Kementerian PUPR Bangun Jalan Lingkar Kota Kendari

<p>Foto: jalan lingkar kendari, Sultra.</p>
Foto: jalan lingkar kendari, Sultra.

Berita nasional, gemasulawesi– Dalam meningkatkan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan, KemenPUPR tengah membangun Jalan Lingkar Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang 33 kilometer.

“Hal ini merupakan upaya untuk terus meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, disamping pembangunan jalan tol,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari laman Kementerian PUPR, Rabu 30 Juni 2021.

Diharapkan pemerintah dapat memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pada pengendara, dalam peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” tuturnya.

Selain itu, pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari ini bertujuan untuk membagi volume kendaraan yang akan melintasi Kota Kendari.

Baca Juga: BPS Catat Deflasi Juni 2021 Sebesar 0,16 Persen

“Khususnya, dari Pelabuhan Kendari ke Pusat Kawasan Industri Konawe, serta akses menuju ke Bandara Haluoleo dari Kabupaten Konawe dan Konawe Utara,” jelas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Yohanis Tulak Todingrara.

Jalan Lingkar Kota Kendari nantinya akan menghubungkan Jembatan Teluk Kendari-Pelabuhan Bungkutoko (New Port Kendari) dengan Kawasan Industri Konawe di Morosi.

Selain itu, mendukung angkutan logistik kebutuhan masyarakat maupun pembangunan daerah di Provinsi Sultra. Pembangunan jalan lingkar tersebut telah diinisiasi sejak tahun 2016 berupa kegiatan studi kelayakan, Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), dan penyusunan detail engineering design (DED).

Baca juga: BNN Sebut Empat Daerah Sudah Terapkan P4GN di Sulawesi Tengah

Sejak tahun 2018-2019, pembebasan lahan dan pelaksanaan fisik berupa perkerasan aspal telah dimulai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sekitar 12,24 kilometer.

Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari ini juga sudah dimulai oleh BPJN Sulawesi Tenggara menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 69,27 miliar dengan kontrak tahun jamak. Jalan yang dibangun oleh PT Usaha Subur Sejahtera ini ditargetkan tuntas pekerjaannya pada tahun 2022.

Progres konstruksi jalan lingkar telah memasuki pekerjaan penyiapan badan jalan, galian saluran drainase dan agregat kelas A.  Dengan adanya jalan lingkar tersebut, kondisi jalan dalam kota Kendari juga bisa lebih awet, karena kendaraan besar memiliki jalur alternatif.

Hingga akhirnya diharapkan akan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Bahkan, dengan keberadaan jalan lingkar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif peningkatan ekonomi masyarakat setempat lewat pemerataan pembangunan dengan membuka peluang-peluang usaha. Misalnya, membuka warung, restoran, dan usaha-usaha ekonomi baru. (***)

Baca juga: BPKP Gelar Bimtek Manajemen Risiko di Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Banggar DPR Sepakati Tidak Cabut Subsidi Listrik 450 VA

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengungkapkan, telah bersepakat untuk tidak mencabut subsidi listrik 450 VA.

Kejagung Lidik Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI

Kejagung tengah melakukan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembiayaan ekspor nasional Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)

Utang Indonesia Bertambah Dalam Kurun Waktu Dua Tahun

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir utang Indonesia bertambah, untuk penanganan pandemi Covid-19, Berdampak pada bertambahnya rasio utang.

Kembali Singgung PPN Warga Miskin, Menkeu: Sistem Multitarif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali disinggung PPN warga miskin ke DPR RI. Ia menyebut sistemnya secara multitarif.

Indonesia Ikuti Latihan Atasi Tumpahan Minyak di Laut

Regional Marine Polution Exercise kembali dijadwalkan pelaksanaannya di Indonesia. Latihan itu untuk atasi tumpahan minyak di Laut.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;