Nikita Mirzani Tampak Tenang Menjalani Sidang Perdana

<p>Ket Foto: Nikita Mirzani Dalam Jumpa Pers Setelah Persidangan, (Foto Screenshot Video Sidang)</p>
Ket Foto: Nikita Mirzani Dalam Jumpa Pers Setelah Persidangan, (Foto Screenshot Video Sidang)

Berita selebriti, gemasulawesi – Setelah ditahan selama 20 hari di Rutan Serang, Nikita Mirzani akhirnya menjalani sidang perdananya dalam kasus pencemaran nama baik yang diajukan Dito Mahendra pada Senin (14/11). Sidang berlangsung di PN Serang, Banten, mulai pukul 09.00 WIB.

Tampil percaya diri, seperti potret Nikita Mirzani dalam sidang perdana kasus pencemaran nama baik ini.

Menjalani sidang pertama Nikita tampak senang dan memberi senyum ke para awak media yang sudah menunggunya.

Baca: Nikita Mirzani Masuk Rumah Sakit Karena Syaraf Terjepit

Saat sidang terbuka pertama, ibu tiga anak ini tampak begitu tenang bahkan tersenyum kepada tim media yang menunggunya Dan tidak hanya itu. Wanita yang akrab disapa Nyai ini juga sangat percaya diri saat berjalan menuju kursi sidang. Tidak ada ekspresi gugup atau takut di wajahnya.

Penampilan Nikita Mirzani di persidangan kali ini juga sangat luar biasa, mengenakan pakaian hitam putih, bandana dan kacamata menjadi aksesoris yang pas untuknya. Rasa percaya diri yang besar terlihat pada wanita kelahiran 17 Maret 1986. 

Ia berjalan lurus dan terus tersenyum. Meski begitu, saat berada di depan juri, Nikita masih menyempatkan diri untuk menyapa para wartawan. Dia melihat ke belakang dengan santai, tersenyum.

Baca: Sang Ibu Ditahan, Putri Sulung Nikita Mirzani Mengeluh Tak Sanggup Ganti Kewajiban Ibunya

Seperti diketahui, Nikita Mirzani ditangkap polisi di Serang, Banten atas aduan Dito Mahendra. Nikita Mirzani diduga melakukan perbuatan pencemaran nama baik dan akan ditahan selama 20 hari. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Nikita Mirzani belum langsung ditahan. Pihak kejaksaan mengatakan alasan Niki ditangkap hanya beberapa hari setelah menjadi tersangka adalah sikap kolaboratif artis tersebut.

Selama menjalani penahanan, Nikita Mirzani melakukan banyak hal menarik, termasuk membagikan 700 pizza kepada narapidana di Lapas Serang. (*/Ksd)

Editor: Muhammad Irfan Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Ferdy Sambo Bantah Soal Brigadir J Jadi Ajudan Putri Candrawathi: Hanya Sebutan Saja

Pada kesaksiannya Adzan Romer dan Deden Miftahul Haq menyebutkan, bila Brigadir J ajudan Putri Candrawati yang merupakan istri Ferdy Sambo.

Ditemukan Tewas Hingga Membusuk, Satu Keluarga Diduga Mati Kelaparan

Warga perumahan citra garden, Kalideres, Jakarta Barat digegerkan dengan penemuan korban tewas membusuk satu keluarga di dalam rumah sendiri.

Empat Korban Tewas di Kalideres Akan Dikremasi Besok, Adik Korban: Kami Tahu dari Pak RT

Setelah dilakukan otopsi  pada empat orang korban tewas di kalideres, Jakarta barat yang ditemukan  pada tanggal 10 November 2022.

Terbongkar Perselingkuhan Anggota Kepolisian, Sang Istri Minta Hukuman Seberatnya

Perselingkuhan dan penelantaran keluarga yang di lakukan oleh oknum anggota Kepolisian Polsek Pondok Aren Tanggerang Selatan.

Henri Yosodiningrat Sebut Hendra Kurniawan Telah Difitnah

Mantan Karopaminal, Hendra Kurniawan Hendra Kurniawan, Henri Yosodiningrat, mengatakan bahwa kliennya telah difitnah.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;