Jual Amunisi ke KKB, Kapolda Papua Pastikan Berikan Sanksi Tegas

<p>(Foto Istimewa)</p>
(Foto Istimewa)

Berita Hukum, gemasulawesi – Jual beli amunisi dan senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Polisi Mathius D. Fakhiri mengingatkan kepada seluruh anggotanya, akan beri sanksi tegas kepada anggota yang terlibat jual beli amunisi dengan jaringan KKB di sejumlah wilayah Papua.

Sebab, anggota yang kedapatan membeli dan menjual amunisi dan senjata api akan langsung diproses hukum dan tidak ada pengampunan.

“Kami ingatkan anggota yang nakal. Ada aturan di Polri dan TNI bagi yang terlibat jual beli senjata dan amunisi, tentu hukumnya akan ditaati,” ucap Fakhiri usai kegiatan Bhakti Kesehatan di RS Bhayangkara, Kepolisian Daerah Papua, Jumat 17 Juni 2022.

Fakhiri mengatakan, Polri dan TNI selalu bekerja sama untuk menjaga secara ketat pembelian dan penjualan senjata api dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Baca: Sukseskan Pilpres 2024, Gerindra-PKB Sepakat Berkoalisi

Ia menambahkan, pihaknya akan menindak afiliasinya yang melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan di unit atau lembaga masing-masing, dan akan diproses secara hukum.

Sementara itu, Kabid Papua Propam Kombes, Pol. Gustav R. Urbinas mengatakan pihak Propam Polda Papua akan menindak anggota Polri, khususnya di wilayah Polda Papua, yang melakukan pelanggaran baik dalam kasus-kasus besar maupun kecil.

“Untuk prosedur penuntutan pidana, tentunya bagi anggota Polri yang menyalahgunakan kekuasaan atau melakukan tindak pidana, misalnya jual beli amunisi atau perkara-perkara besar lainnya, ditetapkan tindakan penindakan yang akan dilakukan baik yang berkaitan dengan hukum profesi. pelanggaran umum dan internal Peraturan kepolisian itu sendiri, yang harus diikuti baik dengan memeriksa kode etik, maupun disiplin polisi. Setelah itu, pihak yang bersangkutan menerima keputusan Inkrach dari pengadilan negeri atas pelanggaran yang dilakukan,” jelasnya. (*Ikh)

Baca: Peringatan Dini BMKG: Sulawesi Tengah Waspada Hujan Disertai Petir

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Anggota Brimob Papua Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

Anggota Brimob Bernama Diego Rumaropen meninggal dunia tewas di bacok orang tak dikenal (OTK), di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua

Diduga Bermasalah, Inspektorat Parigi Moutong Bidik Puluhan Desa

Diduga Bermasalah, puluhan desa dan Kepala Desa yang telah usai jabatannya kini dalam bidikan pemeriksaan Inspektorat Parigi Moutong

Puluhan Pelaku Kriminal Ditangkap, Ini Kasus Dominan di Parigi Moutong

Puluhan pelaku kriminal ditangkap, Kepala Polisi Resort Parigi Moutong, mengungkap puluhan pelaku kasus tindak pidana beserta barang bukti

50 Kendaraan Terjaring Razia Operasi Patuh Tinombala Parigi Moutong

50 kendaraan terjaring razia dalam operasi patuh tinombala yang digelar di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi

Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Kota Palu Dibekuk Polisi

Terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu dibekuk oleh petugas Kepolisian Resor Kota Palu (Polresta), Provinsi Sulawesi Tengah

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;