Penjual Busur Panah di Makassar Dibekuk Polisi

<p>Ilustrasi</p>
Ilustrasi

Berita Hukum, gemasulawesi – Penjual busur panah pria berinisial MA di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditangkap polisi. Selain membuat busur Pria 33 tahun itu juga menjual busur panah ke sejumlah pelajar digunakan untuk tawuran.

Kapolsek Mamajang Mariana Tarik Rante mengatakan, pelaku ditangkap setelah setahun membuat busur dan menjualnya kepada pelajar.

“Pelaku ini membuat busur selama setahun kemudian dijual ke beberapa mahasiswa,” kata Kapolsek Mamajang Mariana Tarik Rante kepada wartawan, Jumat 1 Juli 2022.

Mariana menjelaskan, kasus tersebut bermula saat polisi menangkap seorang pelajar berinisial AD 14 tahun pada Senin 27 Juni 2022. AD juga mengaku kepada polisi bahwa ia membeli busur dari pelaku MA.

Baca: Gempa Guncang Dua Tempat, Sulawesi Utara dan Aceh Minggu Pagi

Atas informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan MA di rumahnya, Jalan Baji Gau, Mamajang, sekitar pukul 17.30 WITA, Senin 17 Juni 2022

“Jadi awalanya AD diamankan dan hasil interogasi bahwa pelontar busur dan anak panah diperoleh dari pelaku MA,” ungkap Kompol Mariana.

Selain penangkapan AD dan MA, Mariana mengatakan pihaknya juga menerima sejumlah barang bukti berupa busur panah di rumah MA.

Ia mengatakan, ada 8 anak busur dan 2 pelontarnya diamankan di rumah MA. Ada juga mesin gerinda yang digunakan MA untuk membuat anak panah.

Berdasarkan hasil interogasi, MA mengaku sudah setahun menggeluti bisnis busur dan mematok harga beragam untuk busurnya. Ia pun mengaku kerap menjual busur buatannya ke berbagai pelajar. Beberapa pelanggan MA lainnya masih muda.

“Jadi sudah setahun sejak dia membuat busur dan peluncur. Para pelaku ini menjualnya dengan harga beragam, mulai dari Rp15.000 dan Rp2.500 hingga Rp3.000,” kata Mariana.

Ia menambahkan, pembelinya biasanya anak muda atau pelajar dari mana saja dan tak terlalu mengenal mereka.

Sejauh ini, MA telah disita dari Mapolsek Mamajang beserta barang bukti mulai dari 8 buah busur hingga mesin gerinda pembuat busur. (*/Ikh)

Baca: Fokus Turunkan Angka Stunting, TP-PKK Parigi Moutong Melalui UP2K

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Viral Video Mesum di Pelabuhan Paotere Makassar, Polisi Akan Selidiki

Viral sebuah video pasangan berbuat mesum di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, aksi tak senonoh pasangan tersebut

Cegah Maraknya Mafia Tanah, Polda Sulawesi Selatan Tangani 181 kasus

Cegah maraknya kasus mafia tanah yang terjadi selama 2022, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan tangani laporan kasus mafia tanah

Pengedar Sabu Asal Touna Berusaha Kabur Ditembak Polisi

Pengedar narkoba jenis sabu berinisial FF di tembak petugas polisi berusaha untuk kabur saat Satuan Narkoba Polres Tojo Una-una (Touna)

Diduga Jual Senjata Api ke KKB, ASN Asal Papua Ditangkap Polisi

Diduga Jual senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Eganius Kogoya, Aparatur Sipil Negara (ASN) Papua

Divonis Hukuman Mati, Kasus Narkoba di Donggala Belum Dieksekusi

Divonis hukuman mati oleh Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, terpidana kasus narkoba pemilik kapal Alfian Awumbas Bin Morens

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;