Marc Marquez Nyaman di Tim Repsol Honda

<p>Ket Foto: Marc Marquez Pembalap Repsol Honda. (Foto/MotoGP)</p>
Ket Foto: Marc Marquez Pembalap Repsol Honda. (Foto/MotoGP)

MotoGP, gemasulawesi.com – Marc marquez mengaku masih nyaman di tim repsol Honda, mengingat sejak debutnya di MotoGP tahun 2013, ia belum pernah pindah ke tim lain.

Ia mengaku, selama ini Honda selalu mendukungnya merebut gelar juara dunia MotoGP pada setiap musim. Untuk itu ia tidak berharap untuk pindah ke tim di luar Honda.

Baca: Bulog Hanya Miliki Kewenangan Mengawasi Ketersediaan Beras

Di musim perdananya, tahun 2013, ia langsung sukses menyabet gelar juara dunia. Kemudian di musim berikutnya Marquez sekali lagi tampil apik dan sukses mempertahankan gelar juara dunia. Namun rekornya terputus, di musim 2015 ia gagal mempertahankan gelar tersebut.

Kendati demikian, pembalap berjuluk The Baby Alien itu lagi mendulang prestasinya. Ia sukses mengembalikan gelar juara dunia terhadap musim 2016 sampai 2019.

Baca: MUI Bolehkan Shalat Merapatkan Shaf di Masa Pandemi Tahun Ini

Namun, di musim 2020, The Baby Alien mengalami cedera berat yang membawa dampak luar biasa dalam karirnya. Cederanya itu tetap mempengaruhi performanya di musim 2021. Dia perlu membiarkan dua seri di musim 2021 tepatnya terhadap MotoGP Qatar dan MotoGP Doha.

Tak sampai disitu, nasib sial lagi menghantuinya di penghujung musim lalu. Ya, Marquez perlu menutup musim 2021 bersama cepat lantaran cedera gegar otak ringan dan penglihatan ganda alias diplopia.

Baca: Pol Espargaro: Dominasi Repsol Honda Bukan Hanya Untuk Satu Orang

Marc Marquez pun mengakui bahwa musim 2020 dan 2021 merupakan musim yang terlampau sukar baginya, dan Repsol Honda senantiasa menolong kariernya, meski perlu lewat dua musim tersulit di sepanjang hidupnya.

“Saya terasa terlampau nyaman di Honda lebih-lebih setelah bagaimana mereka menghargai aku sepanjang dua tahun ini bersama cedera dan terus menolong aku untuk sanggup juara tiap musim,” kata Marquez, dilansir dari Motosan, Jumat, 11 Maret 2022.

Baca: BKN Terbitkan NIP 1.770 PPPK di Sulawesi Tengah, Ini Rinciannya

Begitu pun di MotoGP 2022. Marquez mengatakan Honda terlampau mendukungnya. Meski tekanan untuk tampil konsisten, senantiasa menghantui pembalap asal Spanyol itu.

“Tekanan senantiasa tersedia terhadap diri Anda sendiri. Sejak awal aku tidak menyembunyikan, tujuan aku adalah berjuang untuk gelar juara dunia. Saya pikir konsistensi th. ini bakal menjadi kuncinya,” cetus Marquez.

Sebagai tambahan informasi, Marc Marquez sendiri bakal melanjutkan kiprahnya di MotoGP musim ini, bersama balapan di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Menurut jadwal, balapan bakal dimulai terhadap 20 Maret 2022.

Sebelumnya di MotoGP Qatar 2022, ia perlu puas finis di urutan kelima. Meraih gelar juara, menjadi tujuan Marquez di MotoGp Mandalika 2022. (*)

Baca: Bripka H Ditetapkan Tersangka Kasus Penembakan di Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Rekor Buruk Lionel Messi Dalam Kontra PSG Melawan Real Madrid

Rekor buruk Lionel Messi berhadapan dengan Real Madrid bertambah paska tumbangnya PSG kontra Real Madrid 1-3 di Santiago Bernabeu.

Derby Manchester Pekan Ke-28 Premier League Diprediksi Banjir Gol

Pertemuan Derby Manchester ini disebut akan berlangsung dalam menegangkan dan diprediksi banjir gol, dua klub ini adalah rival abadi.

Gol Pertama Witan Sulaeman, Pemain Asal Sulawesi Tengah di FK Senica

Pesepak bola asal Sulawesi Tengah, Witan Sulaeman berhasil mendapatkan gol pertamanya bersama FK Senica. pada laga piala Slovakia,

Marc Marquez dan Maverick Vinales Resmi Kerjasama Dengan MGPA

Marc Marquez dan Maverick Vinales resmi bekerjasama dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Wakil Direktur Utama MGPA, Cahyadi Wanda.

Pengaruh Xavi Berikan Perubahan Besar Bagi Barcelona

Performa Barcelona yang mengerikan itu tidak lepas pengaruh kehadiran Xavi memberikan perubahan besar bagi Barcelona.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;