Jadi Pelaku Penipuan Hingga lakukan Penggelapan Mobil Rental, Saudara Kembar Rihana Rihani Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka: Kini Pelaku Jadi Buronan Polisi

<p>Ket Foto: Saudara kembar pelaku penipuan, Rihana Rihani kini ditetapkan jadi tersangka (Foto/Twitter/@mazzini_gsp)</p>
Ket Foto: Saudara kembar pelaku penipuan, Rihana Rihani kini ditetapkan jadi tersangka (Foto/Twitter/@mazzini_gsp)

Nasional, gemasulawesi – Usai viralnya kasus penipuan pre-order yang dilakukan saudara kembar yakni Rihana Rihani yang merugikan para korbannya hingga Rp.35 miliar, kini kepolisian tetapkan menjadi tersangka.

Tak hanya lakukan penipuan, diketahui saudara kembar tersebut telah menggelapkan sebuah mobil rental hingga kini kepolisian putuskan Rihana Rihani menjadi tersangka.

Kombes Pol Hengki Haryadi, Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat, 9 Juni 2023 menyatakan saudara kembar pelaku penipuan hingga lakukan penggelapan tersebut telah menjadi tersangka yang kini menjadi buronan polisi.

Baca:Seorang yang Mengaku Mantan Karyawan Pelaku Penipuan Saudara Kembar Rihana Rihani Sebut Tak Dapat Gaji 2 Bulan Hingga Habiskan Tabungan untuk Biaya Pengobatan

“Kalau di Polda, Rihana Rihani sudah ditetapkan jadi tersangka,” tuturnya pada wartawan.

Hengki pun kembali menyampaikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya sedang dalam tahap pencarian kedua tersangka tersebut dan telah Bersiap untuk melakukan penangkapan.

“Tidak usah dipanggil, langsung kami tangkap,” jelasnya yang dikutip gemasulawesi pada Sabtu,10 Juni 2023.

Baca:Presiden Anugerahkan Bintang Jasa kepada Tenaga Kesehatan Gugur Tangani Covid19

Rihana Rihani, saudara kembar yang viral usai sebuah akun Instagram yang menampung laporan informasi korban penipuan dengan nama @kasusiphonesikembar yang turut diteruskan oleh akun Twitter @mazzini_gsp.

Dalam kasus ini, para korban penipuan pre-order iPhone pun mengaku telah jika kerugian ditotalkan dapat mendapat Rp.35 miliar.

Melalui penjelasan kepolisian berdasarkan laporan para korban, modus yang dilakukan yakni para korban menyetorkan sejumlah uang untuk membeli handphone iPhone.

Baca:Kembaran Suzuki Carry Pikap dengan Boks Unik Siap Menjadi Milikmu dengan Harga Terjangkau Rp 190 Jutaan

Namun dalam penjelasan Ipda Galih Dwi Nuryanto, Kasie Humas Polres Tangerang Selatan, para pelaku pun tidak mengirimkan handphone tersebut bahkan mengembalikan uang yang telah diterimanya.

“Pelaku menjual iPhone kepada korban sebagai reseller, usai menerima sejumlah uang pembayaran, pelaku berjanji akan menyerahkan barang yang sudah dibeli dalam jangka waktu yang sudah disepakati,” jelasnya pada Rabu, 7 Juni 2023.

“Tetapi sampai batas waktu yang dijanjikan barangnya tidak diberikan. Lalu saat para korban memintai uang untuk dikembalikan, pelaku tidak mengembalikannya,” sambungnya.

Baca:Masih Berlanjut, Kini Polisi Dapatkan Laporan Korban Baru Atas Kasus Penipuan Penjualan Tiket Konser Coldplay: Diduga Pelaku Berkelompok dan Berlokasikan di Sulawesi Selatan

Di samping itu, saudara kembar pelaku penipuan tersebut pun diketahui juga melakukan penggelapan mobil rental.

“Dalam laporan korban pada 15 Januari 2023 di Polsek Kebayoran Baru, benar ada penggelapan mobil rental yang diduga dilakukan oleh si kembar pelaku penipuan,” tutur Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno pada Kamis, 8 Juni 2023.

IR, korban pemilik mobil rental melaporkan dugaan penggelapan mobil rental, dimana pelaku Rihana beralasan kepada pemilik mobil, bahwa mobil tersebut dititipkan.

Baca:Cek Modus yang Beredar, Penipuan Surat E-Tilang Marak Lewat Media Online

Tetapi sampai kasus penipuan yang menjerat para pelaku atas kasus penipuan pre-order iPhone, mobil tersebut belum dikembalikan dan diduga telah digelapkan.

“Jadi korban pemilik mobil alasan kalau mobilnya dititipkan. Pemilik mobil pun melapor dan dibalas oleh telapor yang diduga si Rihana,” sambungnya yang dikutip dalam PMJNews pada Sabtu, 10 Mei 2023.

Diketahui pula saat ini, sudah terdapat 13 laporan yang didapatkan pihak kepolisian atas pelaku penipuan, saudara kembar Rihana Rihani.

Baca:Disangka Penipu, Driver Ojol Ini Laporkan Oknum Satpam Usai Lehernya di Borgol: Yang Jelas Saya Dirugikan, Ibarat Saya Hanya Sampaikan Pesan Saja

“Ada beberapa laporan polisi, ada 13 laporan. Kini akan klasifikasikan satu-satu,” pungkasnya.

Usai beredarnya isu penipuan yang dilakukan saudara kembar yang disebutkan bertempat tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan.

Kini dikabarkan kedua pelaku penipuan tersebut berada di Surabaya, Jawa Timur. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Aktivis PMII Jadi Perhatian di Medsos Usai Lakukan Aksi Menyiram Pejabat di Kediri dengan Embel-embel Air Doa, Netizen: Untung Mahasiswa, Coba Kalau Dukun Pasti Pakai Semburan

Viral di media sosial, seorang aktivis PMII menjadi viral usai melakukan aksi menyiram pejabat di Kediri dengan embel-embel air doa.

Perjalanan Cuaca Tangerang pada 10 Juni 2023: Pagi Cerah Berawan Menuju Malam yang Misterius

Wilayah Tangerang akan menyambut pagi hari dengan cuaca yang cerah yang tidak akan mengganggu aktivitas di pagi hari.

Bandung Menawarkan Kejutan Cuaca pada 10 Juni 2023: Disambut dengan Cuaca Pagi yang Cerah

Tidak ada guyuran hujan untuk wilayah Bandung pada 10 Juni 2023, hal ini tentunya akan menjadi kabar baik bagi para wisatawan.

Perkiraan Cuaca Yogyakarta 10 Juni 2023: Bersiaplah untuk Hari yang Penuh Keindahan dan Keseruan

Para wisatawan yang ingin mengunjungi Yogyakarta pada 10 Juni 2023 akan merassa gembira karena cuaca Yogyakarta pada hari tersebut sangat bersahabat.

Antara Mendung dan Hujan: Prakiraan Cuaca Semarang Menunjukkan Kewaspadaan pada 10 Juni 2023

Pada 10 Juni 2023 cuaca Semarang akan berawan seharian, masyarakat perlu waspada akan hadirnya hujan yang tiba-tiba.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;