Kunjungan Wisman di Loka Wisata Togean Tahun 2022 Meningkat

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Spot wisata populer di Kepulauan Togean. (Foto/Facebook Fadlan Putra Togean Fadlan)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Kunjungan wisatawan mancanegara () di loka wisata Kepulauan Togean Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah sepanjang tahun 2022 telah meningkat.

Hal itu berdasarkan laporan dari Balai Taman Nasional Kepulauan Togean yang menyebutkan kurang lebih 1.331 kunjungan wisatawan mancanegara (), yang telah berkunjung di loka wisata tersebut sepanjangan tahun 2022.

Dibandingkan dua tahun terakhir selama pandemi COVID-19, jumlah kunjungan tahun ini meningkat drastis,” ucap Bustang Kepala BTNKT yang dihubungi dari Palu, Sabtu, 31 Desember 2022.

Ia menjelaskan, banyaknya kunjungan tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang melonggarkan aktivitas masyarakat, sehingga sektor pariwisata perlahan mulai berkembang.

Baca: Kunjungan Wisata Togean Meningkat Usai Longgarkan Prokes

Selain itu, kebijakan Presiden Joko Widodo untuk mencabut Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia pada Jumat, 30 Desember 2022 tentu membuka peluang bagi sektor pariwisata untuk tumbuh dan berkembang seperti sebelum pandemi. kali berkembang.

“Kebijakan pencabutan PPKM tentunya memiliki alasan dan berbagai pertimbangan teknis dari pihak pemerintah,” kata Bustang.

Dari Januari hingga Desember tahun ini, kata dia, jumlah kunjungan melebihi wisatawan Nusantara (wisnus) yang hanya mencapai 527 orang.

Baca: Lestarikan Hutan Bakau Togean, BTNKT Ajak Masyarakat Pulau

Menurut catatan BTNKT, puncak kunjungan adalah antara Agustus hingga Oktober karena tiga bulan ini merupakan musim liburan , sehingga jumlah ini terus meningkat.

“Bulan Agustus, jumlah yang berkunjung ke Togean sekitar 100 lebih. Total jumlah yang berkunjung ke Togean hingga Desember sekitar 1.858 orang,” kata Bustang.

Dia menambahkan, jumlah kunjungan ke destinasi unggulan di Sulawesi Tengah di kawasan taman nasional hanya sekitar 328 kunjungan pada tahun 2022 dan kemudian menurun menjadi 290 kunjungan pada tahun 2021.

Baca: Kunjungan Wisata Togean Meningkat Usai Longgarkan Prokes

“Kami bersyukur keinginan masyarakat untuk berwisata terus meningkat di tahun ini dan kami berharap situasi ini secara bertahap dapat kembali normal di tahun 2023. Kehadiran wisatawan dalam jumlah besar di Togean tentunya akan memberikan efek positif bagi pendapatan penduduk setempat,” pungkas Bustang. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.