Dekan Untad Nilai Tepat Peningkatan SDM Parigi Moutong

<p>Foto: Dekan Untad Dr Rusdin Dien M.Si.</p>
Foto: Dekan Untad Dr Rusdin Dien M.Si.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dekan Untad Palu, Sulawesi Tengah, dari Fakultas Peternakan dan Perikanan, menilai tepat peningkatan SDM Parigi Moutong.

“Dengan potensi kelautan dan perikanan dengan garis pantai 472 kilo meter, Parimo butuh SDM mumpuni,” ungkap Dekan Untad Dr Rusdin Dien M.Si, usai peninjauan lokasi perkuliahan di Mosing, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, belum lama ini.

Sesuatu yang sangat wajar jika perguruan tinggi bisa didirikan di Parigi Moutong. Itu dapat mempercepat kemampuan anak daerah mendayagunakan potensi kelautan dan perikanan.

Ia sangat mendukung penuh niat Pemda terkait upaya peningkatan SDM Parigi Moutong melalui Perguruan Tinggi Politeknik Kelautan dan Perikanan.

“Dengan adanya kerjasama ini, maka peningkatan kualitas SDM menjadi kewajiban bersama. Jika ini berjalan bersama, maka mencerdaskan generasi bangsa itu pasti bisa tercapai,” jelasnya.

Baca juga: Akademi Komunitas Kelautan Perikanan Jawab Kebutuhan Parimo

Ia menyebut, Fakultas Pertenakan dan Perikanan Untad Palu menaruh perhatian penuh diikutkan bersama politeknik yang ada untuk wujudkan peningkatan SDM Parigi Moutong.

Untad akan ikut bergabung. Semoga, dengan adanya kerjasama yang baik ini harapan bisa tercapai.

“Sarana dan prasara perkuliahan sudah memadai. Sehingga, tinggal urusan proses perizinan dan naskah akademik,” jelasnya.

Ia mengakui, dirinya terpanggil sebagai putra daerah untuk bersama-sama membantu Pemerintah daerah dalam hal peningkatan SDM Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Intinya, pengurusan perizinan, naskah akademik, penyiapan SDM akan dibantu agar korelasinya bagus.

Sebelumnya, Direktur Politeknik KP Bitung, Ir Adi Suseno MSi menyebut, Akademi Komunitas Kelautan Perikanan merupakan jawaban atas kebutuhan perikanan di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Parimo butuh perkembangan budidaya perikanan dengan cepat, akademi ini bisa jadi solusi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Akademi Komunitas Kelautan Perikanan membuka jurusan pertama yaitu Diploma satu jurusan Budidaya dan Pengolahan.

Jika nanti dibuka Diploma dua, maka perlu kembali melakukan komunikasi. Pasalnya, pengajuan jurusan serta mahasiswa Akademi Komunitas KP adalah Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, sesuai petunjuk Kementerian Kelautan dan Perikanan RI adalah Akademi Komunitas Kelautan Perikanan untuk zonasi Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Kesiapan Pemda Parimo sangat luar biasa baik dari segi penyiapan sarana maupun prasarana,” tutupnya.

Baca juga: Parimo Siapkan Panitia Penerimaan Calon Taruna Politeknik

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Polsek Batui Bubarkan Acara Pernikahan Langgar Pembatasan Sosial

Polsek Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, bubarkan acara pernikahan yang melanggar pembatasan sosial.

Parigi Moutong Lelang Jabatan Sembilan Pimpinan Perangkat Daerah

Pemerintah daerah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, lelang jabatan sembilan pimpinan perangkat daerah, akan melibatkan akademisi dari Untad.

18 Taruna IPDN Bawa Rapid Tes Palsu ke Bandara Sulawesi Tengah

Petugas pos pemeriksaan mendapati 18 Taruna IPDN bawa rapid tes palsu ke Bandara Palu Sulawesi Tengah, berangkat tujuan Jakarta.

35 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Banggai

Sebanyak 35 warga terjaring operasi yustisi di Banggai, Sulawesi Tengah, dalam upaya mencegah penyebaran pandemi covid 19.

Polisi Amankan Motor Knalpot Bising di Banggai

Jajaran Polsek Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, mengamankan sejumlah sepeda motor yang menggunakan knalpot bising, saat operasi KRYD.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;