Menkomdigi Meutya Hafid Dorong Pemanfaatan AI Inklusif agar Teknologi Dirasakan Merata hingga Wilayah Terpencil

Ket. Foto potret Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sedang menyampaikan penjelasan
Ket. Foto potret Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sedang menyampaikan penjelasan Source: (Foto/Instagram/@meutya_hafid)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan pentingnya agar teknologi kecerdasan artifisial (AI) yang dikembangkan di Indonesia memberikan manfaat yang nyata dan luas bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Vikram Sinha, yang berlangsung di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital pada Rabu 2 Juli 2025 di Jakarta.

Meutya menyampaikan harapannya agar setiap bentuk inovasi AI, baik yang berasal dari sektor swasta maupun pemerintah, dapat berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Meutya menyoroti pentingnya pemerataan pemanfaatan teknologi, terutama di wilayah yang selama ini masih menghadapi tantangan akses digital.

Baca Juga:
Soroti Putusan MK yang Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal, Komnas HAM Berikan Dukungan, Begini Alasannya

Ia menggarisbawahi bahwa kecerdasan artifisial harus mampu dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah timur Indonesia yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur teknologi.

“Kita berharap dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya di Papua,” ujar Meutya Hafid dalam pernyataannya.

Meutya juga menyampaikan apresiasinya kepada Indosat Ooredoo Hutchison atas peluncuran platform Sahabat AI yang dinilainya ramah pengguna dan inklusif. Platform ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang dan tingkat literasi digital.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata dari komitmen IOH untuk menciptakan teknologi yang tidak hanya canggih tetapi juga berorientasi pada manfaat sosial.

Baca Juga:
Soroti MA yang Memangkas Hukuman Terpidana Kasus Korupsi Setya Novanto, KPK Berikan Tanggapan Begini

Sebelumnya, kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan IOH telah diwujudkan dalam peluncuran Indosat AI Experience Center di Kota Jayapura, Papua pada bulan Mei lalu. Inisiatif tersebut merupakan tonggak penting dalam upaya menghadirkan kesetaraan akses teknologi di seluruh wilayah Indonesia.

Kerja sama ini memperlihatkan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta dapat menghasilkan solusi konkret untuk mendorong kemajuan teknologi yang berkelanjutan dan inklusif.

Lebih lanjut, Meutya menyampaikan bahwa pembangunan ekosistem AI yang berdaulat tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Diperlukan sinergi lintas lembaga, baik dari sektor pemerintahan maupun pelaku industri, guna mewujudkan strategi pengembangan AI nasional yang kuat dan menyeluruh.

Pernyataan ini menegaskan bahwa pembangunan teknologi masa depan harus bersifat partisipatif dan inklusif, serta mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di berbagai pelosok negeri. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Soroti Putusan MK yang Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal, Komnas HAM Berikan Dukungan, Begini Alasannya

Komnas HAM menyampaikan dukungannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan lokal

Soroti MA yang Memangkas Hukuman Terpidana Kasus Korupsi Setya Novanto, KPK Berikan Tanggapan Begini

KPK memberikan tanggapannya terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang memangkas hukuman pidana terhadap Setya Novanto

Didesak Publik untuk Panggil Bobby Nasution Terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK Beri Respons Begini

KPK memberikan tanggapan resmi atas desakan publik untuk segera memanggil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

Sinergi Kemensos dan Komdigi Perkuat Sekolah Rakyat lewat Akses Internet Cepat dan Pendidikan Berbasis Karakter

Kemensos dan Komdigi dukung Sekolah Rakyat dengan internet cepat, pendidikan gratis, dan pemberdayaan keluarga miskin secara menyeluruh.

Sekolah Rakyat Dimulai Juli 2025: Solusi Pendidikan untuk Anak dari Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat siap diluncurkan Juli 2025, menyasar siswa miskin dengan sistem berasrama, kurikulum lengkap, dan perlindungan ketat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;