Parigi Moutong Raih Penghargaan Inovasi Gema Cermat

<p>Kepala seksi Farmasi Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Parigi Moutong, Nyoman Sadiawati. (GemasulawesiFoto/MuhammadRafii)</p>
Kepala seksi Farmasi Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Parigi Moutong, Nyoman Sadiawati. (GemasulawesiFoto/MuhammadRafii)

Parigi moutong, gemasulawesi.comKabupaten Parigi Moutong (Parimo) meraih penghargaan inovasi Gema Cermat tingkat Nasional dari Kemenkes.

“Inovasi Program GEMA CERMAT yang dimenangkan Dinas kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong, adalah melahirkan Buku Cerita anak bergambar berjudul Seri Apoteker Cilik,” ungkap Kepala seksi Farmasi Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Parigi Moutong, Nyoman Sadiawati, di ruang kerjanya, Senin 3 Maret 2020.

Ia melanjutkan, awalnya inovasi itu adalah masukan dari Apoteker Puskesmas Ongka. Kemudian, untuk program Gema Cermat itu, pihaknya bekerja sama dengan Disdikbud Parigi Moutong untuk masuk dalam Program Gerakan Literasi sekolah.

Buku itu kata dia, memiliki tiga seri. Diantaranya, buku seri pertama berjudul “Imajinasi Tidak Takut Minum Obat”. Buku seri yang pertama ini merupakan buku mewarnai, beserta cerita dan gambar.

Buku seri pertama ini sudah diberikan kepada Kepala Disdikbud dan Kadis Kesehatan Parigi Moutong.

“Buku seri kedua berjudul mengenal anti biotik. Dan buku seri yang ketiga berjudul obat bukan permen,” jelasnya.

Rencananya, buku itu akan diperbanyak untuk digunakan diliterasi pada jam pertama pembelajaran sekolah dengan durasi waktu 15 menit. Anak-anak akan bisa membaca 3 seri buku itu.

Tujuannya, agar memberikan pemahaman kepada anak. Terkait pengenalan obat bukan permen. Buku ini akan diperkenalkan kepada anak-anak tingkat SD.

Ia mengatakan, buku itu dapat diperoleh di seksi kefarmasian Dinkes Parigi Moutong dan IAI (Ikatan Apoteker Indonesia).

“Gema Cermat itu dievaluasi mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Parigi Moutong meraih peringkat dua di Provinsi Sulteng dan peringkat ketiga ditingkat nasional,” terangnya.

Besok lanjut dia, Tim Master AOC Dinkes Parigi Moutong, Kepala Seksi Kefarmasian dan Ketua PC IAI Parigi Moutong akan berangkat ke Banjarmasin untuk menerima penghargaan pada Rapat koordinasi nasional (Rakornas) Kefarmasian dan Alat kesehatan (Alkes).

“Pihaknya merasa bangga kepada seluruh teman-teman Apoteker dan TTK di Parigi Moutong. Yang sangat gigih bekerja, walaupun daerah kerjanya yang terbentang jauh. Alhamdulillah, kami bisa menang berkat kerja sama yang kompak dari semua tim,” tutupnya.

Baca juga: Berikut Program Prioritas Disnakertrans Parigi Moutong 2020

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Berikut Program Prioritas Disnakertrans Parigi Moutong 2020

Disnakertrans Kabupaten Parigi Moutong mempunyai lima program kerja prioritas untuk tahun anggaran 2020. Berita, Poso Palu dan Banggai.

Faktor Kehamilan Remaja Tingkatkan Resiko Kematian Bayi

Faktor kehamilan pada remaja ternyata dapat meningkatkan resiko kematian bayi atau Balita (Bayi lima tahun). Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Belasan Kuda Uji Coba Lintasan Pacu Baliara Parigi Moutong

Belasan kuda peserta Lomba Pacuan Kuda Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2020, uji coba lintasan pacu. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai PORDASI

Ratusan Peserta Ujian CAT CPNS Parigi Moutong Tidak Lulus

Ratusan peserta ujian CAT CPNS Kabupaten Parigi Moutong dinyatakan tidak lulus. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Seleksi CPNS Parigi Moutong Dijamin Tanpa KKN

Seleksi kompetensi dasar CPNS di Kabupaten Parigi moutong dijamin tanpa tindakan KKN. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;