM. Merit Taratai yang sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Manado.

Penangkapan dilakukan setelah tim pengamanan dan pencegahan kegiatan ilegal dari Lanal Tahuna melakukan pemeriksaan rutin terhadap kapal penumpang tersebut.

Baca Juga:
Paket Bantuan Logistik Disalurkan Anggota Komisi III DPR untuk Korban Banjir di Kecamatan Bolano Parigi Moutong

Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah miras tanpa izin yang diketahui merupakan jenis Cap Tikus, sebuah jenis minuman beralkohol tradisional yang umum ditemukan di wilayah Sulawesi.

Setelah pemeriksaan, dua orang yang diduga pelaku, berinisial AD dan PM, beserta seluruh barang bukti langsung diamankan oleh pihak Lanal Tahuna untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam keterangan terpisah, Komandan Lanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh prajurit yang telah menunjukkan profesionalisme dan ketanggapan dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan para prajurit dalam menjaga keamanan wilayah perairan dari berbagai tindakan kriminal, khususnya penyelundupan yang kerap kali terjadi melalui jalur laut.

Baca Juga:
Respon Cepat Banjir Parigi Moutong, Kemensos Kirim Ratusan Bantuan Logistik Usai Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Lebih lanjut, keberhasilan ini disebut sebagai bentuk nyata pelaksanaan dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. M Ali. Dalam perintah tersebut, Kasal menegaskan bahwa prajurit TNI AL harus selalu sigap dan waspada dalam menghadapi setiap potensi ancaman, termasuk dalam menanggulangi kegiatan ilegal yang membahayakan masyarakat maupun stabilitas keamanan nasional.

Selain itu, keberhasilan pengungkapan kasus ini juga mencerminkan konsistensi aparat dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran minuman keras ilegal.

Keberadaan Cap Tikus dalam jumlah besar tanpa izin resmi tentu menimbulkan kekhawatiran, karena dapat membahayakan kesehatan masyarakat serta memicu peningkatan angka kriminalitas di daerah tersebut.

Upaya ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat diperlukan untuk memberantas segala bentuk kejahatan, terutama yang memanfaatkan jalur laut sebagai sarana distribusi. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Sependapat dengan Prabowo, Susi Pudjiastuti Nilai Penghambat Pengentasan Kemiskinan di Indonesia Adalah Elite Politik

Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti memberikan respons atas pernyataan Prabowo terkait penghambat pengentasan kemiskinan di Indonesia

Heboh Dugaan Jual Beli Empat Pulau di Kepulauan Anambas Lewat Situs Asing, Kemendagri Beri Respons Begini

Kemendagri RI menanggapi informasi adanya dugaan penjualan empat pulau di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) melalui situs online

Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji Khusus, KPK Sebut Kasus Diduga Sudah Terjadi Selama Bertahun-Tahun Sebelum 2024

KPK mengungkap bahwa dugaan praktik korupsi terkait pengelolaan kuota haji khusus tidak hanya terjadi pada tahun 2024

Soroti Serangan Iran ke Israel, Ketua MUI Cholil Nafis: Perang itu Diperlukan untuk Menjaga Perdamaian

Ketua MUI Cholil Nafis, turut memberikan tanggapan atas kabar serangan yang dilakukan oleh Iran terhadap Israel

BSU Rp 300 Ribu per Bulan untuk Buruh Kapan Cair? Begini Jadwal Pencairan Bantuan Menurut Kemnaker RI

Kemnaker RI memberikan penjelasan terbaru terkait pencairan Bantuan Subsidi Upah atau BSU Rp300 ribu untuk pekerja atau buruh

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;