Kementerian Keuangan dan PPATK Sepakat Cegah Pencucian Uang dan Dana Terorisme

<p>Foto: Menkeu, Sri Mulyani.<br />
Kementerian Keuangan dan PPATK Sepakat Cegah Pencucian Uang dan Dana Terorisme.</p>
Foto: Menkeu, Sri Mulyani. Kementerian Keuangan dan PPATK Sepakat Cegah Pencucian Uang dan Dana Terorisme.

GemasulawesiKementerian Keuangan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jumat, 22 Oktober 2021 menandatangani nota kesepahaman dalam rangka mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kerja sama dengan PPATK agar Indonesia bisa masuk sebagai anggota penuh Financial Action Task Force (FATF).

Jika Indonesia bisa masuk keanggotaan penuh FATF,  bisa ikut menerapkan aturan-aturan tindak pidana uang internasional dan pendanaan terorisme global.

Baca juga: Parimo Kampanye Gerakan “Ayo Pakai Masker dan Cuci Tangan”

“FATF ini forum kerja sama antarnegara yang bertujuan  menetapkan standar global, rezim anti pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta hal-hal juga yang menyangkut pencucian uang dan pendanaan terorisme ini yang berpotensi mengancam sistem keuangan internasional,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Kementerian Keuangan dan PPATK secara virtual, Jumat.

Menurut Sri Mulyani, untuk menjadi anggota penuh FATF perlu ada kesiapan nasional dari seluruh lembaga.

Sekarang ini, katanya, Indonesia masih menjadi anggota observer FATF atau masih menjadi pengamat.

Menurut Sri Mulyani, menjadi anggota FATF itu penting bagi Indonesia karena berpengaruh dalam meningkatkan persepsi positif sistem keuangan dan perekonomian nasional.

“Tentu juta meningkatkan rasa percaya atau confidence serta trust dalam bisnis internasional dan iklim investasi di Indonesia,” katanya tegas.

Indonesia adalah satu-satunya negara G20 yang belum menjadi FATF secara penuh.

Menurut Sri Mulyati, Indonesia layak untuk berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan-kebijakan global strategis yang tentu menentukan sistem keuangan internasional.

Sri Mulyani berharap kerja sama dengan PPATK yang semakin dikuatkan bisa menunjang RI masuk keanggotaan penuh di FATF.

Agar Indonesia bisa meningkatkan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT).

“Saya berharap dengan nota kesepahaman ini yang akan ditandatangani dua institusi Kementerian Keuangan dan PPATK di dalam rangka kita bersama untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme dapat dimanfaatkan secara maksimal, oleh kedua institusi dan seluruh jajarannya,” katanya. (****)

Baca juga: Pemprov, Kejati dan Pemkot Palu Kerjasama Perbaiki Tata Kelola Aset Daerah

...

Artikel Terkait

wave

Menteri Bahlil Lahadalia Siap Kawal Perusahaan Belanda Investasi Pala di Fakfak

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bertemu CEO Verstegen, perusahaan asal Belanda berencana investasi pala di Fakfak.

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel: Kredit Macet di Bawah Rp10 Juta Sebaiknya Diputihkan

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengusulkan kepada pemerintah agar memutihkan kredit macet usaha mikro di bawah Rp10 juta.

Bahlil Dorong Volkswagen Bangun Industri Bahan Baku Baterai Listrik

Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia dorong Volkswagen, untuk membangun industri bahan baku baterai kendaraan listrik di Indonesia.

PPN Bakal Naik Jadi 11 Persen, Harga Makanan dan Minuman Olahan Ikut Naik

Pemerintah akan menaikkan tarif PPN 1 April 2022, dari sebelumnya 10% menjadi 11%, berimbas kenaikan harga jual makanan dan minuman olahan.

Menteri KKP Dukung Pembangunan Lumbung Rumput Laut di Maluku Tenggara

Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan mendukung Maluku Tenggara menjadi kawasan industri seaweed estate atau lumbung rumput laut.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;