MPR Apresiasi Diplomasi Luar Negeri Atasi Pandemi Covid 19

<p>Foto: Jepang Hibahkan Vaksin Covid-19</p>
Foto: Jepang Hibahkan Vaksin Covid-19

Berita nasional, gemasulawesiWakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan mengapresiasi langkah diplomasi luar negeri Indonesia atasi pandemi covid 19.

“Hubungan diplomasi baik itu dapat membantu percepatan penanganan pandemi covid 19,” ungkapnya dalam keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu 3 Juli 2021.

Ia mengatakan, apresiasi tentu patut diberikan kepada Menteri Luar Negeri berhasil membangun komunikasi dan hubungan diplomasi baik dengan negara lain atasi pandemi.

Termasuk Pemerintah Jepang/dubes Jepang Mr Kanasugi Kenji. Sehingga membantu proses penanganan pandemi covid 19 di dalam negeri, khususnya penyediaan vaksin.

Menurutnya, hubungan bilateral RI dengan Jepang harus terus dipupuk dan ditingkatkan. Sehingga dapat berlanjut di masa yang akan datang dan merambah sektor lainnya, seperti investasi, budaya, dan pendidikan.

“Hubungan baik antara Indonesia dan Jepang ini harus dijaga. Harapannya hubungan yang saling mendukung tersebut dapat berlanjut dan lebih meningkat di masa yang akan datang,” tuturnya.

Ia menyambut baik dan berterima kasih kepada Pemerintah Jepang atas hibah 998.400 dosis vaksin AstraZeneca yang tiba di Bandara Soekarno Hatta, Kamis 1 Juli 2021.

Baca juga: Sulawesi Tengah Ekspor Perdana Yellowfin Tuna ke Jepang

Vaksin hibah Pemerintah Jepang kepada Indonesia ini merupakan tahap ke-19 dari seluruh penerimaan vaksin covid 19. Sekaligus menambah total ketersediaan vaksin AstraZeneca di Indonesia menjadi 9.226.800 dosis.

Adapun total vaksin masuk ke Indonesia dari semua merek yang ada sebesar 99.226.800 dosis.

Baca juga: Banggai Siapkan RS Darurat Jika Kasus Covid 19 Membludak

Vaksin itu akan diberikan kepada masyarakat, khususnya kelompok-kelompok yang rentan terhadap covid 19.

“Saya atas nama pribadi, Pimpinan MPR RI, dan Partai Demokrat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan hibah vaksin yang diberikan Pemerintah Jepang,” ujarnya.

Baca juga: Longsor, Jalur Trans Sulawesi Tengah Palu-Kulawi Terputus

Ia menyebutkan situasi pandemi menuntut kerja sama antarnegara yang ada di dunia. Dengan begitu diharapkan wabah Corona dapat segera teratasi.

“Kita harus saling bahu membahu dan bergotong royong dengan negara-negara lain untuk memastikan pandemi covid 19 dapat teratasi dengan baik,” tutupnya. (**)

Baca juga: BPBD: Kolaborasi Lintas Sektor Antisipasi Bencana di Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Gempa Magnitudo 5,5 Getarkan Seluma Bengkulu

Gempa dengan magnitudo (M) 5,5 terjadi di Seluma, Bengkulu. Gempa terjadi pada kedalaman 60 kilometer, gempa terjadi sekitar pukul 20.09 WIB

Porang Komoditi Ekspor Indonesia Diminati Pasar Eropa

Seluruh komoditas berpotensi dipasarkan ke luar negeri, termasuk Porang komoditi ekspor Indonesia kini diminati pasar Eropa.

Rachmawati Soekarnoputri Tutup Usia

achmawati Soekarnoputri tutup usia. Ia menghembuskan nafas terakhir sedang berjuang melawan covid 19, di RSPAD Gatot Subroto

Polisi Semprot Disinfektan Bubarkan Kerumunan Warga di Rembang

Aparat kepolisian menggunakan semprotan disinfektan saat bubarkan kerumunan warga di Rembang, karena melanggar jam malam.

Pengenaan PPN Pakan Ternak Bisa Pengaruhi Harga dan Daya Beli

Pemerintah diminta meninjau ulang rencana pengenaan PPN pakan ternak, karena dikhawatirkan dapat menaikkan harga ayam dan telur.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;