Lanjutan LKPJ, Pansus Bahas PAD Parigi Moutong

Lanjutan LKPJ, Pansus Bahas PAD Parigi Moutong

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pansus DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bahas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Laporan Keterangan Pertangungjawab (LKPj) Bupati 2021.

“PAD asli dari pajak dan retribusi, harus kita tingkatkan walaupun kemarin sudah naik. Sekarang teman-teman Pansus ingin tahu disisi belanjanya, karena ada rekofusing, penyerapannya, kendalanya dimana, kenapa, apa dan bagaimana,” ungkap Sektertaris Pansus LKPj, Leli Pariani, saat dikonfirmasi, Senin 26 April 2021.

Leli mengatakan, karena masih dalam masa pandemi Covid 19, DAK dan DAU dari Pemerintah pusat mengalami penurunan. Agar tidak terus ketergantungan kepada mereka.

Maka dengan itu kata dia, Pemerintah harus menggali lagi potensi daerah, guna untuk meningkatkan PAD Kabupaten Parigi Moutong saat ini.

Baca juga: Dua Sektor Sumbang Peningkatan Pendapatan Daerah Parigi Moutong

Menurut Leli, PAD Parigi Moutong pada tahun kemarin meningkat ditambah dengan dana bagi hasil. Dengan adanya sistem baru yakni, Omnibus Law dipastikan akan terus digenjot.

“Itu yang harus digenjot, karena dengan itu bisa berputar. Tidak lagi terus bergantung pada DAU dan DAK,” ungkapnya.

Hasil pembahasan bersama Pansus dan Tim TAPD itu kata dia, akan dituangkan dalam rekomendasi Pansus LKPJ Bupati Parigi Moutong 2021. Sebagai mitra, akan memberikan dukungan. Serta terus bersinergi dengan pihak eksekutif, dalam peningkatan PAD.

Kemudian tambahnya, pada pembahasan itu juga pihaknya mengundang Dinas Kesehatan Parigi Moutong, berkaitan dengan retribusi kesehatan dari Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS).

Capaian target dari retribusi kesehatan lanjut dia, melebihi target dari sekitar Rp 8 Miliar, terealisasi sekitar Rp 10 Miliar. Namun, Pansus ingin memastikan pengurusan SKBS pada awal pandemi Covid 19 pada tahun 2020, termasuk dalam realisasi pencapaian PAD itu sendiri.

“Itu kami minta penjelasannya teman-teman. Suka tidak suka, wajar. Namanya daerah yang akan berkembang, jelas ada subjektif, dan objektifnya,” tutur Leli.

Kemudian dia memastikan, pembahasan LKPj akan segera dirampungkan, sebelum menyampaikan hasil pembahasan Pansus pada 28 April 2021 nanti.

Ia menambahkan, intinya pihaknya tetap memberikan kritikan kepada Pemerintah daerah. Namun, disertai solusi dalam penyelesaian permasalahan.

Baca juga: Pansus DPRD Parimo Segera Bahas LKPJ 2020

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Tangkap Pelajar Curi Uang Tunai di Banggai

Polisi tangkap satu pelajar curi uang tunai di Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Pelajar yang ditangkap itu berinisial AR (13)

Parimo Kehilangan Sosok Lettu Muhadi Kru KRI Nanggala-402

Saka Bahari Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengenang sosok Lettu Muhadi salah satu kru yang gugur, penggagas sekaligus pendiri.

Polisi Tangkap Satu Warga Banggai Perusak Alat GPS Kapal

Polisi tangkap satu warga perusak alat GPS kapal nelayan di Banggai, Sulawesi Tengah, bernisial AN (36) asal Desa Mailong, Kecamatan Mailong

Polisi Ringkus Pria Pengguna Sabu Asal Maahas, Banggai

Nekat sembunyikan Narkoba dalam jaketnya, polisi ringkus pria pengguna sabu asal Maahas, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

Aplikasi Baru Hambat Pencairan Dana Bos 2021 Parigi Moutong

Disdikbud Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menyebut aplikasi baru Kemendikbud hambat pencairan dana BOS 2021.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;