Terkait Putusan MA, KPU Disebutkan Dapat Terjebak Kepentingan Politik Pragmatis Jika Memasukkannya di Revisi PKPU

Ket. Foto: KPU Disebutkan Dapat Terjebak Kepentingan Politik Pragmatis Jika Memasukkan Putusan MA di Revisi PKPU
Ket. Foto: KPU Disebutkan Dapat Terjebak Kepentingan Politik Pragmatis Jika Memasukkan Putusan MA di Revisi PKPU Source: (Foto/Instagram/@kpu_ri)

Politik, gemasulawesi – Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership atau DEEP Indonesia, Neni Nur Hayati, menyatakan jika KPU mengikuti putusan MA yang berkaitan dengan perubahan syarat usia calon kepala daerah, maka KPU dapat terjebak kepentingan politik pragmatis.

Selain itu, menurut Neni Nur Hayati, juga akan menyebabkan hilangnya indepedensi KPu dan imparsialitas penyelenggara Pemilu.

Dalam keterangannya hari ini, 4 Juni 2024, Neni Nur Hayati mengatakan jika KPU tetap mengacu kepada putusan MA, maka hal tersebut dapat memicu iklim kompetisi yang kurang sehat diantara para peserta Pilkada serentak tahun 2024.

Baca Juga:
Penunjukan Sejumlah Petinggi Gerindra di Tim Gugus Tugas Sinkronisasi, Demokrat Yakin Telah Dibicarakan Prabowo dengan Ketum Parpol KIM

Dia menambahkan jika telah seperti ini, tentunya akan menjadi preseden buruk dalam demokrasi lokal yang saat ini sedang berlangsung.

Dia menegaskan jika Indonesia adalah negara hukum, sehingga kepastian dan regulasi hukum yang tersedia sejak awal menjadi hal yang sangat krusial untuk KPU melakukannya.

Sebelumnya, Suharto, menyatakan cepatnya proses pengabulan gugatan yang hanya memakan waktu 3 hari tersebut sebagaimana asas ideal sebuah lembaga peradilan.

Baca Juga:
Mengenai Putusan MA, Pengamat Ungkap Diduga Telah Disiapkan Sejak Lama untuk Memberi Jalan Kaesang Pangarep di Pilkada 2024

“Asasnya Pengadilan dilakukan dengan sederhana, biaya ringan dan cepat,” katanya.

Di sisi lain, Koordinator Penyelenggara Pemilu KPU, Idham Holik, menerangkan jika KPU akan mengadakan rapat internal setelah putusan MA yang mengubah penghitungan batas usia calon kepala daerah terbit.

Diketahui jika putusan tersebut telah diunggah di lama MA dengan status berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga:
Bangga dan Mendukung Penuh, SBY Sebut Pidato Prabowo Terkait Gaza Menunjukkan Keteguhan Sikap dari Pemimpin Indonesia

Dalam pernyataannya, Idham menyebutkan KPU akan melakukan pengkajian dan juga merapatkannya.

“Saya telah melaporkan putusan MA ke Ketua KPU, Hasyim Asy’ari,” ujarnya.

Menurutnya, KPU yakin pembentuk UU juga sangat paham jika putusan MA mempunyai kekuatan hukum yang mengikat dan final.

Baca Juga:
PAN Usulkan Zita Anjani Maju Sebagai Cawagub Jakarta, PKS Tegaskan Masih Belum Menetapkan Sosok yang Akan Diusung

Namun, Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, menolak berkomentar mengenai putusan MA tersebut.

“Saya masih belum komentar,” ungkapnya.

Di sisi lain, pakar hukum tata negara yang juga dosen STHI (Sekolah Tinggi Hukum Indonesia) Jentera, Bivitri Susanti, menyatakan pertimbangan hukum untuk putusan MA sangat dangkal.

Baca Juga:
Mengenai Pilkada Jakarta, PKB Ungkap Kemungkinan Bertemu dengan Anies Baswedan Pekan Depan

Dia mengatakan jika sejumlah indikasi dari dangkalnya putusan MA adalah mengacu pada UUD 1945.

“Seharusnya tidak dilakukan oleh Mahkamah Agung dalam kewenangannya melakukan uji materi perundang-undangan di bawah UU,” terangnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Situasi Keamanan Masih Relatif Dinamis, Hadi Tjahjanto Sebut Penyelenggaraan Pilkada di Papua Perlu Menjadi Perhatian Khusus

Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pilkada di Papua perlu menjadi perhatian khusus.

Sistem Rekrutmen Akan Diperketat PDI P, Ganjar Pranowo Sebut Itu Adalah Cara Paling Fair Jika Ingin Mendapatkan Anggota Baru yang Lebih Baik

Ganjar Pranowo menyampaikan pengetatan sistem rekrutmen oleh PDI P adalah cara paling fair untuk mendapatkan anggota baru yang lebih baik.

Terkait Pilkada Sumut, Ahok Akui Telah Berkomunikasi dengan Politisi dan Ketua DPP PDI P Sumatera Utara

Ahok menyampaikan telah berkomunikasi dengan politisi dan Ketua DPP PDI P Sumatera Utara Mengenai Pilkada Sumut.

Sebelum Diputuskan, PKS Masih Akan Membahas Usulan DPTW yang Mengusung Anies Baswedan Sebagai Bakal Calon Gubernur di Jakarta

PKS masih akan membahas usulan DPTW yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jakarta.

PDI P Akan Membuka Rakernas V, Presiden Jokowi Dikabarkan Berada di Yogyakarta untuk Melakukan Kegiatan Internal

Presiden Jokowi berada di Yogyakarta untuk melakukan kegiatan internal saat PDI P akan membuka Rakernas V di Jakarta.

Berita Terkini

wave

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret


See All
; ;