Jadi Penyangga Pangan IKN, Sulawesi Tengah Bersihkan Lahan

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Sejumlah petani bercocok tanam persiapan penyangga pangan IKN (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Jadi penyangga kebutuhan pangan IKN, Pemerintah provinsi Sulawesi Tengah, gencarkan landclearing atau bersihkan lahan Kawasan pangan nusantara di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala.

Hal itu diungkapkan tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah M Ridha Saleh, di Palu Sabtu 06 Agustus 2022.

“Pembersihan lahan terus dilakukan, saat ini enam hektar telah dibersihkan dan diharapkan akan mencapai 50 hektar pada akhir Agustus dan 100 hektar pada September,” ucap Ahli Gubernur Sulawesi Tengah M. Ridha Saleh di Palu, Sabtu 06 Agustus 2022.

Ridha Saleh menyebutkan, total luas kawasan pangan Nusantara Donggala adalah 1.163 hektar yang merupakan pusat pengembangan pangan penyangga IKN.

Ia juga menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini telah membuka Kantor Penghubung Percepatan Pembangunan Kawasan Pangan di Desa Talaga, Kabupaten Dampelas, Sulawesi Tengah, yang bertujuan untuk merespon cepat saran dan masukan masyarakat.

Selain itu, kata dia, Pemprov Sulawesi Tengah telah membuka jalan menuju zona nol pangan nusantara.

“Panjang jalan yang dibuka 12 kilometer. Saat ini sedang dalam tahap pengerasan,” ungkap M Ridha Saleh.

Edang sapaan akrab M Ridha Saleh yang juga anggota Komnas HAM mengatakan, Pemprov Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Pusat termasuk Kementerian PUPR akan segera memanfaatkan teknologi air pertanian.

Baca: Dukung Kendaraan Listrik, PLN Operasikan SPKLU di Parepare

Ia mengatakan, Gubernur Sulawesi Tengah bersama Kementerian PUPR khususnya Sumber Daya Air telah meninjau lokasi kawasan pangan. Air pertanian diolah dengan teknologi dan sistem irigasi modern.

Ia menjelaskan, Pemprov Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura telah menyiapkan benih jagung untuk ditanam di lahan seluas 200 hektare di kawasan pangan nusantara.

“Perusahaan membutuhkan lahan seluas 50 hektar guna mengembangkan buah,” ucap Edang. (*/Ikh)

Baca: Buat Brudel Cake Dengan Kualitas Rasa Terbaik Dari Rumah

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.