IPB dan Pemda Parigi Moutong Kerjasama Inovasi Gula Sagu

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu tinjau pelatihan gula sagu. (Foto/Prokopim Parigi Moutong)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, kerjasama kembangkan inovasi gula berbahan dasar sagu dengan melatih kelompok usaha Mikro Kecil dan menengah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Sofiana, saat ditemui Rabu 21 September 2022.

“Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan inovasi bagi UMKM, karena sagu tidak hanya sebagai pangan pengganti nasi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk lain,” ucap Sofiana.

Ia mengatakan, kerjasama guna menciptakan produk gula dengan berbahan dasar sagu ini merupakan upaya pemerintah Memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok bisnis, untuk menciptakan produk inovasi yang bernilai ekonomis.

Ia menjelaskan stok sagu di daerah Parigi Moutong masih banyak, jadi selain gula cair juga sangat potensial untuk dijadikan produk olahan.

Ia mengakui, pengelolaan sagu yang dilakukan warga sejak lama memproduksi makanan olahan tradisional berupa kue bagea berbahan dasar sagu yang juga menjadi salah satu makanan khas daerah.

Baca: Bea Cukai Kendari Musnahkan Barang Ilegal Bernilai Miliaran

Sofiana menjelaskan, saat ini, UMKM perlu melakukan pengembangan produk. Agar produk dapat bersaing di pasar, diperlukan inovasi. Di satu sisi, daerah memiliki ketersediaan bahan baku yang cukup, sayang jika tidak dimanfaatkan secara optimal.

Ia menambahkan, pelatihan ini diikuti oleh sekitar 45 peserta dari Kelompok Pengelola Sagu yang terdiri dari 20 rombongan dari Desa Maninili Utara, Kecamatan Tinombo Selatan dan 25 orang dari Desa Poli, Kecamatan Tinombo Selatan dan berbagai desa di Kecamatan Ampibabo.

“Bertindak sebagai pembimbing salah satu Guru Besar Fakultas Pertanian IPB, Muhamad Hakim Buntoro, untuk memperkuat UMKM yang fokus pada pengelolaan komoditas tersebut,” tutupnya. (*/Ikh)

Baca: Harga Telur Ayam Ras Rp30.400/Kg, Mendag Zulkifli Hasan: Turun 3,18%

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.