Korupsi Honor Satpol PP Makassar, Kejati Segera Tetapkan Tersangka

<p>Korupsi Honor Satpol PP Makassar, Kejati Segera Tetapkan Tersangka</p>
Korupsi Honor Satpol PP Makassar, Kejati Segera Tetapkan Tersangka

Hukum, gemasulawesi – Korupsi Honor Satpol PP di 14 Kecamatan se Kota Makassar di tahun 2017-2020, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan akan segera tetapkan tersangka.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulawesi Selatan Soetarmi di Kota Makassar.

“Dalam waktu dekat, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan akan menetapkan tersangka atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan APBD di Kota Makassar,” ucap Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulawesi Selatan Soetarmi di Kota Makassar, pada hari Kamis 02 Juni 2022.

Keputusan itu diambil setelah adanya operasi intelijen terkait dugaan korupsi honor di institutsi Satpol PP Makassar. Selain itu, seperti yang diarahkan oleh Kepala Kejati Sulawesi Selatan R Febrytrianto, kasus tersebut dipindahkan ke tahap penyidikan berdasarkan hasil temuan.

Baca: Pelepasan 393 Jemaah Haji Gelombang Pertama Embarkasi Jakarta

Pasalnya, penyidik telah menemukan sejumlah fakta yang menunjukkan adanya indikasi penyalahgunaan uang tunjangan operasional Satpol PP di 14 kecamatan di Kota Makassar selama empat tahun. Sedangkan modus operandi dalam kasus tersebut, ucap Soetarni, diawali dengan pelatihan dan penempatan personel Satpol PP yang bertugas di 14 kecamatan.

Namun faktanya, beberapa petugas Satpol PP yang ditempatkan di bawah kendali operasi (BKO) tidak pernah menunaikan tugasnya.

“Namun anggaran honorarium itu dicairkan oleh pejabat yang tidak berwenang yang menerima honorarium dari Satpol PP,” ucap Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulawesi Selatan, Soetarmi.

Namun, belum bisa dipastikan siapa tersangkanya. Penyidik telah memeriksa 30 orang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi itu.

Soetarmi mengatakan, kerugian negara sudah ada, tapi belum kami ungkap karena penyidik melakukan penyelidikan, nilainya kemungkinan akan naik mulai 2017 hingga 2020. (*)

Baca: Upaya Penurunan Angka Stunting, Pemkab Parigi Moutong Optimis Juara

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Dituding Belum Bayar Arisan Artis Krisna Mukti Dilaporkan ke Polisi

Dituding belum bayar arisan, artis Krisna Mukti dan beberapa orang lainnya dilaporkan ke Polisi, pengaduan terhadap

Remaja Asal Kota Palopo Menggondol Ayam Jago Bernilai Ratusan Juta

Remaja asal Kota Palopo, berhasil dibekuk Polisi usai melakukan tindak pidana pencurian, remaja tersebut berjumlah empat orang

11 Tahun DPO Terduga Pembunuhan di Sulawesi Utara Berhasil Dibekuk

11 tahun DPO terduga pelaku pembunuhan inisial MW 35 tahun, yang diduga membunuh korban Bernama Jois di Desa Elusan

Dua Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Tenggelam KM Ladang Pertiwi 02

KM Ladang Pertiwi 02 Tenggelam, Dua orang tersangka ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyedik Direktorat Reserse Kriminal Khusus

Dua Warga Makassar Diamankan Coba Selundupkan Satwa Dilindungi

Dua warga Makassar diamankan saat coba selundupkan 56 satwa yang dilindungi, ditangkap personel Polres Boalemo

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;