Tegas, Sekjen MUI Sebut Pendeta Saifuddin Nistakan Agama Islam

<p>Ket Foto: Sekjend MUI, Amirsyah Tambunan. (Foto/dok. MUI)</p>
Ket Foto: Sekjend MUI, Amirsyah Tambunan. (Foto/dok. MUI)

Jakarta, gemasulawesi – Tegas, menurut Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan pernyataan pendeta Saifuddin Ibrahim termasuk kategori penistaan agama islam.

Hal tersebut, bahwa Tindakan penodaan agama tidak terbatas dalam pembuatan poster, karikatur, gambar, dan sejenisnya.

Dalam pembuatan konten, ujaran kebencian, video yang dipublis ke public melalui media cetak, media sosial, media elektronik dan media publik.

Baca: Satu Pendeta di Kota Palu Meninggal Positif Corona

“Komisi Fatwa MUI 2021 di Jakarta diantaranya keputusan. Menghina, menghujat, melecehkan dan bentuk perbuatan lain yang merendahkan agama,” Kata Amirsyah dikutip dari MNC Portal, Sabtu, 19 Maret 2022.

Amirsyah mengatakan, bahwa pihaknya mendukung pernyataan menko polhukam, Mahfud MD untuk menidak lanjuti pendeta Saifuddin Ibrahim dengan hukuman yang sesuia ketentuan undang-undang

“Saya dukung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD, untuk menindak pelaku penghinaan, penghujat dan melecehkan keyakinan, simbol atau syiar dari agama,” tuturnya.

Baca: Diduga Menista Agama, YouTuber Muhammad Kece Ditangkap Polisi

Ia berharap, pendeta Saifuddin dapat diproses secara hukum karena menghina agama islam.

Saifuddin Ibrahim meminta Mentri Agama Yaqud Cholil Qoumas untuk menghapus 300 ayat Alquran viral di media sosial. Menurutnya, ayat-ayat Alquran tersebut adalah intoleransi dan radikalisme di Tanah Air.

Baca: Jenderal TNI Andika Perkasa Marah Dibohongi Anak Buah

Membenci orang lain karena beda agama itu ditiadakan dari Alquran Indonesia. Sangat berbaya sekali. di kutib dari Youtube pribadinya, senin 14 Maret 2022.

Teroris kata pendeta Saifuddin Ibrahim, selalu datang dari pesantren, hingga saat ini belum ada satupun teroris berasal dari sekolah Kristen. (*)

Baca: Youtuber Muhammad Kece Terancam Penjara Enam Tahun

...

Artikel Terkait

wave

Jenderal TNI Andika Perkasa Marah Dibohongi Anak Buah

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa marah karena dibohongi anak buahnya mengenai insiden penyerangan Posramil Gome, Kabupaten Puncak, Papua.

Oknum Polisi Pelaku Penembak Mati Empat Laskar FPI Divonis Lepas

Dua oknum Polisi, Bripda Fikri Ramadhan dan IPDA M Yusmin Ohorella yang menembak mati empat laskar FPI di vonis bebas.

Kritik LBP, Haris Azhar Dan Fatia Maulidiyanti Ditetapkan Tersangka

Direktur Lokataru, Haris Azhar dan Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik

Gempa Bumi 7,3 SR Guncang Timur Laut Jepang

Gempa bumi dengan kekuatan 7,3 SR mengguncang timur laut jepang Rabu malam, 16 Maret 2022. berdampak pemadaman pada 2 juta rumah.

Konvoi Militer Rusia Sepanjang 40 Mil Bergerak Menuju Ibukota Ukraina

Konvoi militer Rusia yang terdiri dari tank, kendaraan lapis baja dan artileri sepanjang 40 mil (64 km). Menuju ibukota Ukraina

Berita Terkini

wave

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112 untuk Percepat Penanganan Bencana

Kabupaten Parigi Moutong segera menerapkan Layanan Darurat 112. Sistem satu nomor ini mempercepat respons penanganan bencana dan medis.

Pemda Kejar Target Jaminan Kesehatan, Mari Mengenal Apa Itu Universal Health Coverage di Parigi Moutong

Pahami apa itu Universal Health Coverage beserta manfaat besarnya bagi jaminan layanan medis masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Nonaktif di Parigi Moutong untuk Kejar Target UHC Daerah

Cara mengaktifkan BPJS Kesehatan nonaktif secara online dan offline dengan mudah lewat aplikasi Mobile JKN untuk warga Kabupaten Parigi Mout

Waspada 70 Kasus Kematian Bayi di Parigi Moutong dan Cara Mencegah Komplikasi Kehamilan

Deteksi dini komplikasi kehamilan menjadi kunci utama menekan angka kematian bayi baru lahir yang masih menyentuh 70 kasus di Parigi Moutong


See All
; ;