Kemendikbudristek Cetak Ratusan Buku dan Bahan Bacaan

<p>Foto: Illustrasi buku dan bahan bacaan.</p>
Foto: Illustrasi buku dan bahan bacaan.

Berita nasional, gemasulawesi– Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Bahasa, cetak buku dan bahan bacaan untuk meningkatkan literasi anak.

“Totalnya, masing-masing 120 judul buku dan 748 bahan bacaan. Digunakan untuk anak sekolah jenjang PAUD, SD, hingga tingkat SMA atau sederajat,” ungkap Kepala Badan Bahasa, E. Aminudin Aziz, di halaman resmi Kemendikbud, Rabu 23 Juni 2021.

Program telah berjalan sejak tahun 2016 itu, pada tahun 2021 pencetakan buku dan bahan bacaan literasi fokus untuk pembaca awal kelas 1,2 dan 3.

“Pola penyediaan dilakukan melalui sayembara dan sudah terpilih 63 penulis yang akan menghasilkan 75 naskah untuk jenjang PAUD (prabaca 2), SD Kelas 1 (pembaca dini), SD Kelas 2 dan 3 (pembaca awal),” tuturnya.

Selain itu, akan ada kegiatan selama empat hari bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis para penulis dan menghasilkan naskah sesuai dengan ketentuan Badan Bahasa Kemendikbudristek.

Baca juga: Buku Induk Penduduk Permudah Pendataan Warga di Parigi Moutong

Kemudian, dapat mengarahkan penulis dalam menggali dan menuangkan ide dalam menulis buku bacaan anak usia dini dan kelas awal melalui tema-tema yang telah ditentukan, yaitu keluarga dan sahabat, satwa dan tumbuhan, hobi/kegemaran, kesehatan, serta kearifan lokal/tradisi.

“Penulis yang terpilih dalam pembuatan buku literasi ini diharapkan dapat membuat buku yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya berdasarkan keinginan penulis,” sebutnya.

Baca juga: Total 17 Persen Sekolah Negeri Belum Masukkan LPJ Dana BOS

Dia berharap, ikhtiar untuk menyediakan bahan bacaan literasi anak juga dilakukan berbagai pihak. Sehingga, tiap anak di Indonesia dapat membaca tiga buku baru per tahun sesuai standar UNESCO dapat terwujud.

Untuk meningkatkan literasi pada anak perlu dibiasakan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga. Selain itu juga dengan ketersediaan pilihan buku yang ada sesusai dengan jenjang pembacanya.

Baca juga: Ratusan Siswa Parimo Putus Sekolah

Hasil dari kegiatan Gerakan Literasi Nasional (GLN), diharapkan terselesaikannya target 50% penulisan bahan bacaan literasi berkualitas juga fokus pada sasaran pembaca.

Ia menambahkan, total buku program literasi anak akan disusun berjumlah 75 bahan bacaan untuk jenjang prabaca 2, pembaca dini dan pembaca awal. (***)

Baca juga: 57 Bakal Calon Kades di Parimo Ikuti Tes Tertulis dan Wawancara

...

Artikel Terkait

wave

Disdikbud Parimo Monitoring Ujian Akhir Sekolah Tatap Muka

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, monitoring Ujian Akhir Sekolah tatap muka.

Juli Mendatang, Jadwal Pembelajaran Tatap Muka di Parigi Moutong

Dinas pendidikan dan kebudayaan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menjadwalkan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran Juli mendatang.

Tekan Pernikahan Dini, Parimo Gandeng Kemenag dan Pengadilan Agama

Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, gandeng Pengadilan Agama dan Kementerian Agama (Kemenag) cegah pernikahan dini anak dibawah umur.

KKP Segera Resmikan Pendidikan Vokasi Parigi Moutong

Dalam waktu dekat Pemda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, akan meresmikan pendidikan vokasi kelautan dan perikanan.

13 Kecamatan Lokus Pelaksanaan Stunting di Satuan Paud

Lokus pelaksanaan stunting di satuan Paud Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, dilaksanakan di sebelas kecamatan.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;