Pencarian Korban Gempa Cianjur Disarankan untuk Diperpanjang

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Konferensi pers update penanganan bencana gempa Cianjur di Pendopo Bupati Cianjur, Jawa Barat. (Foto/bnpb.go.id)

Berita Nasional, gemasulawesi – , jawa Barat, disarankan untuk diperpanjang hingga Sabtu 3 Desember 2022, hal itu berdasarkan permintaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar membuka peluang warga hilang bisa ditemukan.

Hal itu diungkapkan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat menggelar rakor dengan Menko Bidang PMK Muhadjir Effendy dan Kepala BPOM Penny K Lukito di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Rabu 30 November 2022.

“Artinya bupati menyampaikan aspirasi masyarakat yang kehilangan semoga bisa ditemukan. Tapi tentu ini ada batasnya. Saran kami maksimal sampai Sabtu, 3 Desember 2022 dua minggu,” ucap Suharyanto.

Tim SAR Gabungan memutuskan gempa di Kabupaten Cianjur akan berakhir Rabu ini.

Baca: Bertambah, Korban Meninggal Gempa Cianjur Jadi 327 Jiwa

Saran Kepala BNPB diberikan sehubungan dengan bertambahnya jumlah orang hilang dan prosedur pencarian yang sejauh ini bertambah dari lima orang menjadi 13 orang.

Ia mengatakan jika proses pencarian tidak ditemukan dalam waktu dua minggu, pihaknya berharap warga yang kehilangan anggota keluarga akibat gempa bisa mengikhlaskan kehilangan tersebut.

“Kalau sudah tidak ditemukan lagi, masyarakat juga akan, banyak keluarga yang hilang sudah ikhlas. Jadi, kalau masih bisa ditemukan alhamdulillah. Tapi kalau tidak ditemukan setelah dua minggu semoga mereka akan benar-benar diterima oleh masyarakat dan ikhlas,” ucapnya.

Baca: Dinsos Sulteng Galang Donasi Bantuan Korban Gempa Cianjur

Sebelumnya, dua kepala desa, Kepala Desa Cijedil dan Kepala Desa Mangun Kerta, Kabupaten Cianjur, melaporkan delapan warganya hilang.

Laporan tersebut disampaikan pada hari kesembilan gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Menurut laporan yang kami terima, ada korban yang hilang. Berita ini kami terima dari dua kepala desa yaitu Kepala Desa Cijedil, enam orang, dua orang dari kepala desa Mangunkerta,” ucap Dandim 0608/Kabupaten Cianjur Letkol Arm Hariyanto menyampaikan keterangan pers di Aula Kantor. Bupati Cianjur, Selasa 29 November 2022.

Baca: Data terbaru BNPB Terkait Korban Gempa Cianjur, dari Orang Hilang hingga Jumlah Pengungsi

Hingga Selasa 29 November 2022 masih ada lima korban hilang, namun jika ditambah laporan dua kepala desa, jumlahnya bertambah menjadi 13 orang.

Ia mengatakan, jadi kalau dijumlahkan total korban hilang dari pencarian (Red) ada delapan orang, jadi total laporan orang hilang per sore ini ada 13 orang. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.