Kata KPK usai Meminta Keterangan Ustadz Khalid Basalamah Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Khusus

Ket. Foto potret ustadz Khalid Basalamah yang baru-baru ini diperiksa KPK
Ket. Foto potret ustadz Khalid Basalamah yang baru-baru ini diperiksa KPK Source: (Foto/Instagram/@khalidbasalamahofficial)

Nasional, gemasulawesi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengusut dugaan korupsi yang berkaitan dengan kuota haji khusus.

Terbaru, KPK memanggil dan memeriksa salah satu tokoh agama terkemuka di Indonesia, ustadz Khalid Basalamah.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari tahap penyelidikan yang dilakukan lembaga antirasuah terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan kuota haji khusus yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

Kabar mengenai pemeriksaan ustadz Khalid Basalamah dikonfirmasi langsung oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia menyatakan bahwa benar pihaknya telah meminta keterangan dari ustadz Khalid dalam kapasitasnya sebagai seseorang yang memiliki pemahaman dan keterlibatan dalam kegiatan haji.

Baca Juga:
Dapat Arahan dari Presiden Prabowo, Mendagri Tito Karnavian Sebut akan Ada Retret untuk Sekda Provinsi dan Kabupaten

Hal ini dilakukan pada Senin, 23 Juni 2025, di Jakarta, sebagai bagian dari pendalaman informasi yang sedang dilakukan KPK terhadap kasus tersebut.

"Benar, yang bersangkutan (Khalid Basalamah) diperiksa," ujar Budi Prasetyo saat memberikan keterangan kepada media.

Menurut Budi, dalam proses pemeriksaan tersebut, Khalid Basalamah bersikap kooperatif. Ia memberikan keterangan yang dinilai sangat membantu dalam menggali informasi lebih lanjut terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan ibadah haji, khususnya dalam aspek distribusi kuota haji khusus.

Budi menjelaskan bahwa penyelidik KPK mendalami pengetahuan Khalid tentang tata kelola penyelenggaraan haji.

Baca Juga:
Pertamina Tanggapi Ancaman Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, Pastikan Stok BBM di Indonesia Masih Aman

"Dia menyampaikan informasi dan pengetahuannya sehingga sangat membantu penyelidik," sambung Budi.

KPK juga tidak menutup kemungkinan untuk memanggil pihak-pihak lain yang dinilai memiliki kaitan atau pengetahuan penting mengenai kasus ini. Salah satu nama yang disebut dalam kemungkinan pemanggilan adalah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Meskipun belum ada kepastian waktu, Budi menyatakan bahwa KPK masih membuka peluang untuk memanggil Yaqut jika diperlukan dalam tahap penyelidikan.

Terkait hal ini, KPK disebut tengah menunggu perkembangan data dan bukti lain yang dapat memperkuat alasan pemanggilan. Langkah ini menunjukkan bahwa proses penyelidikan berjalan secara hati-hati dan sesuai dengan prosedur hukum, agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Baca Juga:
Sependapat dengan Prabowo, Susi Pudjiastuti Nilai Penghambat Pengentasan Kemiskinan di Indonesia Adalah Elite Politik

Pemeriksaan terhadap tokoh agama seperti ustadz Khalid Basalamah sekaligus menegaskan bahwa KPK tidak pandang bulu dalam menjalankan tugasnya. Seluruh pihak yang dinilai memiliki relevansi terhadap suatu perkara dapat dimintai keterangan demi mengungkap kebenaran. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Soroti Adanya Pair Trawl di Laut Natuna Utara, Susi Pudjiastuti ke Presiden Prabowo: Tangkap dan Tenggelamkan Mereka

Susi Pudjiastuti menyoroti aktivitas penangkapan ikan dengan metode pair trawl yang terjadi di Laut Natuna Utara

Dapat Arahan dari Presiden Prabowo, Mendagri Tito Karnavian Sebut akan Ada Retret untuk Sekda Provinsi dan Kabupaten

Kemendagri berencana mengadakan kegiatan retret yang ditujukan bagi seluruh sekretaris daerah (sekda) Provinsi maupun Kabupaten/Kota

Pertamina Tanggapi Ancaman Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, Pastikan Stok BBM di Indonesia Masih Aman

Pertamina menanggapi kekhawatiran publik terkait kemungkinan terganggunya pasokan BBM usai Parlemen Iran setuju menutup Selat Hormuz

Dapat Undangan dari Mentan Rusia, Andi Amran Sebut Indonesia Berpotesi Ekspor CPO dalam Skala Besar ke Rusia

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman sebut Indonesia berpotensi memperluas pasar ekspor Crude Palm Oil (CPO) ke Rusia dalam skala besar

PCO Sebut Program MBG di Indonesia Tak Terganggu Potensi Krisis Global Akibat Konflik Iran-Israel, Begini Alasannya

PCO menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terpengaruh oleh kondisi krisis global, termasuk konflik Iran-Israel

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;