Kejati Sulawesi Selatan Periksa Ratusan Personel Satpol PP

<p>Ket Foto Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan</p>
Ket Foto Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, melakukan pemeriksaan kepada ratusan personel Satpol PP, terkait kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana tunjangan operasional Satpol PP di 14 Kecamatan se- Kota Makassar pada tahun 2017-2020.

Kepala Seksi Penyidik (Kasidik) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Andi Faik Wana Hamzah mengatakan, sedikitnya 800 personel Satpol PP akan diperiksa.

“Ada sekitar 800 saksi yang diperiksa,” ucap Andi, Senin 8 Agustus 2022.

Andi mengatakan, dugaan korupsi penyalahgunaan dana tunjangan operasional Satpol PP berpotensi menimbulkan kerugian negara, sehingga penyelidikan perlu dilakukan.

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap Satpol PP, tetapi juga terhadap pihak lain.

“Saksinya banyak sekali. Ada hampir 700 pegawai dan honorer. Itu tidak datang dari pihak lain, bahkan kecamatan, dan baru diperiksa sebulan lebih,” ucap Andi.

Andi Faik marah karena diduga ada orang yang menghalangi proses penyidikan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Kasus ini bermula saat penyidik menemukan bahwa antara tahun 2017 hingga 2020 terdapat bukti penyalahgunaan dana untuk tunjangan operasional Satpol PP di 14 kecamatan di kota Makassar.

Baca: Kasus Pungli BPN Palu, Kejati Sudah Punya Calon Tersangka

Modus tersebut dilakukan dengan mengumpulkan dan mengatur lokasi personel pelayanan Satpol PP di 14 kecamatan.

Penyidik kemudian menemukan beberapa nama petugas Satpol PP yang ditempatkan di seluruh kecamatan Makassar tidak pernah melaksanakan tugasnya.

Pencairan dana honorium tetap dibayarkan, tetapi penerimanya adalah pejabat yang tidak berwenang untuk menerima dana itu.

Akibatnya, ditengarai telah merusak APBD Kota Makassar dari tahun 2017 hingga 2020. (*/Ikh)

Baca: Puluhan Bintara di Jambi Diduga Dianiaya Senior

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Petani Kesulitan Dapatkan Benih Padi Pasca Banjir di Desa Torue

Petani di dua Kecamatan Desa Torue dan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, kesulitan dapatkan benih padi pasca

Air Bersih Masih Jadi Keluhan Warga Desa Torue

Air masih menjadi keluhan yang menjadi kebutuhan Warga Desa Torue, dampak dari banjir bandang pada Kamis 28 Juli 2022

Banjir Terjang Dua Desa di Bolaang Mongondow Selatan

Banjir terjang dua Desa di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, pada Sabtu 06 Agustus 2022, BPBD setempat

Petani Kakao di Luwu Timur Inginkan Harga Kakao Membaik

Petani kakao di Kawasan Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, inginkan agar harga kakao segera membaik sseiring dengan pemulihan

Operasi Pencarian Korban Banjir di Desa Torue Ditutup

Operasi pencarian korban banjir di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu 06 Agustus 2022

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;