OPD Bersinergi Gencarkan Program Palu Menuju Kota Sehat

<p>Ket Foto: Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin (Foto/dinkes.palukota.go.id)</p>
Ket Foto: Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin (Foto/dinkes.palukota.go.id)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, bersinergi gencarkan program Palu Menuju Kota Sehat pada tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu Rocmat Jasin yang menindaklanjuti hasil pertemuan penguatan kota sehat di Palu, Selasa 15 November 2022.

“Kota sehat merupakan salah satu dari 53 program prioritas pemerintah kota Paluguna untuk mewujudkan masyarakat perkotaan yang Tangguh,” ucap Rochmat Jasin.

Ia menjelaskan, untuk menjadi kota yang sehat, sembilan indikator harus dipenuhi sebagai syarat utama, termasuk tatanan permukiman.

Baca: Jelang Pemilu, Pemkot Palu Beri Pendidikan Politik ke Masyarakat

Fasilitas dan prasarana yang sehat, sehingga tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi yang sehat, tatanan pariwisata yang sehat, tatanan pertambangan yang sehat, tatanan hutan yang sehat, tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, ketahanan pangan dan gizi ketentuan, serta tatanan kehidupan masyarakat yang sehat.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan sebagai salah satu OPD diminta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, memperhatikan ketersediaan gizi ramah anak dan menggenjot promosi kesehatan (Promkes) di masyarakat.

“Sebagai bentuk kerjasama, OPD harus bekerja secara simultan, selalu menjalin koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan,” ujar Rochmat.

Baca: Pemkot Palu Terapkan Teknologi Sanitary Landfill Kelola Sampah di TPA

Ia mengatakan, Pemkot Palu telah membentuk Forum Kota Sehat tingkat kecamatan dan Kelompok Kerja (Pokja) tingkat Kelurahan sebagai sarana komunikasi.

Dari forum dan kelompok kerja tersebut, Pemkot Palu fokus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terhadap sembilan indikator tersebut, antara lain edukasi open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan.

Rochmat mengatakan, melalui program ini, setiap instansi melakukan intervensi dengan memberdayakan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Baca: Pemkot Palu Minta Tingkatkan Disiplin Pegawai Demi Kualitas Pelayanan Publik

Di bidang kesehatan tentunya kita melakukan promosi kesehatan dengan memberikan pemahaman kepada warga untuk menjaga kesehatan lingkungan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Ia menambahkan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk menciptakan kondisi kota yang bersih, nyaman dan layak huni guna memberikan kesejahteraan bagi penghuninya dalam berbagai aspek.

“Program Kota Sehat sejalan dengan upaya Kota Palu meraih penghargaan Adipura. Program ini dimaknai secara lebih luas yaitu kesehatan yang tidak lain manfaatnya bagi kemaslahatan masyarakat,” pungkas Rochmat. (*/Ikh)

Editor: Muhammad Ikhsan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Mamasa Wilayah Potensial Penghasil Kopi Terbaik

Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) didorong menjadi wilayah potensial penghasil kopi terbaik dan terbesar

BPS Sebut Produksi Padi Sulsel Naik 5.431.021 Ton

Badan Pusat Statistik (BPS) sebut memproyeksikan produksi padi Sulawesi Selatan (Sulsel) naik menjadi 5.341.021 ton

Sambut Piala Dunia, Kampung Bola Makassar Pasang Bendera Idola

Jelang piala dunia 2022, Kampung Bola Kota Makassar di Jalan Titang, Provinsi Sulawesi Selatan, mulai memasang bendera idola mereka

Jelang Pemilu, Pemkot Palu Beri Pendidikan Politik ke Masyarakat

Jelang pemilu serentak 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah beri penguatan melalui pendidikan politik ke masyarakat

Waspadai Potensi Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sulut

Waspadai potensi gelombang tinggi 2,5 meter yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Sulawesi Utara (Sulut)

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;