Pendangkalan Sungai Berakibat Banjir di Kawasan Batu Busuk Kota Padang

<p>Aliran Sungai Batu Busuk di Pemandian Lubuk Perahu (Foto/instagram/@ritnokurniawan)</p>
Aliran Sungai Batu Busuk di Pemandian Lubuk Perahu (Foto/instagram/@ritnokurniawan)

Nasional, gemasulawesi – Pemerintah kota Padang merespon banjir di kawasan Batu Busuk kabupaten Pauh pekan lalu dengan mengeruk sungai.

Pemkot Padang menilai bahwa banjir tersebut disebabkan oleh pendangkalan di hulu sungai yang mengakibatkan banjir yang cepat.

“Pengerukan dasar sungai adalah solusi yang tepat untuk mengatasi banjir di daerah ini. Sekarang sungai memang tertimbun lumpur yang dalam,” ujar Ijas selaku warga setempat.

Baca: Aktivis Anti Islam melakukan Pembakaran Al-Qur’an di Markas Kedutaan Turki di Denmark

Menurutnya, langkah ini bisa mengamankan banyak hal selain pembangunan perumahan rawan banjir dan lahan pertanian milik warga yang rawan banjir.

Badan Perlindungan Lingkungan PUPR Kota Padang dan BWS Sumatera V terlibat dalam operasi pengerukan sungai di Batu Busuk tersebut.

Pada dasarnya, Sungai Batu Busuk merupakan wilayah administrasi BWS Sumatera V.

Baca: Horor, Menakutkan dan Menegangkan! Berikut Sinopsis Film Autobiography

Para aparat ini bahu-membahu mengatasi masalah tersebut dengan menurunkan dua unit alat berat untuk proses pengerukan Sungai Batu Busuk.

“Banjir terjadi akibat pendangkalan Sungai Batu Busuk, sehingga limpasan air tidak tertangani dan merembet ke wilayah perumahan warga,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa pada Jumat, 28 Januari 2023.

Proses pengerukan Sungai Batu Busuk itu dimulai dengan menyingkirkan batu-batu yang mengendap di dasar sungai.

Baca: Pesona 3 Danau Alahan Panjang

“Batu-batu puing diletakkan di tepi sungai untuk meninggikan tebing atau dibuat sebagai parit. Yang mana nantinya parit ini berguna sebagai dinding penahan air agar tidak meluap ketika permukaan sungai naik akibat air,” kata Walikota Padang.

Dalam hal mencari solusi permanen untuk menghentikan banjir di wilayah Batu Busuk, Walikota Padang bersama Kepala Dinas PUPR dan Kepala BPBD terbang ke Jakarta minggu depan.

Walikota berniat membahas lebih lanjut mengenai masalah banjir ini dengan pihak terkait. (*/Suheltia)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Lonjakan Harga Cabai di Pasar Tradisional

Nasional, gemasulawesi &#8211; Cabai menjadi salah satu bahan utama dalam kebutuhan pangan. Karna keterbutuhannya yang tinggi, pasokan cabai yang berkualitas diharapkan pedagang dan pembeli tersedia cukup dipasaran. Di Kabupaten Tuban, Jawa Timur harga cabai disebuah pasar tradisional mengalami lonjakan yang tinggi. Dari semula berkisar harga cabai rawit hijau dari Rp 20.000/kg menjadi Rp 50.000/kg. Baca: [&hellip;]

Kereta Trans di Sulawesi akan Menghubungkan Semua Wilayah

Keberadaan Kereta Trans di Sulawesi, naik kereta api di Sulawesi? sekarang bukan lagi hanya mimpi. Kota Makassar dan Kota Manado terhubung

Kecelakaan Beruntun di Depan Mesjid Raya Sumatera Barat

Terjadi kecelakaan beruntun pada Jum’at pagi, 27 Januari 2023 di jalan Khatib Sulaiman depan Mesjid Raya Sumatera Barat, Kota Padang.

Aksi Heroik Pengendara Pick Up Tangkap Jambret

cuplikan video cctv yang mempertontonkan aksi heroik seorang pengendara pick up di Ampang, Padang, Sumatra Barat.

Demo Kepala Desa Menyuarakan Suara Rakyat, Benarkah?

Ratusan Kepala Desa (Kades) melakukan aksi demo di gedung DPR RI pada Rabu 25 Januari 2023 pukul 06.00 pagi,

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;