MUI Probolinggo Keluarkan Maklumat Usai Bupati Ditangkap KPK

<p>Foto: MUI Probolinggo Keluarkan Maklumat Usai Bupati Ditangkap KPK.</p>
Foto: MUI Probolinggo Keluarkan Maklumat Usai Bupati Ditangkap KPK.

Gemasulawesi– MUI Probolinggo mengeluarkan maklumat mengimbau elemen masyarakat agar menjaga daerahnya dengan baik dan kondusif. Menyusul operasi tangkap tangan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam surat maklumat tertanggal 2 September 2021, Ketua Umum MUI Probolinggo, KH Munir Cholili mengeluarkan enam isi.

Keenam isi itu adalah:

Pertama, MUI Kabupaten Probolinggo menyatakan prihatin dan menghormati proses hukum adil pihak penegak hukum.

Baca juga: KPK Geledah Rumah Jabatan Bupati Probolinggo

Kedua, MUI Kabupaten Probolinggo mengajak semua elemen masyarakat tetap menjaga kondusifitas daerah.

Ketiga, MUI menghindari upaya-upaya provokasi mengarah kepada ujaran kebencian dan melampaui batas melanggar hukum positif maupun hukum syariat.

Keempat, penyelenggara negara agar tetap melayani masyarakat sesuai ketentuan undang-undang di bawah kepemimpinan Plt Bupati.

Kelima, kepada aparat keamanan TNI dan Polri, agar dapat mengantisipasi dan mencegah kemungkinan gangguan stabilitas di Probolinggo.

Keenam, menjadikan peristiwa ini sebagai introspeksi (muhasabah) untuk masa depan Probolinggo.

Baca juga: Bupati Probolinggo dan Suaminya Bersama 8 ASN Kena OTT KPK

Tanggapan Ketua DPC PKB terkait kasus hukum menimpa Bupati Probolinggo

Secara terpisah, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Malik Haramain menyebut, kasus hukum menimpa Bupati Probolinggo dan suaminya ini tidak lepas dari dinamika politik terjadi sebelumnya.

Bupati Tantri menjadi Bupati Probolinggo menggantikan suaminya lebih dulu memimpin Probolinggo selama dua periode.

“Saya harap ini menjadi pengalaman kepada kita semua. Kita ambil pelajaran dari peristiwa ini menentukan kepala daerah itu tidak mudah. Kita butuh seleksi jernih sehingga bisa menghasilkan politikus benar-benar dibutuhkan rakyat,” kata Malik.

Malik adalah figur menjadi pesaing Bupati Tantri pada Pilkada 2018.

Dia menyayangkan dan prihatin atas peristiwa hukum dialami bekas pesaingnya itu.

Kasus jual beli jabatan penjabat kepala desa, kata Malik, sangat memprihatinkan mengingat Probolinggo dalam proses pembangunan dan pemulihan karena kondisi yang terpuruk terdampak Covid19.

Baca: Situasi Covid19 di Parigi Moutong Masih Genting

“Saat ini kita bersama menangani Covid19 dan ada peristiwa hukum yang membuat kita sedih,” ujarnya.

Malik berharap masyarakat bersabar dan bijak menyikapi kasus ini agar persoalan bisa diselesaikan dengan baik.

Malik juga meminta pegawai Kabupaten Probolinggo tetap melayani masyarakat dengan kinerja terbaiknya.

“Saya mewakili masyarakat Probolinggo meminta Plt Bupati saat ini, Timbul Prihanjoko, ASN dan semua pegawai birokrasi agar tetap bekerja seperti biasa dan tidak terganggu dengan peristiwa yang terjadi sebelumnya. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat bagaimanapun keadaannya. Ayo kita bersama bergandengan tangan membangun Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Institusi KPK menetapkan Bupati Probolinggo Tantri dan Hasan Aminuddin beserta 20 orang lainnya sebagai tersangka kasus jual beli jabatan penjabat kepala desa. (****)

Baca juga: KPK: Bupati Probolinggo Diduga Patok Tarif Penjabat Kepala Desa

...

Artikel Terkait

wave

KPK Geledah Rumah Jabatan Bupati Probolinggo

Tim penyidik KPK geledah rumah jabatan Bupati Probolinggo, Jawa Timur, untuk mengumpulkan barang bukti tambahan, dugaan kasus korupsi.

Aparat Kepolisian Amankan 88 Kilogram Sabu dari Sindikat di Makassar

Bandar narkoba lolos dari penggrebekan kepolisian di Kota Makassar, meski demikian polisi mengamankan 88 kilogram sabu dari sindikat itu.

KPK: Bupati Probolinggo Diduga Patok Tarif Penjabat Kepala Desa Rp20 Juta

KPK ungkap Bupati Probolinggo diduga patok tarif jabatan penjabat kepala desa Rp20 juta ditambah upeti tanah kas desa Rp5 juta per hektare.

Bupati Probolinggo dan Suaminya Bersama 8 ASN Kena OTT KPK

OTT KPK mengamankan 10 orang termasuk Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, anggota DPR RI dari Partai Nasdem

Petugas di Jatim Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Rutan

Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sabu ke Rutan Rutan Klas IIB Gresik, Jawa Timur, pelaku adalah seorang pengunjung berinisial HA.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;