Ratusan Buruh Migran Indonesia Meninggal Dunia di Penjara Malaysia

<p>Foto Istimewa</p>
Foto Istimewa

Berita Nasional, gemasulawesi – Ratusan buruh migran Indonesia meninggal dunia di penjara tahanan Imigrasi Sabah, dari kejadian itu Komisi I DPR RI Fraksi PKS mendesak agar pemerintah memberi perhatian ekstra terhadap temuan Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB).

Hal itu diungkapkan Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta kepada jurnalis, pada Rabu 29 Juni 2022.

“Saya meminta Kementerian Luar Negeri untuk segera menindaklanjuti  ini, terutama ketika ada laporan penyiksaan yang dialami oleh tahanan WNI disana,” kata anggota Komisi I kepada wartawan Fraksi PKS DPR RI, Sukamta, Rabu 29 Juni 2022.

Menurut Sukamta, informasi yang beredar di berbagai media tentang bertahun-tahun peristiwa penyiksaan terhadap warga negara Indonesia harus diungkapkan sepenuhnya. tegas dia, KBRI Malaysia sudah tahu apa yang terjadi kalau kasus ini sudah berlangsung lama.

Baca: Mahasiswi di Kota Makassar Tewas Jatuh dari Gedung Graha Pena Fajar

Ia menjelaskan, ada yang aneh, hasil KBMB berdasarkan data dari Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, ada ratusan buruh migran Indonesia yang meninggal dalam tahanan antara tahun 2021 hingga 2022, sedangkan menurut KJRI hanya ada 7 WNI yang meninggal pada kurun waktu yang sama. Perbedaan datanya sangat terlihat.

Untuk mengefektifkan proses penyidikan, Sukamta mengusulkan pembentukan tim adhoc. Yakni, terdiri dari Kementerian Luar Negeri, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Interpol Indonesia, yang juga termasuk perwakilan organisasi pekerja migran.

“Saya berharap kasus ini bisa segera terungkap karena sangat ironis ketika temuan ini muncul. Pemerintah juga harus segera mengambil langkah-langkah dan pedoman yang tegas agar hal yang sama tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ujar Wakil Ketua Fraksi PKS ini. (*/Ikh)

Baca: Usai Pilkades Serentak, PMD Parigi Moutong Buka Posko Pengaduan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Banjir di Morowali, Sulawesi Tengah Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir melanda Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin 27 Juni 2022, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) melaporkan

Yuhuu! Gaji ke-13 Tahun Ini Lebih Besar Dibanding Tahun Sebelumnya

Yuhuu! Gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini akan lebih besar dibandingkan dengan dari tahun sebelumnya, Menteri Keuangan

Kawal Tahapan Pemilu, Bawaslu Touna Siapkan Meja Layanan Pemantau

Kawal tahapan pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Provinsi Sulawesi Tengah

Kapal Pengangkut Wisatawan Tenggelam di Perairan TN Komodo

Kapal pengangkut wisatawan tenggelam di perairan dalam wilayah Taman Nasional Komodo (TN Komodo), Labuan bajo, Manggarai Barat

Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, Tim SAR Cari Korban Hilang

Bus masuk jurang di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Badan SAR Nasonal (Basarnas) Bandung diturunkan

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;