Korsleting Listrik, Kantor Distributor Seluler Terbakar di Makassar

<p>Foto: Ilustrasi kebakaran.</p>
Foto: Ilustrasi kebakaran.

GemasulawesiDiduga dipicu korsleting listrik di pompa air dinyalakan terlalu lama, mengakibatkan kantor distributor seluler terbakar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Panas berlebihan pada mesin air merembes ke bahan mudah terbakar di dalam,” ujar Danton 3 Damkar Makassar, Rayu, Senin 16 Agustus 2021 dini hari.

Peristiwa kantor distributor seluler terbakar di Jalan Sungai Pareman, Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Baca juga: Polres Parimo: Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rujab

Tim Damkar mengerahkan sembilan unit mobil menuju ke kantor distributor seluler terbakar di Kota Makassar, untuk memadamkan api, usai mendapatkan informasi.

Saat dilakukan proses pemadaman, petugas Damkar Makassar tidak mendapatkan masalah hingga kobaran api dapat dikendalikan.

Ketika dilakukan pemadaman api sempat membesar di bagian dalam kantor lantaran membakar sejumlah bahan-bahan mudah terbakar.

“Yang terbakar alumunium dan souvenir-souvenir iklan Indosat,” tuturnya.

Baca juga: Polres Parigi Moutong Akan Dalami Penyebab Kebakaran Rujab

Kantor distributor seluler itu berbentuk Ruko

Diketahui, kantor distributor seluler terbakar di Kota Makassar itu berbentuk rumah toko (ruko). Saat peristiwa ini terjadi, kantor dalam kondisi kosong dan hanya pemilik rumah yang berada di area kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Gedung sementara kosong, namun pemilik rumah ada di dalam. Jadi lokasi kebakaran ini rumah sekalian dijadikan kantor,” jelasnya.

Sebelumnya, lebih dari 50 lapak pemulung di dekat Pasar Kambing, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, juga ludes terbakar pada Minggu 15 Agustus 2021 dini hari.

Herbert mengatakan, dari peristiwa itu diketahui tiga orang meninggal dua. Pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.19 WIB.

“Dugaan penyebab korsleting listrik,” ujar Herbert.

Herbert mengatakan, pihaknya mengerahkan 19 unit mobil pompa dan 95 personel untuk memadamkan api. Ia menyebutkan, api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 04.52 WIB.

“Saat ini situasi sudah dilokalisir,” ujar Herbert.

Salah satu pemilik lapak bernama Dawi (49) mengatakan, awalnya mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat itu, ia sedang tertidur pulas.

“Saya lagi tidur lalu badan terasa panas. Waktu keluar lapak, api sudah kelihatan besar,” tutupnya. (***)

Baca juga: Distributor Parimo Pasarkan 200 Ton Beras Via Tol Laut

...

Artikel Terkait

wave

Inspektorat Dampingi Pengadaan Ribuan Laptop Disdikpora Gunungkidul

Inspektorat damping pengadaan ribuan laptop Disdikpora Gunungkidul, program peningkatan mutu pendidikan di sekolah berbasis teknologi.

Tersangka Pembobolan Mesin ATM Habiskan Hasil Curian Beli Mobil

Polisi akhirnya berhasil menangkap dua tersangka pembobolan mesin ATM di sebuah mini market di Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu.

Pemkot Minta Penyintas Bersabar Terkait Huntap Bencana Kota Palu

Warga penyintas diminta untuk tetap bersabar atas upaya tengah dilakukan Pemkot untuk mendapatkan Huntap bencana Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Jamkes Masuk Empat Isu Strategis Perlindungan PMI

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memaparkan, empat isu strategis perlindungan PMI. Salah satu diantaranya, terkait Jamkes.

DPR: Pemerintah Belum Penuhi Harapan Penanganan Pandemi

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena mengatakan, pemerintah belum penuhi harapan masyarakat penanganan pandemi covid19 di Indonesia.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;