Kerjasama Kementrian Kelautan, Parimo Bangun Politeknik

<p>Foto: Illustrasi Perkuliahan.</p>
Foto: Illustrasi Perkuliahan.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pemda Parimo bangun Politeknik dengan membangun kerjasama bersama Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Terkait rencana Parimo bangun Politeknik, Pemda dapat kunjungan dari Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Parimo, Yuliana Ngkuno, di Parimo, Senin 25 Januari 2021.

Rencananya, kunjungan Kepala BRSDMKP Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, Prof Syarif Wijaya, pada awal Februari 2021.

Kunjungan Kepala BRSDMKP Kementrian Kelautan dan Perikanan juga sekaligus penyerahan dokumen lahan dari Pemda untuk agenda Parimo bangun Politeknik.

Baca juga: Seleksi Taruna Perikanan, DKP Parimo Gandeng Tiga Perguruan

“Lahan untuk agenda Parimo bangun Politeknik Kelautan dan Perikanan itu berada di Desa Poli Kecamatan Tinombo Selatan, secara permanen,” jelasnya.

Ia mengatakan, Pemda hanya menyiapkan lahan untuk Parimo bangun Politeknik. Sementara, bangunannya secara penuh oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, kunjungan Kepala BRSDMKP guna meninjau perdana lokasi praktek dan tempat perkuliahan mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Parimo.

“Kepala BRSDMKP kemungkinan besar datang bersama tim Pusdik KP (Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan) RI dibawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” sebutnya.

Baca juga: Kunjungi Sulteng, Mendikbud Sebut Utamakan Pemulihan

Tidak hanya itu, Kepala BRSDMKP juga akan melakukan Tabur di Tambak Udang Desa Tomoli dan Sijoli.

Sebelumnya, Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu mengatakan, dua Kampus Politeknik Kelautan Dan Perikanan berada di Desa Siney dan Poli.

Khusus Desa Poli direncanakan akan dibangun Kampus Permanen oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

“Insya Allah sesuai janji KKP ke saya, Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Parigi Moutong akan dibangun permanen oleh Kementerian KKP di Desa Poli,” tuturnya.

Baca juga: Ini Peta Potensi Tanah Longsor Sulawesi Tengah

Bupati mengatakan, untuk Kampus Diploma satu (D1) dan Diploma dua (D2) Kampusnya berada di Mosing Desa Siney.

Sedangkan, untuk Diploma III dan Diploma IV, Kementerian KKP menginginkan perkuliahannya di Kampus Desa Poli Tinombo Selatan. Nantinya, Kepala BRSDMKP akan kunjungi Parimo terkait kampus politeknik.

Salah satu tujuan Parimo bangun Politeknik untuk memberi kesempatan bagi anak daerah Kabupaten Parimo.

“Usai menamatkan studi bisa langsung bekerja di beberapa perusahaan di bidang pertambakan yang ada di Parimo,” tutupnya.

Baca juga: DPRD Pertanyakan Legalitas Kampus STIH HAM Parigi

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Disdikbud Parimo Antar Langsung Logistik Donasi Sulbar

Rencananya, Disdikbud Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, akan antar langsung logistik donasi Sulbar dari para guru, pengawas, pegawai sekolah

Disdikbud Parimo Kumpul Donasi 1 Ton Beras dan 56 Juta Rupiah

Peduli kemanusiaan untuk korban gempa Sulbar, Disdikbud Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, kumpul donasi 1 ton beras dan 56 juta rupiah.

Satu SD di Toribulu Parimo Roboh Akibat Angin Puting Beliung

Satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, roboh akibat hantaman angin puting beliung.

Disdikbud Parimo Serahkan Uang Puluhan Juta Rupiah Bantuan Kemanusiaan Sulbar

Disdikbud Parimo, Sulawesi Tengah serahkan uang tunai puluhan juta rupiah untuk bantuan kemanusiaan peduli korban gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Komunitas Guru PAUD Parimo Kumpulkan 13 Juta Rupiah Donasi

Komunitas Guru Paud tergabung Gugus Songulara Parigi, Parimo, Sulawesi Tengah, kumpulkan 13 juta Rupiah donasi kemanusiaan gempa Majene.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;