Pemda Parigi Moutong Beri Peralatan Usaha Bagi 42 UMKM Produktif

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kadis Koperasi dan UMKM, Sofiana. (Dokumentasi gemasulawesi.com)

Berita , gemasulawesi – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten , Provinsi (Sulteng), beri bagi 42 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah () produktif sebagai upaya meningkatkan produktifitas usahanya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan Sofiana usai menyerahkan bantuan di Parigi, Sulteng, Senin 26 Desember 2022.

“Bantuan tersebut akan disalurkan di berbagai kecamatan agar membantu masyarakat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” ucap Sofiana.

Ia menjelaskan bahwa dukungan peralatan diberikan dengan berbagai cara sesuai dengan proposal dukungan yang diterima dari kelompok usaha.

Baca: Pemda Parigi Moutong Kucurkan Bonus Atlet Porprov Rp 995 Juta

Bantuan bagi 42 produktif  senilai Rp 1,2 miliar tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 dan akan disalurkan kepada sembilan kelompok usaha.

tersebut diberikan oleh pemerintah daerah setempat sebagai insentif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sofiana.

Ia menyampaikan bahwa program ini juga merupakan bagian dari upaya percepatan pengendalian inflasi, karena merupakan salah satu jenis usaha yang terbukti mampu bertahan dalam menghadapi resesi.

Baca: Bupati Parigi Moutong Tinjau Pembangunan GOR Type B di Jono Kalora

Oleh karena itu, diharapkan kelompok yang diintervensi dapat menggunakan bantuan ini untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Sofiana mengatakan, berbagai pihak memperkirakan tahun 2023 akan menjadi tahun ketidakpastian, sehingga Pemda menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi ancaman resesi.

Selain itu, kata dia, kelompok usaha yang menerima bantuan akan terus dibina dan dipantau oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing, dengan bentuk pemantauan berupa penilaian produktivitas usaha secara berkala selama tiga bulan pertama, enam bulan dan pada akhir tahun.

Baca: Wabup Parigi Moutong Hadiri Sosialisasi Keagamaan Forkopimda

Termasuk partisipasi kejaksaan, Inspektorat dan Polri dalam mengawal bantuan.

“Seluruh penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat waktu, karena kelompok calon penerima bantuan telah diverifikasi terlebih dahulu,” kata Sofiana. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.