Pengumuman Hasil CAT Panwascam Ditunda Sementara Waktu

<p>Ket Foto: Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Bawaslu Parimo, Muhammad Rizal (Foto/dokumentasi gemasulawesi)</p>
Ket Foto: Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Bawaslu Parimo, Muhammad Rizal (Foto/dokumentasi gemasulawesi)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, mengatakan pengumuman hasil CAT Panwaslu Kecamatan (Panwascam) ditunda sementara waktu.

Menyusul terbitnya Surat Edaran Bawaslu RI No. 354 tanggal 16 Oktober untuk sehubungan ditunda sementara sampai dengan pelaksanaan pengumuman hasil tertulis CAT Panwaslu Kecamatan (Panwascam) tanggal 18 Oktober.

Muhammad Rizal, Ketua Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Bawaslu Parigi Moutong mengatakan, sebelumnya pengumuman akan dilaksanakan pada 17 Oktober, berdasarkan Petunjuk Teknis sebelumnya Nomor 314 dengan mengacu pedoman teknis pembentukan panwaslu kecamatan.

“Hari ini kita menunggu hasil ujian tertulis, sejauh ini ada di Bawaslu Provinsi, yang akan disampaikan kepada kita setelah rapat paripurna,” katanya pada sidang Senin 17 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, dari 324 peserta yang mengikuti ujian tertulis CAT, 27 peserta tidak mengikuti dua hari pelaksanaan, sehingga berdasarkan daftar hadir, 297 peserta terdaftar menunggu hasil enam terbaik.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil CAT, keenam calon panwaslu kecamatan tersebut melalui tahap selanjutnya yaitu wawancara 19 hingga 23 Oktober sesuai dengan petunjuk teknis terbaru yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI.

“Ada 138 orang yang mengikuti tahap wawancara, masing-masing kecamatan ada enam orang, jadi dua kali lipat massa kebutuhan yang tercakup,” terangnya.

Baca: Dinsos Sulteng Perpanjang Masa Penyaluran BLT BBM

Ia mengatakan dalam melakukan wawancara berdasarkan hasil pleno, akan di pusatkan di Kantor Bawaslu Kabupaten dan akan mempertimbangkan waktu-waktu lain seperti pengawasan verifikasi faktual parpol.

Ia menambahkan target waktu wawancara adalah lima hari, bila dimungkinkan dipercepat target waktu empat hari.

“Kenapa empat hari kita usahakan, agar tidak ada peserta yang sakit lalu segera memberitahukan kondisi mereka kepada panitia agar bisa dilanjutkan ke tahap wawancara,” tutupnya. (Mn)

Baca: Pemkot Palu Minta Tingkatkan Disiplin Pegawai Demi Kualitas Pelayanan Publik

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Editor: Muhammad Ikhsan

...

Artikel Terkait

wave

Pemkot Palu Minta Tingkatkan Disiplin Pegawai Demi Kualitas Pelayanan Publik

aparatur sipil negara (ASN) juga non ASN di lingkungan pemerintah daerah itu, untuk tingkatkan disiplin kerja demi meningkatkan kualitas

Dinsos Sulteng Perpanjang Masa Penyaluran BLT BBM

perpanjang masa proses penyaluran tahap satu, bantuan langsung tunai dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BLT BBM) dan bantuan

Poso Sampaikan Maaf Bongkar Gapura Perbatasan Parigi Moutong

Pemerintah Daerah Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah terkait kekeliruan bongkar gapura perbatasan Parigi Moutong yang dilakukan

Bawaslu Parigi Moutong Ingatkan ASN Jaga Netralitas Pemilu

(Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, ingatkan agar aparatur sipili negara (ASN) bisa menjaga netralitas pemilu

Jurnalis RRI Jadi Korban Geng Motor Saling Serang di Makassar

Jurnalis RRI jadi korban geng motor yang saling serang di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnalis RRI Sarifuddin terluka di tangan

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;