Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Depot Air Isi Ulang Tembalang Beri Pengakuan: Hasil Dagangan Dibuat Cari Cewe Hingga Sebut Polisi Tidak Kerja

<p>Ket Foto: Husen, pelaku pembunuhan di depot air isi ulang mengaku puas (Foto/Instagram/@lambe_turah)</p>
Ket Foto: Husen, pelaku pembunuhan di depot air isi ulang mengaku puas (Foto/Instagram/@lambe_turah)

Nasional, gemasulawesi – Muhammad Husen, pelaku pembunuhan hingga memutilasi atasannya di depot air isi ulang Tembalang, Semarang mengaku puas dan tidak menyesal sedikit pun.

Melalui pengakuannya, Pembunuhan yang dilakukan kepada atasannya di depot air isi ulang Tembalang tersebut karena memiliki dendam selama bekerja.

Korban pembunuhan yang telah ditemukan diantara bangunan di depot air isi ulang Tembalang dengan kondisi hampir seluruh badannya dicor, dikatakan oleh pelaku memilih di lokasi tersebut karena jarang diakses orang.

Baca: Usai Memutilasi Atasannya, Pelaku Pembunuhan di Depot Air Isi Ulang di Tembalang Mengaku Puas: Korban Masih Dalam Keadaan Hidup

“Soalnya disana kan jarang ada yang akses kecuali saya,” tutur Husen pada 10 Mei 2023.

Dijelaskan pula selang satu hari membunuh korban, pelaku pun mengecor badan korban di sebuah celah antara dua bangunan pada depot air isi ulang menggunakan semen dan pasir milik korban pada Sabtu, 6 Mei 2023.

“Ambil di rumah korban, di Perumahan Sumur Boto,” tuturnya.

Baca: 15 Fakta Pembunuhan Model Hong Kong Abby Choi yang Dimutilasi dan Dijadikan Sup oleh Mantan Suaminya

Pelaku pun kembali memberi alasan bahwa meninggalkan bagian kepala dan tangannya yang sebelumnya telah di mutilasi menggunakan pisau dapur.

“Sudah di karung, jadi hanya dilumuri semen dan pasirnya karena tidak cukup lubangnya,” jelasnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku pun langsung membuang barang bukti pembunuhan dimana terdapat karpet yang digunakan korban untuk tidur hingga akhirnya pelaku tusuk di kedua pipi.

Baca: Hati-Hati! Penguntit Menggunakan Baju Ojek Online Ikuti Wanita ini Sampai Kamar

“Setelah di cor saya buang barang buktinya, karpet, tas,” ujarnya kembali.

Pelaku pun sempat mengambil hasil dagangan korban sebanyak 7 juta rupiah yang ia gunakan untuk senang-senang.

“Hasil dagangan korban 7 juta ada di dompet, digunakan untuk senang-senang, makan, rokok, nyari cewe di Banjarsari,” tuturnya.

Baca: Presiden Minta Kepala Daerah Waspadai Lonjakan Covid19

Pembunuhan yang disebabkan sakit hati karena sering dipukuli karena pelaku melakukan kesalahan kecil, korban langsung memukuli pelaku dengan tangan kosong.

Husen pun mengatakan selain dirinya sering disakiti, ia merasa kecewa dengan korban yang sebelumnya disangkanya orang baik sehingga ia memutilasi korban.

“Karena kecewa, orang yang dulu baik aslinya seperti itu,” jelasnya.

Baca: Tekanan Meningkat Pada PBB Untuk Memberikan Dukungan Mendesak ke Suriah Barat Laut

“KTP saya ditahan, saya diancam kalau sampai keluar dari pekerjaan itu saya yang dihabisi (dibunuh),” sambungnya.

Pelaku pun sempat menceritakan bahwa ia telah membunuh korban kepada salah satu rekan kerjanya bernama Imam sesudah pelaku melakukan eksekusi.

Usai melakukan pembunuhan tersebut, pelaku pun berencana untuk pulang ke kota asalnya yakni Banjarnegara dengan membawa motor korban.

Baca: Bagian Perekonomian dan SDA Morowali Gelar Pasar Murah Isi Ulang Tabung LPG

Husen pun akhirnya ia ditangkap pihak kepolisian di rumah teman pelaku berlokasikan di Wonosobo.

Diakhir wawancara, Husen pun mengatakan alasan bahwa dirinya tidak menyerahkan diri.

“Kalau saya langsung menyerahkan diri ke polisi, keenakan pihak kepolisian. Nanti tidak kerja,” ujarnya dengan secarik senyuman.

Baca:WNA asal Afrika Ini Lakukan Aksi Brutal di Apartemen Kelapa Gading: Dua Lansia Diinjak dan Ditusuk

Diketahui Husen kini dijerat dengan pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Mobil Listrik Menjadi Sorotan di KTT ASEAN ke-42: Pengemudi Bangga Ikut Ambil Bagian

Pada KTT ASEAN ke-42, mobil listrik menjadi salah satu topik utama, pengemudi yang ditugaskan pun merasa bangga ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut.

KTT ASEAN 2023: Dari Perdana Menteri Kamboja sampai Presiden Filipina Dijemput Pakai BMW iX

Gelaran KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo menjadi sorotan dunia ketika para pemimpin negeri ASEAN tiba dengan bergaya menggunakan mobil listrik mewah BMW iX, dari Perdana Menteri Kamboja hingga Presiden Filipina.

Siap-Siap Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir akan Mengguyur DI Yogyakarta pada 11 Mei 2023 Menurut Prakiraan BMKG

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 11 Mei 2023, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada akan terjadinya cuaca ekstrem.

Menjelajah Cuaca Tangerang Pada 11 Mei 2023: Dari Cerah Berawan Hingga Berawan Tebal

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 11 Mei 2023, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada akan terjadinya cuaca ekstrem.

Malam Penuh Petir dan Angin Kencang, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Samarinda pada 11 Mei 2023

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 11 Mei 2023, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada akan terjadinya cuaca ekstrem.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;