Hari Kartini, Sosiolog Sebut Calon dalam Pilkada Seharusnya Sosok yang Mampu Merespons Isu Perlindungan Perempuan

Ket. Foto: Sosiolog Menyatakan Calon yang Akan Dimunculkan dalam Pilkada Harusnya Adalah Sosok yang Mampu Merespons Isu Perlindungan Perempuan
Ket. Foto: Sosiolog Menyatakan Calon yang Akan Dimunculkan dalam Pilkada Harusnya Adalah Sosok yang Mampu Merespons Isu Perlindungan Perempuan Source: (Foto/Pinterest/@teleijo/iStock/Rawf8)

Politik, gemasulawesi – Sosiolog yang juga sekaligus akademisi Universitas Jenderal Soedirman, Dr Tri Wuryaningsih, menyatakan dikarenakan sekarang ini telah masuk tahapan Pilkada, maka seharusnya calon-calon yang akan dimunculkan dalam Pilkada adalah sosok yang mampu merespons isu perlindungan perempuan.

Selain itu, Dr Tri Wuryaningsih juga mengungkapkan jika sosok tersebut juga mampu memberikan responsnya terhadap isu-isu perlindungan anak.

Dr Tri Wuryaningsih juga menilai jika perayaan Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, 21 April 2024, adalah momentum refleksi jika masih banyak persoalan yang masih berkaitan dengan kaum perempuan dan juga dengan anak-anak.

Baca Juga:
Soroti Banyaknya Amicus Curiae, Anies Baswedan Ungkap Berencana Hadir di Sidang Putusan MK bersama Cak Imin

Menurut Tri, jika sosok yang seperti itu dimunculkan, persoalan-persoalan kaum perempuan dan anak dapat diberikan penanganan yang baik dari waktu ke waktu.

Dia juga mengungkapkan jika masalah keterwakilan perempuan hingga saat ini masih menjadi PR atau pekerjaan rumah.

Hal tersebut, menurut Tri Wuryaningsih, disebabkan salah satu komposit indeks pembangunan gender adalah perempuan yang berada di lembaga manajerial, yang merupakan lembaga-lembaga yang memang kemudian memiliki kewenangan untuk membuat dan menghasikan keputusan.

Baca Juga:
Pastikan Area Gedung Steril, MK Hanya Akan Mengundang Pihak yang Terlibat saat Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

“Sejujurnya, Kabupaten Banyumas kalah dengan Cilacap dan Purbalingga mengenai hal tersebut, sehingga ini juga menjadi pekerjaan rumah,” katanya.

Tri Wuryaningsih yang juga adalah pemerhati masalah gender dan anak menyampaikan jika sumbangan pendapatan perempuan untuk keluarga juga jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan laki-laki.

“Hal itu mengartikan kontribusi ekonomi perempuan untuk pendapatan keluarga juga masih rendah,” terangnya.

Baca Juga:
Optimis Putusan MK Tidak Mengubah Hasil Pilpres, Khofifah Indar Parawansa Yakin Prabowo Subianto Akan Menang Pemilu

Tri memaparkan jika itu berdasarkan data dari BPS.

“PR lain yang juga harus dijadikan perhatian adalah mengenai banyaknya perempuan yang menjadi korban HIV/AIDS,” ucapnya.

Dia menambahkan jika itu termasuk dengan persoalan stunting.

Baca Juga:
Disarankan Segera Membentuk Koalisi, PKS Sebut SK untuk Imam Budi Hartono Sebagai Calon Wali Kota Depok di Pilkada 2024 Telah Turun

“Dengan perayaan Hari Kartini yang jatuh di tengah persiapan Pilkada 2024, maka adalah momen yang tepat untuk mencari kepala daerah yang mampu merespons sejumlah isu tersebut,” jelasnya.

Tri Wuryaningsih menegaskan jika ini bukan hanya Pilkada di Kabupaten Banyumas saja, namun, juga Pilkada di seluruh wilayah Indonesia. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Mengenai Isu Jokowi Akan Bergabung, DPD Golkar Jateng Sebut Airlangga Telah Menyampaikan Jika Presiden Adalah Milik Semua Partai

DPD Partai Golkar Jateng menyebutkan jika Airlangga telah menyampaikan Presiden Jokowi adalah milik semua partai.

PKS Sebut Anies Baswedan Menjadi Salah Satu Nama yang Berpotensi Diusung dalam Pilkada, PKB Akui Setiap Partai Memiliki Pertimbangan Sendiri

Mengenai nama Anies Baswedan yang dilirik menjadi cagub Jakarta oleh PKS, PKB menyatakan setiap partai mempunyai pertimbangannya sendiri.

Terkait Putusan MK Mengenai Hasil Sengketa Pilpres 2024, Pengamat Tegaskan Harus Didasarkan pada Data dan Fakta yang Konkret

Pengamat menyampaikan jika putusan MK mengenai hasil sengketa Pilpres 2024 harus didasarkan pada data dan juga fakta yang konkret.

Terkait Rencana Pertemuan Prabowo dengan Megawati, Ketua Umum Projo Akui Inginkan Seluruh Pihak Dapat Kembali Rukun

Ketua Umum Projo menyatakan dia menginginkan semua pihak yang bersengketa di Pilpres tahun 2024 untuk dapat kembali rukun.

Soroti Dukungan Masyarakat Indonesia di Pemilu, Prabowo Subianto Dikabarkan Menerima Telepon dari Presiden Korea Selatan

Prabowo Subianto dikabarkan menerima telepon dari Presiden Korea Selatan yang menyoroti dukungan masyarakat RI di Pilpres.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;