IKAPTK Sulawesi Tengah Bagikan Ratusan Masker dan Nasi Dos

waktu baca 2 menit
SUmber Foto/Humas Protokol Setda Prov. Sulteng.

tengah, gemasulawesi.comIkatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan atau IKAPTK Sulawesi Tengah (Sulteng) bagikan ratusan masker serta nasi dos gratis kepada warga yang kurang mampu.

“Yang menjadi target utama pembagian masker dan paket nasi dos ini adalah para pengojek online serta mereka yang tergolong prasejahtera,” ungkap Ketua IKAPTK Hj. Derry B. Djanggola, Jumat 17 April 2020.

Ia melanjutkan, lokasi utama yang menjadi sasaran yakni ratusan pengojek online serta masyarakat prasejahtera yang mangkal di seputaran jalan Dr. Sutomo Kota .

Kegiatan IKAPTK bagikan ratusan masker kata dia, sebagai rangkaian peringatan HUT Provinsi yang ke-56.

“Pembagian masker dimaksudkan sebagai salah satu langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” jelasnya.

Selain itu lanjut dia, sebagai bentuk keprihatinan atas efek yang ditimbulkan dari penyebaran virus corona. Jadi, warga diharapkan untuk berdiam diri di rumah masing-masing.

Baca juga: Wali Kota Palu Arahkan Percepatan Pencairan Dana Stimulan

Sementara itu, Wakil Ketua IKAPTK yang juga Sekretaris Daerah Provinsi , H.Moh.Hidayat Lamakarate berharap semakin banyak komunitas dan kalangan pemerintah daerah yang peduli serta mau berbagi dengan masyarakat umum terutama yang terdampak dari mewabahnya virus corona.

“Saya prihatin atas efek yang ditimbulkan dari virus corona terutama bagi mereka yang terpaksa tidak dapat bekerja,” tuturnya.

Selanjutnya rombongan tim IKAPTK menyasar ke beberapa ruas jalan lainnya di Kota dan berakhir di Jl. Balaikota tepatnya di Lapangan Vatulemo.

Di Lapangan Vatulemo, kembali tim IKAPTK membagikan masker dan nasi dos kepada puluhan petugas padat karya, petugas armada persampahan serta pemulung.

Ikut hadir pada kesempatan itu, para pengurus IKAPTK . Diantaranya Kepala Dinas Sosial, H.Ridwan Mumu, Kepala Dinas Perhubungan Sisliandy, Karo Bina Adm. Kewilayahan Daerah dan Pemerintahan Arfan.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan di beberapa daerah. Khusus di Parigi Moutong, Anleg DPRD dari Partai Gerindra, Faisan Badja juga membagikan masker kepada pedagang pasar dan ojek online.

“Mereka pedagang pasar dan ojek online sangat rentan terpapar corona. Karena aktivitas mereka yang sering bertemu dengan orang banyak. Sehingga pemakaian masker dan physical distancing wajib dilakukan,” tutupnya.

Baca juga: Transmisi Lokal Jadi Penyebar Corona di Sulawesi Tengah, Waspada!

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.