Dua Mahasiswa di Kota Palu Ditahan Polisi

<p>Dua Mahasiswa di Kota Palu Ditahan Polisi (Foto: Aldi)</p>
Dua Mahasiswa di Kota Palu Ditahan Polisi (Foto: Aldi)

Berita kota palu, gemasulawesi– Pasca demo penolakan omnibus law, dua mahasiswa di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah ditahan polisi.

Satu mahasiswa Kota Palu yang ditahan polisi diantaranya, diduga membawa katapel dan paku saat demo penolakan omnibus law atau Undang-undang Cipta Kerja.

“Pada saat mahasiswa lainnya sedang menyampaikan aspirasi, terlihat satu orang gerak geriknya mencurigakan kemudian diamankan dan digeledah tas bawaannya. Dari penggeledahan itu berhasil ditemukan berupa alat pelontar atau ketapel beserta paku sebagai anak pelontar,” ungkap Kabid Humas Polda Sulteng, Komisaris Besar Polisi (KBP) Didik Supranoto, di Palu, Senin 12 Oktober 2020.

Ia mengatakan, pelaku ditangkap di Jalan H Hayun dan langsung digelandang ke Polres Palu untuk dilakukan pemeriksaan dan perkembangan.

Baca juga: Lagi, Warga Olaya Keluhkan Imbas Tambang Emas Ilegal Kayuboko

“Mahasiswa itu diketahui berinisial S (18) warga Jalan Kedondong, Kecamatan Palu Barat yang merupakan mahasiswa IAIN Palu,” jelasnya.

Sedangkan satu mahasiswa lagi, diduga adalah pelaku pengrusakan satu unit kendaraan roda dua milik polisi.

“Pelaku ditangkap tadi malam dan perkaranya akan ditangani Polres Palu untuk dikembangkan kembali,” jelasnya.

Lanjutnya, diketahui pelaku yang ditangkap itu berinisial MA alias A (22), mahasiswa beralamat di Jalan Anoa 1 Lorong Lentora, Kelurahan Tatura, Kecamatan Palu Selatan.

Dari perbuatannya itu pelaku dapat dijerat dengan pasal 170 KUHP subsider pasal 406 KUHP pidana, berdasarkan laporan polisi nomor:LP-A/965/X/2020/Sulteng/Resort Palu tanggal 8 Oktober 2020.

Baca juga: Dugaan Jatah Jergen Solar Oknum Polres dan Polsek, Kapolres Parimo Akan Pulbaket

Pukul Wartawan, Organisasi Pers Palu Kecam Polisi

Memukul wartawan saat meliput demo penolakan Omnibus Law, organisasi pers Aliansi Jurnalis Independent (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu Provinsi Sulawesi Tengah kecam polisi.

Organisasi Pers itu meminta Kepala Kepolisian daerah (Kapolda) Sulteng agar bersikap memproses sesuai hukum yang berlaku kepada oknum anggotanya. Yang melakukan aksi kekerasan terhadap tiga jurnalis di Palu saat melaksanakan tugas liputan unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja, 8 Oktober 2020.

Ketiga wartawan yang alami kekerasan oknum anggota Polri masing-masing Alsih Marselina (Wartawati SultengNews), Aldy Rifaldy (Wartawan SultengNews) dan Fikri (Wartawan Nexteen Media).

Baca juga: Aliansi Mahasiswa Kota Palu Temui Anleg DPRD Sulawesi Tengah

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Aliansi Mahasiswa Kota Palu Temui Anleg DPRD Sulawesi Tengah

Sebanyak 15 orang perwakilan  Aliansi Mahasiswa Kota Palu (Mahkota) temui Anggota legislatif (Anleg) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Lagi, Warga Olaya Keluhkan Imbas Tambang Emas Ilegal Kayuboko

Warga Desa Olaya Kembali keluhkan imbas tambang emas illegal di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pemda Parimo Gratiskan Rapid Tes untuk Sopir Angkot

Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengambil kebijakan gratis rapid tes untuk sopir angkot.

Satu Warga Tipo Kota Palu Timbun 1,7 Ton Solar Ilegal

Satu orang warga Kelurahan Tipo Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah Sulteng timbun 1,7 ton solar ilegal Polda Sulteng ijin Niaga BBM

Kerap Banjir, Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Ilegal Kayuboko

Khawatir banjir yang kerap melanda, warga keluhkan aktivitas tambang di Desa kayuboko Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;