Kasus Pungli BPN Palu, Kejati Sudah Punya Calon Tersangka

<p>Ket Foto: Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi tengah saat melakukan penggeledahan di kantor BPN Kota Palu beberapa waktu lalu. (Foto/Humas Kejati Sulteng)</p>
Ket Foto: Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi tengah saat melakukan penggeledahan di kantor BPN Kota Palu beberapa waktu lalu. (Foto/Humas Kejati Sulteng)

Berita Palu, Gemasulawesi – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka kasus pungutan liar (Pungli) di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palu.

“Dalam waktu dekat ada penetapan tersangka di BPN Kota Palu terkait kasus pungli, calon tersangka sudah ada, saat ini masih penyidikan,” ungkap Kasi Penkum Kejati Sulteng Reza Hidayat, Selasa 9 Agustus 2022.

Kata Reza, pihaknya belum bisa menyebutkan  berapa jumlah tersangka pada kasus tersebut, karena masih menunggu hasil gelar perkara.

“Nanti kita sampaikan, sekarang masih menunggu hasil gelar perkara,” katanya.

Sebelumnya, saat mencium dugaan kasus korupsi pungutan liar di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Palu. Penyidik Kejati Sulteng menggeledah Kantor Pertanahan Kota Palu, pada Rabu 27 Juli 2022.

Penggeledahan Kantor Pertanahan Kota Palu oleh Penyidik Kejati Sulteng dilaporkan berlangsung selama 7 jam.

Baca: Saber Pungli Parigi Moutong Lakukan Sosialisasi ke 58 Desa

Dari hasil penggeledahan, penyidik Kejati Sulteng terlihat membawa 1 box plastik besar berisikan sejumlah dokumen, uang dan barang bukti lainnya yang disita.

Kajati Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy melalui Kasi Penkum Kejati Sulteng, Reza Hidayat menyampaikan, penggeledahan dan penyitaan dilakukan dalam rangka membuat terang tindak pidana serta untuk mencari bukti permulaan yang cukup.

Baca: Polres: Tidak Ada Premanisme dan Pungli Terorganisir di Parigi Moutong

Sehingga, dengan bukti permulaan yang cukup tersebut penyidik dapat menentukan sikap siapa tersangka yang tepat untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang disangkakan.

“Dan saya telah berpesan secara khusus kepada penyidik yang melakukan penggeledahan dan penyitaan agar tindakan mereka jangan sampai mengganggu jalannya pelayanan publik di Kantor Pertanahan Kota Palu,” jelasnya.(*/Aj)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Baca: Polisi Minta Warga Bantu Berantas Praktek Pungli di Sulawesi Tengah

...

Artikel Terkait

wave

Supir Pamer Alat Kelamin ke Penumpang Wanita di Manado

Supir taksi online berinisial Z di Kota Manado, Sulawesi Utara, diamankan polisi lantaran pamer alat kelamin kepada penumpang Wanita inisial

Ketua RT Bawa Kabur Anak Gadis Warganya di Bone

Polisi amankan Ketua RT di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan lantaran bawa kabur anak gadis inisial IS 16 tahun yang juga

Polri Bakal Umumkan Tersangka Baru Penembakan Brigadir J

Kepolisian Negeri Republik Indonesia (Polri) bakal mengumumkan tersangka baru, terkait kasus penembakan Brigadir J

Dugaan Penyalahgunaan Dana PT BPST Dilaporkan ke Polisi

Pengurus PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan dana perusahaan sebesar 1,7 miliar.

Empat Bulan Terakhir, Polresta Palu Ungkap Lima Kasus Narkotika

Empat bulan terakhir terhitung mulai April hingga Juli 2022 , Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu, mengungkap lima kasus narkotika

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;